Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelajari Pengaplikasian Smart City, Pemkab Lampung Timur Datangi Jembrana.

Bali Tribune / KUNJUNGAN - Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna menerima kunjungan Pemkab Lampung Timur yang mempelajari smart city.

balitribune.co.id | NegaraBerbagai inovasi terus dikembangkan di Kabupaten Jembrana. Program-program inovatif tersebut menjadikan kabupaten di ujung barat pulau dewata ini sebagai objek kunjungan kerja. Banyak daerah kini yang datang ke Jembrana untuk mempelajari program inovatif yang telah berjalan. Teranyar Pemkab Lampung Timur datang untuk mempelajari smart city.

Komitmen Kabupaten Jembrana dalam mewujudkan pengembangan kota cerdas/smart city menarik perhatian Kabupaten/Kota lain di Nusantara. Sejumlah daerah datang ke Jembrana melaksanakan kunjungan kerja ke Bumi Makepung Jembrana. Seperti yang dilakukan oleh Pemkab Lampung Timur pada Selasa (25/10). penerapan Kota Cerdas/Smart City di Kabupaten Jembrana. Rombongan kunjungan yang dipimpin Wakil Bupati Lampung Timur H. Azwar Hadi datang ke Jembrana untuk mempelajari penerapan smart city.

Rombongan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur ini diterima oleh Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Khrisna didampingi Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jembrana, I Made Yasa. Wabup Ipat menyatakan Pemerintah Kabupaten Jembrana menyambut baik kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. "Kami sangat senang menerima kunjungan dari Pemerintah Kabupaten lampung timur, ternyata Jembrana masih dikenal memiliki inovasi-inovasi yang baik di luar daerah," ungkapnya.

Pihaknya mengakui dengan anggaran yang minim, Pemerintah Kabupaten Jembrana memanfatkan segala potensi yang ada dalam mengembangkan smart city. "Kami dengan Pendapat Asli Daerah (PAD) yang kecil berusaha memajukan masyarakat Jembrana dengan mengoptimalkan pemanfaatan potensi-potensi yang ada. Mewujudkan smart city dimulai dari mewujudkan infrastruktur yang baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat yang berbasis jaringan dapat terpenuhi atau mendapat pelayanan yang baik," jelasnya.

Wakil Bupati Lampung Timur H. Azwar Hadi mengatakan pihaknya tertarik melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Jembrana untuk mepelajari program smart city, salah satunya Jembrana Satu Data Dari Desa (JSDDD) yang telah dilaunching beberapa waktu oleh Menteri Desa PDT. "Sangat tepat sekali kami datang ke Jembrana. Sangat bagus sekali dalam penerapan smart city. Walaupun dengan APBD yang tidak begitu besar namun dapat memanfaatkan dengan baik potensi-potensi yang ada,” paparnya.

“Program Jembrana Satu Data Dari Desa (JSDDD) akan diterapkan di daerah kami. Kami dapat menerima dengan baik pemaparan dari Wakil Bupati Jembrana terkait pengembangan Smart City di Kabupaten Jembrana," terangnya. Pihaknya pun mengapresiasi sambutan Wakil Bupati Jembrana atas kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang menurutkan sangat luar biasa. "Apa yang kami dapatkan disini dari kunjungan kerja ini sangat bermanfaat untuk kemajuan Kabupaten Lampung Timur," tandasnya.

wartawan
PAM
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.