Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelaku Hotel Mulai Hadirkan Sarapan Menu India

Bali Tribune/ INDIA - Salah satu masakan India yang disajikan untuk sarapan pagi
balitribune.co.id | Badung - Masakan India saat ini mulai banyak dinikmati oleh para wisatawan yang berkunjung ke Bali. Tidak hanya tamu dari negara asalnya saja, namun juga wisatawan dari negara lain tengah ikut menikmati masakan menu khas Tanah Hindustan tersebut. Dengan citarasa yang khas, beberapa hotel di Bali setiap hari menghadirkan menu pilihan masakan India termasuk untuk sarapan. 
 
Seperti disampaikan Asisten Manager salah satu hotel di Kuta, Badung yang menyajikan sarapan pagi menu India, Rizka Fitriana, Jumat (28/6). Dia menyampaikan untuk melengkapi aneka hidangan yang disajikan setiap hari pada saat sarapan dengan tema fusion antara masakan Asia dan Western, hotel setempat menghadirkan 3 tambahan menu pilihan masakan India.
 
Kata dia, style yang ditawarkan setiap hari berbentuk prasmanan sehingga para tamu bisa bebas mencicipi masakan favoritnya hingga puas. Pilihan menu India tersebut adalah Aloo Pharata, Utapam, Vada, Dosa, Upma, Poha, Idli, Chollay Batura, Plan Parata, Samosa, Poori dengan berbagai pilihan saus seperti Sambar Mashala, Coconut Chutney, Tomato chutney, Mint Chutney, Tomato Sauce, dan Chili Sauce. 
 
Menurut Rizka ditambahkannya makanan India ke dalam menu sarapan dikarenakan semakin meningkatnya wisatawan India yang menginap di hotel tersebut. "Wisatawan India memang makin banyak, dan memang demand Indian food ini makin tinggi," terangnya. 
 
Sementara itu Arif Suryadi, Executive Chef Hotel yang menyajikan pilihan sarapan makanan India menyatakan, menu India disajikan terbuat dari bahan-bahan yang original import dari India. "Cooking method yang digunakan sama dengan yang digunakan secara tradisional di India, sehingga citarasa yang disajikan pun authentic," katanya. 
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.