Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelaku Pariwisata Siap-Siap

pariwisata
PROMOSI – Aktivitas pariwisata di Desa Pemuteran. Desa Pemuteran belum dimanfaatkan oleh pemerintah untuk menjadi bahan promosi.

Denpasar, Bali Tribune

Pasca dinobatkannya Desa Pemuteran sebagai salah satu tujuan wisata Top Asia 2016 versi Lonely Planet, pelaku pariwisata di desa setempat bersiap untuk menyambut semakin bertambahnya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

Menurut salah satu penggagas Pemuteran Coastal Village, Ketut Switama, pelaku pariwisata Pemuteran sangat antusias menerima penobatan tersebut. Dikatakannya, dengan masuknya Desa Pemuteran ke dalam daftar destinasi bergengsi di Asia akan membawa harapan kepada warga desa setempat dan juga bagi pelaku pariwisata.

“Makin banyak turis mancanegara yang mengenal dan berminat untuk berkunjung ke Pemuteran yang mana pasti akan membawa efek baik bagi masyarakat Pemuteran dan sekitarnya,” harapnya ketika dihubungi Selasa (19/7). Desa Pemuteran yang berada di Kecamatan Gerokgak, Buleleng ini dikatakan Switama belum dimanfaatkan oleh pemerintah terkait untuk menjadi bahan promosi.

Sekarang ini, kata dia, adalah momen tepat untuk mempromosikan potensi wisata di Pemuteran. “Kalau masyarakat Pemuteran kita sudah mempersiapkan diri untuk menyambut wisman sebelum ada penobatan tersebut. Contoh, rutin melakukan kebersihan bersama anak-anak sekolah yang ada di Pemuteran,” ungkapnya yang juga Resort Manager di Kinaara Resort & Spa.
Selain itu disebutkan Switama juga dibentuk Ikatan Pemerhati Pariwisata Pemuteran (IP3) yang duduk bersama mendiskusikan atau memikirkan bagaimana arah Pemuteran kedepan dengan membandingkan destinasi lain. Sehingga Pemuteran bisa menjadi destinasi yang unik, menyenangkan bagi wisman dan mensejahterakan masyarakat setempat.
Desa Pemuteran yang terkenal akan keindahan bawah lautnya ini ditempatkan diposisi 7 besar untuk kategori Top 10 Lonely Planet Terbaik Asia 2016. Kawasan yang terkenal dengan terumbu karang hasil teknologi Biorock menawarkan berbagai pilihan akomodasi mulai dari home stay yang tersedia sebanyak 150 kamar, hotel dan melati berbintang juga tersedia sekitar 300an kamar.

Harga akomodasi pun bervariasi mulai Rp250 ribu hingga Rp8 juta. Di mana tingkat hunian kamar di Pemuteran didominasi oleh turis Eropa yang tujuan kedatangannya untuk mencari ketenangan. Di Pemuteran, wisatawan bisa menikmati aneka aktivitas wisata bahari, seperti snorkeling, jet ski, diving, atau melihat terumbu karang melalui kapal beralas kaca. Selain kawasan terumbu karang, Desa Pemuteran juga menawarkan kegiatan ekowisata penangkaran penyu.

Kepala Dinas Pariwisata Daerah Bali, Anak Agung Gede Yuniartha Putra, menyatakan bahwa perbaikan-perbaikan yang dilakukan di Pemuteran telah membuahkan hasil. Kendati dulu kondisi karang lautnya rusak karena penggunaan bahan peledak, namun sekarang masyarakat telah sadar untuk menjaga habitat laut di Pemuteran. Sehingga wisman pun semakin banyak berdatangan untuk menikmati keindahan alam Pemuteran.
“Astungkara Bali mempunyai lagi destinasi terbaik dunia, artinya bahwa kita harus tetap meningkatkan destinasi-destinasi yang ada di Bali ini agar tetap selalu bisa dikembangkan dengan melibatkan masyarakat setempat agar ikut menjaga lingkungannya dengan baik,” katanya.
Ditanya terkait promosi pariwisata di Pemuteran, Yuniartha mengatakan, selalu berkoordinasi dengan semua destinasi-destinasi yang ada di Bali dengan memperlakukan hal yang sama. “Yaitu membantu melakukan promosi melalui Kementerian Pariwisata yang mempunyai MoU dengan televisi-televisi dunia. Dan inilah hasilnya,” jelasnya.

wartawan
ayu eka
Category

KPK Ingatkan Badung, Status Kabupaten Antikorupsi Bisa Dicabut

balitribune.co.id I Mangupura - Predikat Kabupaten Antikorupsi yang disandang Kabupaten Badung bukan jaminan bebas dari praktik korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengingatkan status tersebut dapat dicabut apabila kepala daerah maupun pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terjerat tindak pidana korupsi atau tindak pidana lainnya.

Baca Selengkapnya icon click

14 Atlit Karangasem Ambil Bagian di 6 Cabor Pekan Paralimpik Provinsi Bali 2026

balitribune.co.id I Amlapura - Sebanyak 14 orang atlit penyandang disabilitas yang seluruhnya merupakan siswa Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Karangasem, ikut ambil bagian dalam Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Bali 2026 yang berlangsung di Denpasar dari Tanggal 7 hingga 9 Juli 2026 kedepan. Sementara pembukaan Pekan Paralimpik Provinsi Bali 2026 ini sendiri telah berlangsung pada Selasa (7/7/2026) pagi di Gor Ngurah Rai Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hasil Pemeriksaan Forensik, Mang Colik Terkena Empat Tikaman di Perut dan Punggung

balitribune.co.id I Semarapura - Sampai hari Selasa 7 Juli 2026  teka teki siapa pembunuh Nyoman Cita alias Mang Colik belum ada titik terang.   Sejak jenazah Mang Colik ditemukan pada Kamis (2/7/2026) lalu, Sat Reskrim Polres Klungkung masih berusaha membuka tabir misteri pembunuhan ini. Karena sesuai hasil pemeriksaan Foreksik RSUP Sanglah kematian Mang Colik ini jelas karena adanya tikaman fatal di beberapa bagian tubuh korban.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan Soroti Sejumlah Proyek di Bangli Belum Berjalan

balitribune.co.id I Bangli - Hingga memasuki bulan Juli 2026 sejumlah proyek dengan alokasi anggaran yang cukup besar di kabupaten Bangli belum berjalan. Proyek kelanjutan pembangunan GOR Bangli Sport Center, kelanjutan pembangunan Sasana Budaya Giri Kusuma dan pembangunan rumah dinas Kapolres Bangli masih belum ada kejelasan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Desak Deretan Kios Loka Crana Segera Difungsikan

balitribune.co.id I Bangli - Pasca  pedagang yang menempati  kios  di Gedung Loka Crana, Bangli direlokasi ke komplek pasar Kidul Bangli, kini kios tersebut menganggur. Karena saking lamanya kios tersebut kosong, justru seputaran areal kios terlihat kumuh. Menyikapi realita tersebut, kalangan DPRD Bangli mengingatkan agar aset milik pemerintah daerah agar segera digungsikan. 

Baca Selengkapnya icon click

Harumkan Nama Indonesia, Desak Rita Kembali Juara Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Atlet panjat tebing asal Buleleng, Desak Made Rita Kusuma Dewi, kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional setelah meraih medali emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia. Prestasi tersebut semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu atlet speed climbing terbaik dunia sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.