Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelaku Wisata Dukung Rencana Standarisasi Kepariwisataan Bali

I Made Ramia Adnyana S.E.,M.M., CHA.

BALI TRIBUNE - Kalangan praktisi pariwisata mendukung rencana Gubernur Bali terpilih periode 2018-2023 Dr. Ir. I Wayan Koster M.M., untuk melakukan standarisasi di berbagai aspek untuk menunjang peningkatan kualitas kepariwisataan dan kehidupan masyarakat Bali. Salah satunya dukungan datang dari General Manager (GM) Hotel Sovereign Kuta, I Made Ramia Adnyana S.E.,M.M., CHA. "Sebagai praktisi pariwisata saya sangat setuju dengan penegasan Pak Gubernur baru ini. Sebab ini sejalan dengan amanat UU No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan," kata Ramia Adnyana saat ditemui di Hotel Sovereign Kuta, Jum'at (24/8). Langkah yang diambil Gubernur Koster untuk menerapakan standarisasi seluruh aspek kepariwisataan Bali dinilai sudah sangat tepat dan strategis. Maka kebijakan ini wajib diikuti dan dijalankan seluruh pelaku industri  pariwisata dan industri penunjangnya. Sehingga produk dan pelayanan di bidang pariwisata memiliki daya saing baik competitive advantage maupun comparative advantage yang mampu bersaing secara global. "Kami mengajak dan mendorong seluruh pelaku industri pariwisata dan industri lain untuk menyukseskan standarisasi ini. Edukasi tentang pentingnya standarisasi untuk kepentingan industri pariwisata, wisatawan serta pemerintah juga perlu terus digaungkan,"  tegas Ramia Adnyana yang juga Wakil Ketua Umum 1 IHGMA (Indonesian Hotel General Manager Association). Ada tiga aspek kepariwisataan yang dipandang prioritas untuk segera dilakukan standarisasi. Yakni aspek produk, pelayanan dan pengelolaan industri pariwisata. Sebab ketiga aspek tersebut bersentuhan langsung dengan wisatawan yang dilayani. "Kalau ketiga hal tersebut sudah dikelola dengan baik maka sudah memenuhi aspek standar international yang mengacu kepada ISO (International Organization for Standardization). Di dalamnya sudah terangkum aspek safety dan security," terang pria yang dikenal paham betul seluk beluk industri pariwisata sebab meniti karir dari bellboy hingga kini menjabat GM. Selama ini salah satu bentuk standarisasi dimaksud dan dijalankan pelaku industri pariwisata adalah adanya sertifikasi profesi dan sertifikasi usaha di bidang pariwisata. Upaya sertifikasi ini sudah berjalan empat tahun terakhir. "Walau masih banyak yang belum melaksanakannya sampai saat ini," imbuh pria  yang kini juga aktif sebagai Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia) Badung itu. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap standarisasi ini, selama ini Ramia Adnyana juga aktif berkecimpung dalam sertifikasi profesi dan sertifikasi usaha di bidang pariwisata. Ia aktif sebagai asesor kompetensi dan sebagai auditor LSU (Lembaga Sertifikasi Usaha). "Kami juga mendorong lebih banyak teman teman GM untuk menjadi auditor usaha di bidang pariwisata melalui Lembaga Sertifikasi Usaha (LSU) yang menstandarisasi bintang untuk hotel-hotel yang ada di Bali," terang pria yang kini juga nyaleg ke DPRD Bali dapil Karangasem dari Partai PDI P. IHGMA juga sudah mensertifikasi keahlian seluruh staf baik yang berasal dari program Kementrian Pariwisata maupun Perkantoran di Badung. Kemudian IHGMA juga terus mencetak para Assessor melalui Program Work Place Assesor ( WPA ). IHGMA juga mencetak Dosen Vokasi Ahli Perhotelan Level 8 melalui program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) yang setara S-2 untuk menjadi dosen vokasi di sekolah sekolah perhotelan. Harapannya mereka mampu mempersiapkan tenaga kerja profesional yang siap diserap oleh industri pariwisata. Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur  Bali  terpilih periode 2018-2023 Dr. Ir. I Wayan Koster M.M., mengatakan dalam masa kepemimpinan selama lima tahun ke depan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan melakukan standarisasi di berbagai aspek untuk menunjang peningkatan kualitas kepariwisataan dan kehidupan masyarakat Bali. Standarisasi ini dilakukan dalam upaya untuk mensejajarkan diri dengan negara-negara maju seperti Jepang maupun Singapura. "Bali tidak kalah dengan Jepang. Bali juga akan bersaing dengan Singapura dalam standar kehidupan. Jadi semua aspek pariwisata dan kehidupan masyarakat Bali akan distandarkan," kata Koster dalam paparannya saat menjadi salah satu pembicara dalam International Conference on Management in Emerging Markets (ICMEM) 2018 yang digelar Sekolah Bisnis dan Manajemen  Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) di Padma Resort Legian, Kuta, Kamis (9/8/2018) yang juga dirangkai dengan International Business Engineering Conference (IBEC) 2018.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Batalkan Putusan PN Singaraja, MA Vonis Terdakwa Kasus Penusukan 3 Tahun Penjara

balitribune.co.id | Singaraja - Upaya hukum Kasasi yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng atas kasus pembunuhan di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, dengan terdakwa I Wayan Suarjana alias Jana (46), dikabulkan Mahkamah Agung (MA). Melalui putusannya MA menjatuhkan vonis tiga tahun penjara kepada Suarjana setelah dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindakan pembunuhan.

Baca Selengkapnya icon click

BKSAP DPR RI Kunjungi Pemkot Denpasar, Bahas Waste Management dan Quality Tourism

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menegaskan bahwa Provinsi Bali, khususnya Kota Denpasar, memerlukan perhatian lebih besar dari pemerintah pusat untuk menjaga keberlanjutan pembangunan dan kualitas pariwisata. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK, PPATK dan BSSN Sepakat Jaga Integritas Sektor Jasa Keuangan

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) menyepakati perjanjian kerja sama terpisah dalam memperkuat sinergi untuk menjaga integritas dan keamanan sektor jasa keuangan.

Baca Selengkapnya icon click

Desa Adat Bongan Puseh Berharap Tradisi Mesuryak Kian Lestari

balitribune.co.id | Tabanan - Desa Adat Bongan Puseh berharap tradisi Mesuryak kian lestari setelah ditetapkan sebagai warisan budaya tidak benda (WBTB) oleh Pemerintah Pusat pada 15 Oktober 2025 lalu.

Selain terpelihara kelestariannya, tradisi Mesuryak yang sebagian besar dilaksanakan warga Desa Adat Bongan Puseh, bisa dikemas menjadi suatu atraksi budaya untuk kepentingan diversifikasi wisata di Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Alas Kedaton “Panen” Turis

balitribune.co.id | Tabanan - Galungan dan Kuningan, menjadi waktu sangat berharga bagi Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Kedaton di Desa Kukuh, Kecamatan Marga. Di momen itu, terutama Umanis Galungan, objek wisata alam berupa hutan yang menjadi habitat kawanan monyet ini banyak dikunjungi turis baik domestik maupun mancanegara.

Baca Selengkapnya icon click

DJP Bali Catat Kinerja Positif Penerimaan Pajak Tumbuh 10,32 Persen

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Hingga Oktober, penerimaan pajak berhasil dihimpun sebesar Rp13,07 triliun, atau 72,68% dari total target tahunan yang dipatok Rp17,99 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.