Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelipatan Surat Pilkada Klungkung Dijaga Ketat

Kepolisian
DIJAGA - Tampak pelipatan surat suara dijaga ketat aparat Kepolisian

BALI TRIBUNE - Sejak Senin(21/5/) kemarin,  Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Klungkung melakukan pelipatan surat suara untuk Pilkada 27 Juni 2018 mendatang. Mengantisipasi hal tak diinginkan,  semua petugas yang terlibat dalam pelipatan surat suara ini menjalani pemeriksaan intensif dari petugas Polres Klungkung saat melakukan  pelipatan suara di gedung KPU di Jalan Kenyeri. Hal itu ditegaskan oleh Ketua KPU KLungkung Made Kariada.  Dikatakan, pelipatan surat suara ini dikerahkan 20 orang petugas pelipatan. Dirinya membenarkan Para pegawai diperiksaan oleh petugas kepolisian Polres Klungkung bersenjata lengkap sebelum melakukan pelipatan untuk menghindari hal tidak diinginkan. Sebanyak kurang lebih 20 orang yang dikerahkan KPU Klungkung melakukan pelipatan juga harus meninggalkan tas serta barang bawaan di luar ruangan, selama melakukan pelipatan. Selama proses pelipatan, tiga polisi melakukan penjagaan dan memantau proses pelipatan surat suara. “Sebelum melakukan pelipatan para pekerja diperiksa, tas ditinggal, sebelumnya juga kita mendapat arahan dari pihak kepolisian. Ini dilakukan agar surat suara yang ada terjamin keamanan dan terjauh dari hal tidak diinginkan,” tegas Kepala Penjaga  Gudang Ipda I Ketut Merta yang bertugas di KPU Klungkung. 

wartawan
Ketut Sugiana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.