Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemanfaatan ACJN Rambut Siwi Dipertanyakan

TEMPAT PARKIR - Areal pelebaran ruas jalan nasional Denpasar-Gilimanuk di depan ACJN Rambutsiwi dimanfaatkan sebagai tempat parkir truk.

 BALI TRIBUNE - Kendati pembangunannya sudah rampung, namun hingga kini rest area Rambut Siwi atau Anjungan Cerdas Jalan Nasional (ACJN) Rambut Siwi belum jelas pemanfaatan. Bahkan, setelah dilakukan pelebaran jalan nasional Denpasar-Gilimanuk di depan ACJN, akses masuk ke lokasi justru masih tertutup. Kondisi itu menyebabkan kendaraan maupun orang hingga kini belum bisa memasuki kawasan ACJN Rambut Siwi. Bahkan, jalan yang dilebarkan di depan ACJN justru belakangan ini dimanfaatkan untuk tempat parkir truk.  Areal depan ACJN di Banjar Tegak Gede, Desa Yehembang Kangin, Mendoyo ini, kini terkesan seperti kantong parkir truk Jawa-Bali. Pemandangan banyak truk berderet untuk parkir di jalur pelebaran jalan nasional Denpasar-Gilimanuk di depan ACJN Rambut Siwi tersebut hampir terjadi setiap hari. Banyak truk sengaja diparkir dan sengaja ditinggalkan oleh pengemudi maupun keneknya. Padahal, areal perluasan jalan nasional tersebut sesuai rencana pembangunannya memiliki fungsi yang lebih luas. Warga pun kini mempertanyakan pemanfaatan ACJN terutama jalur perluasan jalan nasional Denpasar-Gilimanuk.  Pelebaran jalan dan perbaikan saluran drainase di depan ACJN Rambut Siwi ini bahkan baru dikerjakan setelah pembangunan areal ACJN selesai. Jalan yang sebelumnya hanya dua lajur itu kini lebih lebar. Begitu pula air yang sebelumnya sering menggenangi jalan setiap hujan deras, kini sudah jarang lagi. “Memang tidak mengganggu lalu lintas, tapi terkesan itu hanya untuk parkir. Itupun di pinggir jalan,” ujar salah satu warga setempat yang enggan disebut namanya. Warga juga kini mempertanyakan adanya bangunan di kawasan ACJN yang tidak pernah dioperasikan, bahkan tidak bisa diakses oleh kalayak umum.  “Sejatinya difungsikan untuk apa bangunan-bangunan tersebut. Sebab sudah setahun lebih bangunan tersebut tak pernah digunakan ataupun akses masuknya belum dibuka,” tandasnya. Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum  dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Jembrana, I Wayan Darwin mengatakan rekonstruksi jalan yang dilakukan tersebut karena jalan nasional Denpasar-Gilimanuk di depan ACJN itu dinilai sempit serta turunan maupun tanjakan sehingga kini akses jalan lebih luas dan kendaraan bisa leluasa melintas. Selain itu menurutnya untuk penanganan banjir yang sering terjadi di jalan tersebut.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Wabup Bagus Alit Sucipta Jamin Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idul Fitri

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jana, Kelurahan Sading, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Janjikan Çaka Fest 2027 Lebih Spektakuler

balitribune.co.id I Mangupura - Kemeriahan kompetisi kreativitas pemuda di Kabupaten Badung mencapai puncaknya. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup gelaran "Badung Çaka Fest 2026" di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (8/3/2026) malam.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KSOP Celukan Bawang Siapkan Program Mudik Gratis

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Laut Celukan Bawang, mulai mematangkan persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Persiapan ini mencakup ketersediaan armada kapal reguler, program mudik gratis, hingga penyesuaian jadwal pelayaran menyusul kedekatan momen Idul Fitri dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Lokapaksa Berstatus Waspada, BMKG Pastikan Bukan Dipicu Aktivitas Tektonik

balitribune.co.id I Singaraja - Fenomena tanah merayap yang terjadi di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Hasil kajian awal disebut tanah merayap tersebut bukan dipicu aktivitas tektonik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.