Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pembentukan Tim Pra-PON Tinggal Tunggu Surat Tugas

Bali Tribune/ IGN Anom Jaksa

Bali Tribune, Denpasar - Proses pembentukan tim bayangan sepakbola dan futsal Pra-PON Bali kini kian dekat. Dua manajer yakni IGAN. Anom Jaksa manajer sepakbola Pra-PON Bali dan manajer futsal Pra-PON Bali, Ketut Sukadana kini tinggal menunggu Surat Tugas turun dari Asprov PSSI Bali. “Kami sudah menanyakan di kongres Asprov PSSI Bali tadi (kemarin-red), jika surat tugas itu bakal diturunkan secepatnya usai Kongres ini. Itu sudah dijelaskan dan dipastikan oleh Pak Ketut Suardana selaku Ketua Umum PSSI Bali,” kata IGAN. Anom Jaksa usai Kongres PSSI Bali, Minggu (17/2). Dengan semua itu maka dirinya sudah pasti akan langsung bekerja jika surat tugas itu turun. Apalagi sebenarnya tim bayangan itu sudah ada meski para pemainnya masih berlatih dengan klub atau tim bayangan daerahnya dalam menghadapi Porprov Bali XIV di Tabanan, September mendatang. “Ada sekitar 60 pemain yang kini masih latihan di klub atau tim porprov daerahnya. Jadi saat nanti kami menerima surat tugas dan langsung bekerja, maka mereka bakal langsung kami panggil untuk seleksi. Idealnya nanti hasil seleksi bakal ditentukan tim bayangan 30 pemain dan tim definitif 25 pemain,” jelas pria yang juga Executive Committee (Exco) PSSI Bali itu. Hal senada juga disampikan Ketut Sukadana. Untuk futsal Pra-PON Bali, kini sudah ada 30 pemain yang berlatih di klubnya masing-masing maupun daerahnya. Mereka hanya tinggal dipanggil untuk seleksi, ketika dirinya sudah mengantongi surat tugas dari PSSI Bali. “Soal pemain yang nantinya kami panggil dan masih berlatih di klub atau daerahnya itu, tetap perkembangannya kami pantau. Nanti dari 30 pemain bakal kami ciutkan menjad 20 pemain di tim bayangan, selanjutnya penghuni di tim definitif Pra-PON Bali kami pastikan 12 pemain,” tutup Sukadana yang juga Executive Committee (Exco) PSSI Bali itu.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Okupansi Rendah, Subsidi Bus Trans Metro Dewata Dievaluasi

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar tengah melakukan evaluasi mendalam terkait kelanjutan anggaran operasional Bus Trans Metro Dewata (TMD). Langkah ini diambil menyusul masih rendahnya tingkat keterisian penumpang (load factor) yang hanya berkisar antara 30 hingga 40 persen.

Baca Selengkapnya icon click

Dukung Pariwisata Hijau, Pemkot Denpasar Perketat Audit Limbah

balitibune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar memperkuat sinergi dengan pelaku usaha sektor Hotel, Restoran, Kafe (Horeka), dan Daerah Tujuan Wisata (DTW) guna mengoptimalkan pengolahan sampah berbasis sumber. 

Langkah ini ditegaskan dalam pertemuan strategis di Dharma Negara Alaya (DNA), Jumat (8/5/2026), yang dihadiri langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster dan Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pastikan Horeka Pilah Sampah, Bupati Badung Turun Langsung ke Kuta

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin aksi Kurve Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan pada sektor Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka) serta sektor perdagangan di wilayah Kelurahan Kuta, Jumat (8/5/2026). Di saat yang sama, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta juga memantau pelaksanaan kegiatan pengelolaan sampah di wilayah Kelurahan Tuban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Siapkan Penataan Besar Kawasan Kuta, Mulai dari Trotoar 4 Meter hingga Transportasi Listrik

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mulai menyiapkan penataan besar-besaran kawasan Kuta sebagai upaya mengurai kemacetan sekaligus mengembalikan citra Kuta sebagai ikon pariwisata Bali.

 Penataan tersebut meliputi pelebaran trotoar, penataan kabel utilitas bawah tanah, penyediaan kantong parkir hingga pengembangan transportasi publik berbasis listrik.

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Irigasi Subak Tampuagan Mubazir

balitribune.co.id | Bangli - Proyek saluran irigasi di Subak Tampuagan, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli, memicu kekecewaan mendalam bagi krama subak setempat. Proyek yang dibiayai anggaran miliaran rupiah tersebut dinilai dikerjakan asal-asalan, tidak sesuai usulan masyarakat, hingga terancam mubazir karena pengerjaannya yang molor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.