Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pembobol ATM Lintas Provinsi Dibekuk

PEMBOBOL ATM – Petugas Polsek Denbar menunjukkan tiga orang pelaku anggota geng pembobol ATM lintas provinsi, bersama barang buktinya di Mapolsek Denbar, Minggu (27/3).

Denpasar, Bali Tribune

Anggota Polsek Denpasar Barat (Denbar) berhasil membekuk geng pembobol ATM bermodus memalsukan nomor call center lintas provinsi, yaitu Sumatera Selatan (Sumsel), DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali.

Tiga orang pelaku masing-masing bernama Eryose Andesta (24), Patimura (20) dan Ahmad Hoidori (25) berhasil dibekuk di sebuah ATM BNI yang berlokasi di sebuah SPBU Jalan Imam Bonjol Denpasar, Sabtu (26/3) sekitar pukul 12.00 Wita. Sementara itu, empat pelaku lainnya, Danu, Kathy, Hervan dan M Tholib masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Terungkapnya geng asal Palembang ini berawal dari adu mulut antara seorang pelaku, Eryose Andesta dengan seorang nasabah BNI di ATM BNI pada sebuah SPBU Jalan Imam Bonjol. Nasabah yang tidak mau namanya dikorankan ini, kartu ATM-nya tertelan oleh mesin.

Ternyata, pelaku telah memasang plastik mika untuk mengganjal kartu ATM para nasabah yang melakukan transaksi. Selanjutnya, pelaku memasang nomor call center palsu di mesin ATM tersebut.

“Jadi, otomatis nasabah yang kartu ATM-nya tertahan dalam mesin menghubungi nomor call center yang ada di mesin ATM itu. Nomor itu palsu, sehingga nasabah yang menelepon untuk memberitahukan kartu ATM-nya tertahan diterima oleh sindikat pelaku yang mengaku sebagai pihak bank dari ATM itu. Sindikat itu kemudian menanyakan nomor PIN ATM nasabah itu. Karena percaya itu adalah pihak bank, sehingga nasabah tanpa pikir panjang memberikan nomor PIN-nya. Sementara pelaku yang ada di mesin ATM bertugas mengambil kartu ATM korban. Setelah itu, para pelaku melakukan pembobolan uang nasabah karena telah mengantongi nomor PIN dan kartu ATM,” tutur seorang sumber di kepolisian.

Saat terjadi perang mulut antara pelaku dengan nasabah tersebut, seorang pegawai BNI, Putu Adi Asnawa (35) yang kebetulan sedang mengisi bahan bakar di SPBU itu melihat gelagat pelaku yang mencurigakan sehingga ia langsung melapor ke pihak Polsek Denbar.

Anggota polisi yang datang ke TKP, langsung mengintrogasi dan melakukan penggeledahan terhadap pelaku. Hasilnya, polisi menemukan HP, stiker call center palsu Bank BNI dengan momor telepon 0215015099, plastik mika pengganjal mesin ATM, solatif dan gunting.

“Curiga dengan gelagat dari pelaku, kemudian saksi yang merupakan salah seorang karyawan yang kebetulan membeli bensin di TKP, curiga bahwa pelaku adalah komplotan sindikat call center palsu sehingga melaporkan kepada polisi,” ungkap Kapolsek Denbar, Kompol Wisnu Wardana, SIk kepada wartawan di Denpasar, Minggu (27/3).

Sementara dari tangan tersangka lainnya, yakni Patimura, polisi mengamankan satu buah HP, stiker call center palsu Bank BNI (11 lembar), Bank BCA (10 lembar), Bank BRI (16 lembar), Bank Mandiri (10 lembar). Sedangkan dari tangan tersangka Ahmad Hoidori, polisi menyita satu buah HP dan empat buah plastik mika pengganjal kartu ATM.

Dari hasil introgasi, ketiga pelaku mengaku, sebelumnya beraksi di sebuah ATM Jalan Popies II Kuta, ATM di Jalan Nangka Utara dan ATM di Jalan Bypass Ngurah Rai Denpasar.

“Mereka mengaku sudah melakukan aksinya sejak setahun lalu. Mereka melakukan di Jakarta, Lombok NTB dan Bali. Tetapi di Bali, mereka tiba hari Jumat malam dan hari Sabtu-nya sudah tertangkap,” terangnya.

Kepada petugas, para pelaku mengaku tidak tahu dapat berapa dalam sekali beraksi. “Mereka hanya bertugas mengawasi dan mendapat komisi sebesar lima juta rupiah. Karena ini adalah komplotan, ada tujuh orang, jadi punya peran masing-masing. Ada yang bertugas memantau dan mengawasi situasi, sementara lainnya sebagai pemetik,” tukasnya.

Karena kelompok ini merupakan sindikat lintas provinsi, sehingga kasusnya dilimpahkan kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Bali untuk melakukan pengembangan lebih lanjut.

wartawan
habit

Satgas PASTI Hentikan Dugaan Penipuan Appeninc, VID, dan Sensenowai

balitribune.co.id | Jakarta - Satgas PASTI kembali mengambil langkah tegas dengan menghentikan kegiatan tiga entitas yang diduga terlibat dalam praktik penipuan digital, yakni Appeninc, VID, dan Sensenowai.

Dalam siaran pers yang dirilis Senin (25/5/2026), Satgas mengungkap bahwa ketiga entitas tersebut menjalankan modus berbeda, mulai dari impersonasi perusahaan asing hingga investasi kripto fiktif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Idul Adha 1447 Hijriah, Bupati Sutjidra Serahkan Hewan Kurban di Masjid Agung Jami Singaraja

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyerahkan hewan kurban dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Agung Jami Singaraja, Senin (25/5/2026). Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat semangat kebersamaan antarumat beragama di Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Gus Par Pastikan Pengerjaan Tiga Ruas Jalan di Kecamatan Rendang Mendahului Target

balitribune.co.id I Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menunjukkan keseriusan penuh dalam mempercepat pemerataan infrastruktur yang berkualitas di berbagai wilayah. Kamis (21/5/2026) Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, memimpin langsung monitoring dan evaluasi tiga proyek rekonstruksi jalan kabupaten di Kecamatan Rendang guna memastikan hasil pengerjaan di lapangan sesuai dengan spesifikasi dan tepat sasaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Idul Adha, Gianyar Kekurangan Pasokan Kambing Kurban

balitribune.co.id I Gianyar - Kebutuhan kambing untuk hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha di Kabupaten Gianyar setiap tahunnya masih belum mampu dipenuhi dari peternak lokal. Akibatnya, pasokan kambing harus didatangkan dari sejumlah daerah lain seperti Jembrana, Klungkung, dan Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

PDIP Badung Dapat "Jatah" Bantuan Politik Rp5,27 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - PDI Perjuangan menjadi partai politik penerima bantuan keuangan partai politik (Banpol) terbesar di Kabupaten Badung tahun 2026. Total bantuan yang diterima mencapai Rp5,27 miliar.

Bantuan tersebut dicairkan Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kepada empat partai politik peraih kursi DPRD Badung hasil Pemilu 2024.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.