Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pembobol Tiga Toko Masih Misterius

Bali Tribune/ AKP Mirza Gunawan.

Bali Tribune, Semarapura - Jajaran Polres Klungkung dibikin uring uringan harus bekerja keras untuk bisa mengungkap kasus pencurian yang menimpa tiga toko, Rabu (23/1) dini hari. Pasalnya, sejauh ini polisi belum menemukan petunjuk terkait pelaku pembobolan toko yang diperkirakan terjadi dalam waktu hampir bersamaan. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Mirza Gunawan ketika dikonfirmasi, Senin (28/1), mengaku belum ada petunjuk terduga pelaku yang beraksi di tiga toko tersebut. Kamera CCTV di  Alfamart yang diharapkan membantu mengungkap pelaku ternyata listriknya dimatikan oleh maling. Sedangkan dua toko lainnya tidak terdapat CCTV. Demikian pula dengan sidik jari yang memungkinkan  menjadi petunjuk mengidentifikasi pelaku juga tak meyakinkan sehingga pihaknya belum berani memastikan, apakah pelaku di tiga TKP itu satu komplotan. “Sidik jari tidak bagus yang ditinggal di TKP. Itu juga belum tentu punya pelaku. Kami masih dalami semua info yang didapat di lapangan,” ujar Mirza Gunawan. Hal senada juga dikatakan Kapolsek Banjarangkan AKP Ni Luh Wirati. Menurut Kapolsek, anggotanya masih turun melakukan penyelidikan terkait kasus pembobolan toko Alfamart yang berada di Desa Banjarangkan. “Kasusnya masih gelap, belum ada petunjuk. Anggota kami masih kerja keras di lapangan,” ujar AKP Ni Luh Wirati. Namun untuk cepat mengungkap pelak pencurian tersebut, Polres Klungkung akan membentuk tim khusus, yang terdiri dari anggota Sat Reskrim Polres dan Reskrim Polsek. Apalagi ketiga toko tersebut diperkirakan dibobol dini hari. Modus yang dilakukan sama yakni  masuk dengan mencongkel kunci gembok pintu.  Untuk diketahui toko Alfamart di Banjarangkan merupakan salah satu toko yang dibobol maling Rabu dini hari. Selain Alfamart, dua toko lainnya yang disasar maling ada di wilayah Kecamatan Klungkung. Yakni toko perlengkapan bayi di Jalan Kecubung dan toko variasi mobil di Jalan Puputan. Ketiga toko yang disasar maling berada di pinggir jalan raya. 

wartawan
Ketut sugiana
Category

Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Karangasem Meningkat Dua Kali Lipat

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem mencatat total kasus gigitan HPR utamanya anjing liar yang ditangani seluruh Posko Rabies Centre (PRC) yang ada di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Karangasem dari Bulan Januari hingga April 2026 mencapai 3.379 kasus gigitan.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Bokor Perak, Wanita Asal Desa Sakti Nusa Penida Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Jalak Nusa Unit Reskrim Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian barang-barang sakral berupa bokor, dulang, dan kapar yang terjadi di wilayah Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Klungkung Bubarkan Aksi Balap Liar di Pesinggahan

balitribune.co.id I Semarapura - Personel Polres Klungkung bersinergi dengan Polsek Dawan membubarkan aktivitas balap liar di Jalan Raya Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). Pembubaran dilakukan mengingat aktivitas balap liar tersebut telah membahayakan dan meresahkanmasyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Tinjau Pasar Barat dan Timur Amlapura, Tegaskan Pentingnya Kebersihan dan Ketertiban Parkir

balitribune.co.id | Amlapura - Usai mengikuti kegiatan Car Free Day, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) turun langsung meninjau kondisi Pasar Barat dan Pasar Timur Amlapura, Minggu (17/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kresna Budi Sebut Pansus TRAP Kebablasan

balitribune.co.id | Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, melontarkan kritik tajam terhadap arah kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Aksi Pansus yang belakangan gencar menutup sejumlah unit usaha karena dinilai melanggar tata ruang, dianggapnya keliru karena belum menyentuh persoalan yang mendesak bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.