Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pembuang Bayi di Shortcut Masih Misterius

Bali Tribune / EVAKUASI - Petugas kepolisian bersama tim medis tengah melakukan evakuasi terhadap mayat bayi yang ditemukan di jalur shortcut titik 5 Desa Pegayaman, belum lama ini, Kamis (9/12) lalu.
balitribune.co.id | SingarajaHingga 5 hari sejak jenazah bayi ditemukan teronggok disaluran air jalur shortcut titik 5-6 jurusan Singaraja-Denpasar, persisnya diwilayah Banjar Dinas Mertasari, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, pelaku pembuang masih misterius. Polisi belum berhasil mengungkap pelaku pembuang bayi karena minimnya saksi dan keterangan warga. Unit Reskrim Polsek Sukasada masih terus melakukan upaya penyelidikan, untuk mengungkap identitas pelaku pembuang mayat bayi perempuan, Kamis (9/12) lalu. Sedikitnya 7 orang saksi yang telah dimintai keterangan namun satupun belum mengarah kepada pelaku.
 
Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan mengatakan, sudah ada 4 orang saksi dimintai keterangan termasuk 3 orang saksi dari pegawai jalur shortcut. Sejauh ini barang bukti diamankan berupa popok yang dikenakan pada jasad bayi perempuan tersebut.
 
Kompol Agus Dwi mengaku telah membentuk tim gabungan untuk melacak beberapa petunjuk yang didapat disamping menunggu hasil autopsi terhadap jenazah bayi perempuan dari RSUD Buleleng.
 
“Hasil otopsi akan memastikan apakah bayi itu saat dibuang masih hidup atau sudah meninggal. Hasil itu yang sedang kami tunggu untuk melengkapi petunjuk yang sudah kami kantongi,” kata Kompol Agus Dwi seizing Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto, Selasa (14/12).
 
Dugaan pelaku pembuang berasal dari luar Kecamatan Sukasada, Kompol Agus Dwi mengaku masih belum dapat memastikan. Sebab, saat ini prosesnya masih dalam penyelidikan.
 
”Kemungkinan itu (pembuang bayi diluar wilayah Sukasada), kami masih mencoba menggali fakta-fakta di lokasi,” imbuh Kompol Agus Dwi.
 
Saat ini jenazah bayi perempuan diperkirakan berusia 3 hari masih berada di RSUD Buleleng. Nantinya setelah selesai dilakukan autopsi terhadap jasad bayi, maka pihak Kepolisian bersurat ke Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng untuk dilakukan upacara penguburan.
 
“Tentu sembari menunggu semua proses berjalan, kami akan bersurat ke Dinas Sosial untuk penanganan jenazah bayi lebih lanjut. Termasuk kesiapan anggaran jika Dinas Sosial kekurangan anggaran untuk mengurus,” tandasnya.
 
Sebelumnya, warga digegerkan dengan ditemukannya mayat bayi disaluran air jalur shortcut titik 5-6 jurusan Singaraja-Denpasar, Kamis (9/12) sekitar pukul  09.30 wita. Bayi berjenis kelamin perempuan itu pertama ditemukan Ketut Rawa staf di PPK TK I Bali yang bertanggungjawab atas kebersihan saluran jalur shortcut. Dalam keterangannya kepada polisi Rawa mengaku melihat sebuah tas kain warna biru di dalam saluran air.
Karena penasaran ia lantas turun untuk memeriksa isi tas itu. Setelah dibuka, Rawa cukup terkejut mendapati isi tas berisi bayi yang sudah tidak bernyawa. Kemudian warga sekitar dipanggil untuk menyaksikan temuannya tersebut dan lanjut melaporkan penemuan mayat bayi itu ke Polsek Sukasada.
wartawan
CHA
Category

Dibangun SPAM, Pancuran Telaga Mas Bitera tak Ngucur

balitribune.co.id | Gianyar - Sumber air yang melimpah dan disucikan serta digunakan sehari-hari oleh warga Kelurahan Bitera, dimodernisasi dengan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Namun sayang, proyek senilai Rp97,3 juta dari APBD Gianyar 2025 ini justru tidak sesuai harapan. Ironisnya, warga kesulitan memanfaatkan air tersebut, karena air di pancuran  baru tidak mengucur.

Baca Selengkapnya icon click

Semester I 2025, Gianyar Tambah 136 Kasus Baru HIV

balitribune.co.id | Gianyar - Meski tidak se-phobia stigma lama, kasus positif HIV  nyatanya terus membengkak. Di Gianyar, dalam enam bulan pertama di tahun 2025 malah bertambah signifikan yakni mencapai 136 kasus baru. Angka ini pun hanya didapat lantaran hasil test HIV yang terdata di Dinas Kesehatan Gianyar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

21 Hari PascaBanjir Bandang, 25 Rumah di Tengading Masih Terendam Banjir

balitribune.co.id | Amlapura - Memasuki hari ke 21 pasca banjir bandang di Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem pada 10 dan 12 September 2025, saat ini sebanyak 25 rumah warga di wilayah Banjar Dinas Tengading masih terendam banjir. Kendati demikian, genangan banjir sudah berangsur surut dari sebelumnya setinggi lutut hingga dada orang dewasa, saat ini genangan banjir sudah setinggi 40 hingga 70 Centimeter. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Berpangkat Aiptu Jambret Pedagang di Pancasari

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang polisi berinisial IWS (51), nekat menjambret perhiasan pedagang di Banjar Giri Loka, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Selasa (30/9/2025). Aksi IWS yang dilakukan di siang hari itu, bahkan disertai dengan kekerasan terhadap korbannya bernama Kadek Suartini (50). 

Baca Selengkapnya icon click

BRI Region 17/Denpasar Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

balitribune.co.id | Denpasar - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 17/Denpasar menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung secara khidmat di Aula Kantor BRI Region 17/Denpasar, Rabu (1/10).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Regional CEO BRI Region 17/Denpasar, Hery Noercahya, dan diikuti Insan BRILiaN  di wilayah kerja Region 17, Regional Audit Office dan Branch Office se-Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.