Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pembunuh Ibu Kandung dan Buyut Berstatus DPO

DPO
DPO - Wayan Agus Arnawa masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

BALI TRIBUNE - Kabur setelah mencabut nyawa Buyutnya, Ni Wayan Uyut (75) keberadaan  Agus Arnawa (24) hingga kini belum juga diketahuai. Pemuda asal Banjar Marga Tengah, Desa Kerta, Payangan ini kini ditetpkan  menetapkan status Agus sebagai DPO (Dalam Pencarian Orang), Jumat (9/6). Masyarakat yang melihat pemuda ini diharapkan segara melapor, karena sangat membahayakan masyarakat.

Kapolsek Payangan, AKP Gede Hendrawan mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pencarian. Meskipun mengalami keterbelakangan mental dan bisu, pergaulan Arnawa sangat luwes. Dia memiliki banyak teman, dan sering nongkrong di Kecamatan Petang, Badung. Dala pencarian DPO ini, pihaknya bekerjasama dengan orangtua Arnawa, yakni I Wayan Putra Yasa.

Disebutkan, ayah DPO, Putra Yasa mengetahui tepat-tempat yang sering disinggahi anaknya.  Smentatra pihaknya  juga sedang melakukan pencarian, dengan bekerjasama dengan orangtua terduga pelaku. “Bersam orang tuanya, kami coba melacak DPO ke tempat tempat-tempat anaknya main. Terlebih, pelaku ini, hanya mau nurut pada perkataan bapaknya saja,  “ungkapnya.

Meskipun Arnawa masih bebeas berkeliaran, namun AKP Hendra menghimbau masyarakat tidak perlu cemas. Sebab berdasarkan keterangan keluarga dan warga Banjar Marga Tengah, Arnawa hanya berani melakukan tindakan buruk pada keluarganya. Dan, sesekali melakukan tindakan buruk pada orang lain ketika ia diejek.

“Masyarakat tidak usah cemas, karena dia hanya melakukan tindakan buruk pada keluarganya saja. Ke orang lain, dianya baik. Dia hanya melawan orang lain ketia ia diejek,” ungkapnya.

Pihak kepolisian telah menyebarkan foto diduga tersangka ini, melalui berbagai sosial media. Dengan tujuan masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku, agar segera melaporkan ke kantor polisi terdekat. “Foto terduga sudah disebar ke sosial media. Kami harapkan masyarakat juga membantu, kalau ketemu silahkan lapor ke kantor polisi terdekat,” harapnya.

Meskipun Arnawa sempat dinyatakan mengalami gangguan kejiwaan, namun bila ia terbukti melakukan pembunuhan terhadap nenek buyutnya, ia akan tetap diproses hukum. “Kalau sudah tertangkap, kita periksakan dulu ke RSJ (Rumah Sakit Jiwa), kalau dinyatakan sakit kita rawat dulu di sana. Usai menjalani perawatan, saat itu kita proses hukumnya,” tegasnya.

Sebelumnya, Ni Wayan Uyut ditemukan tewas di pinggir jurang dengan luka tusuk di pinggang kanan. Pelaku menduga pelakunya merupakan cicitnya, Agus Arnawa karena masalah uang. Pihak kepolisian pun sudah mengamankan barang bukti berupa pisau temutik berisi bercak darah, di rumah korban.

wartawan
redaksi
Category

Bank BPD Bali Naik Kelas ke KBMI 2, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Transformasi Digital

balitribune.co.id | Denpasar -  PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali mencatat tonggak penting pada Triwulan II 2026 dengan resmi masuk dalam Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2. Status baru tersebut diraih setelah modal inti perseroan menembus Rp6,064 triliun, melampaui batas minimum yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Selengkapnya icon click

BI Bali Apresiasi Rakor Pembangunan, Dorong Program Berlanjut hingga Tahap Realisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali, Achris Sarwani, mengapresiasi pelaksanaan Rapat Koordinasi Pembangunan Wilayah Bali yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (20/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Simpan 280 Gram Sabu Siap Edar, Polisi Tangkap Oknum PPPK Dishub Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan – Tim Satresnarkoba Polres Tabanan menangkap seorang oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu Dinas Perhubungan (Dishub) Tabanan berinisial IGBBY (32).

Pria asal Karangasem ini diringkus di kamar kosnya karena kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu-sabu dengan berat ratusan gram siap edar.

Baca Selengkapnya icon click

Rencana 'Regrouping' Dua SD, Disdik Tabanan Tunggu SK Bupati

balitribune.co.id I Tabanan - Dinas Pendidikan (Disdik) Tabanan memastikan rencana penggabungan atau regrouping dua sekolah dasar (SD) di tahun ini dilakukan setelah ada dasar hukumnya.

Saat ini Disdik Tabanan masih menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) Bupati. Selama payung hukum itu belum turun, para murid di dua SD yang hendak digabung itu belajar seperti biasa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tolak Pemindahan Penyeberangan ke Pelabuhan Celukan Bawang, Puluhan Sopir Logistik Geruduk Kantor Dewan

balitribune.co.id I Negara - Puluhan sopir logistik lintas Jawa-Bali mendatangi gedung DPRD Kabupaten Jembrana, Senin (20/7/2026). Mereka mengeruduk kantor dewan lantaran merasa resah atas persoalan kemacetan hingga antrean panjang yang kerap terjadi baik di Pelabuhan Gilimanuk maupun Ketapang. Mereka juga menyampaikan penolakan terhadap pemindahan penyeberangan angkutan logistik ke Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Bulan Gaji Belum Dibayar, 32 Pekerja TPS3R Bumi Resik Asri Mogok Kerja

balitribune.co.id I Mangupura - Sebanyak 32 pekerja TPS3R Bumi Resik Asri di Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi, Badung, melakukan aksi mogok kerja setelah gaji mereka selama tiga bulan, yakni Mei hingga Juli 2026, belum dibayarkan. Aksi tersebut menyebabkan pelayanan pengangkutan sampah di wilayah Sempidi terganggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.