Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pembunuh Janda Toko Bangunan Mengaku Dukun, Diduga Kesal karena Dimaki-maki

Bali Tribune/ KESAL – Tersangka pembunuh janda pemilik toko bangunan, Sakin Fadilah mengaku kesal karena dimaki-maki.
balitribune.co.id | Denpasar -  Penyidik Satreskrim Polresta Denpasar masih mendalami kasus KESAL – Tersangka pembunuh janda pemilik toko bangunan, Sakin Fadilah mengaku kesal karena dimaki-maki.
 Candra (56), janda pemilik toko bangunan. Meski sudah menetapkan seorang tersangka, Sakin Fadilah (38), polisi menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan orang dekat korban. 
 
Sayangnya, Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan belum mau membeberkan kasus tersebut termasuk dugaan adanya keterlibatan pelaku lain. 
 
"Masih didalami. Besok saja saya beberkan kasusnya," ungkap Ruddi Setiawan yang ditemui di Polsek Kuta, Kamis (6/2/2020). 
 
Sementara sumber di Polresta Denpasar menyebutkan sampai saat ini hanya satu orang yang ditetapkan tersangka. "Satu saja tersangkanya. Lebih lengkapnya besok (hari ini - red) dirilis langsung oleh Pak Kapolresta," ungkap seorang petugas. 
 
Informasi lainnya menyebutkan, tersangka yang mengaku sebagai dukun diminta oleh anak korban, Andi Cahyadi (34) agar datang ke rumahnya di Jalan Ahmad Yani Gang Merpati nomor 159 Denpasar Barat. 
 
"Kabarnya Andi berselisih dengan ibunya kemudian menyuruh tersangka mengobati ibunya," tutur petugas itu.
 
Tersangka asal Jember, Jawa Timur itu melakukan pembunuhan karena jengkel dimaki-maki korban saat mau melakukan pengobatan. Perempuan berstatus janda anak empat yang juga pemilik toko bangunan UD Maju Jaya Gemilang, awalnya dipukul di meja batu di teras rumah. Dalam kondisi berdarah, korban lari ke kamar dan dikejar tersangka kemudian memukul kepala korban menggunakan batu kali dan botol parfum hingga tewas. 
 
"Selesai membunuh, tersangka mencuci tangannya di kran halaman rumah. Setelah itu membuang batu di halaman kosong samping TKP," jelasnya. 
 
Saat kejadian tersebut, Andi Cahyadi sedang keluar rumah membeli rokok. Saat kembali, ia tidak masuk ke dalam rumah dan langsung mengajak tersangka membawa ayam ke Jalan Salya. Pembunuhan itu baru diketahui setelah anak korban, Kevin Sanjaya Candra (16) pulang dari sekolah. 
wartawan
Bernard
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinas Pertanian Buleleng Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis, Ribuan Dosis Vaksin Masih Tersisa

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Buleleng melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terus mengintensifkan pelayanan vaksinasi rabies sebagai upaya rutin melindungi kesehatan hewan dan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Kekurangan 15 Ribu Lampu Penerangan Jalan

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mencatat kekurangan sekitar 15.000 unit lampu penerangan jalan (LPJ) pada ruas jalan kabupaten. Kekurangan tersebut terungkap berdasarkan evaluasi terhadap data sebaran LPJ yang dibandingkan dengan kebutuhan ideal dalam masterplan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.