Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkab Badung Bersama Perpusnas Canangkan GNSTA, Ni Kadek Seniasih Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi

Bali Tribune/ GNSTA - Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando saat pencanangan GNSTA dan Layanan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, Selasa (28/12) di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung.



balitribune.co.id | Mangupura - Pemkab Badung melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskerpus) bersama Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI mencanangkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) dan Layanan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, Selasa (28/12) di  Puspem Badung.

Pencanangan dilakukan oleh Bupati Badung diwakili Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando, Ketua DPRD Badung I Made Sunarta dan Kadiskerpus Badung Ni Wayan Kristiani. Acara dihadiri pula Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia secara virtual, Kepala Perangkat Daerah, Ketua Organisasi Kewanitaan, para Camat dan Perbekel se-Badung.

Pada pencanangan tersebut, Kepala Perpusnas mengukuhkan istri Bupati Badung Ni Kadek Seniasih Giri Prasta sebagai Bunda Literasi Badung periode 2021-2024. Kepala Perpusnas yakin Ni Kadek Seniasih dapat menjadi role model dan menginspirasi dalam membangun SDM melalui pembangunan yang berlandaskan Tri Hita Karana.

Acara juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan hasil pengawasan kearsipan internal serta perangkat daerah yang telah melaksanakan pemusnahan arsip di lingkungan Pemkab. Badung dan penyerahan sertifikat akreditasi perpustakaan.

Sekda Adi Arnawa menyambut baik pencanangan gerakan nasional sadar tertib arsip, layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial sekaligus pengukuhan bunda literasi di Badung. Momentum ini diharapkan dapat dijadikan upaya mendorong masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran budaya gemar membaca. Selain itu dapat memotivasi pemerintah daerah beserta jajaran termasuk perangkat daerah, baik itu pemerintah desa maupun sekolah-sekolah mulai berpikir bagaimana menata arsip yang baik.

“Menata arsip tidak hanya mengumpulkan arsip, namun bagaimana menata arsip itu dengan tata kelola yang benar sesuai peraturan perundang-undangan. Mudah-mudahan dengan pencanangan GNSTA dan pengukuhan Bunda Literasi ini akan lebih meningkatkan budaya gemar membaca di badung,” harapnya.  

Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando menjelaskan, pencanangan ini merupakan salah satu penjabaran dari program pemerintah, Presiden Jokowi guna mewujudkan Indonesia cerdas tahun 2045. Sehingga dari pusat, daerah hingga desa harus bersinergi guna mencerdaskan anak bangsa. Diungkapkan pula, melalui gerakan nasional sadar tertib arsip ini akan menjadi salah satu tolok ukur kinerja dari pemerintah daerah.

“Tanpa arsip yang baik tidak akan mendapatkan kinerja yang baik pula, termasuk tidak menemukan akuntabilitas dan transparansi. Kami kira kegiatan ini sangat penting, mewakili pemerintah pusat kami sampaikan apresiasi kepada Pemkab Badung atas komitmen ini. Dengan ini hasil yang dicapai di badung sudah mulai terlihat, banyak perangkat daerah yang terakreditasi A,” imbuhnya.
 
Kadiskerpus Badung Ni Wayan Kristiani melaporkan, tujuan dari GNSTA, pengawasan kearsipan internal perangkat daerah dan pemusnahan arsip perangkat daerah adalah membangun kesadaran pentingnya mengelola arsip, membangun penyelenggaraan tertib arsip, menyelamatkan arsip, menjamin agar tercipta arsip di daerah dapat mewujudkan pengelolaan arsip yang lebih baik serta untuk efisiensi, efektifitas kerja dan penyelamatan informasi arsip itu sendiri.
 
Sementara pengukuhan bunda literasi bertujuan untuk peningkatan indeks literasi masyarakat. Bunda literasi melupakan figur, sekaligus role model yang akan menyosialisasikan serta mengampanyekan gerakan nasional gemar membaca di Badung.
 

”Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mendukung gerakan pemerintah secara nasional, serta memperkuat budaya dan kebiasaan membaca menuju masyarakat yang gemar membaca sehingga indeks literasi akan meningkat,” tambahnya.

wartawan
ANA
Category

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diklaim Efektif Cegah Kebakaran, Controlled Landfill TPA Mandung Capai 70 Persen

balitribune.co.id I Tabanan - Penerapan metode pengurugan secara terkendali (controlled landfill) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, menunjukkan progres signifikan. Hingga kini, progres pengerjaannya telah mencapai 70 persen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.