Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkab Klungkung Matangkan Rencana Pelabuhan Segitiga Emas

Bali Tribune/ TRIBUANA - Suasana pelabuhan Tribuana Klungkung.
Balitribune.co.id | Semarapura - Pemkab Klungkung melalui Dinas Perhubungan Klungkung kembali matangkan rencana pembangunan pelabuhan induk di sekitar pesisir Pesinggahan atau Kusamba. Dalam rencana tersebut dimana Pemkab Klungkung berencana membangun pelabuhan disekitar  antara pesisir desa Kusamba dan desa Pesinggahan. Presentasi terkait  laporan pendahuluan penyusunan rencana induk  pelabuhan (RIP) tersebut sudah dibawah di ruang rapat Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung,  Rabu (23/9).
 
Dalam presentasi tersebut dipaparkan dan dibahas awal dari rencana pembangunan pelabuhan induk yang rencananya akan dibangun disekitar antara pantai Pesinggahan dan pantai Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung. "Pembangunan pelabuhan induk ini merupakan salah satu mimpi besar, yang saya harapkan bisa terwujud disisa tiga (3) tahun masa jabatan saya," ujar Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Kamis (24/9).
 
Pelabuhan ini rencananya akan menghubungkan Klungkung daratan,  dengan pelabuhan  Sampalan dan Pelabuhan Bias Munjul,  di Kecamatan Nusa Penida yang kini tengah dibangun berkat dukungan dan perjuangan Gubernur Bali ke pemerintah pusat.
 
Terkait rencana pembangunan Pelabuhan tersebut,ketika dihubungi Kadishub Klungkung,Drs  Nyoman Sucitra Kamis(24/9) menegaskan itu baru sebatas rapat study  rencana induk pelabuhan Kusamba (RIP). Menurutnya ini baru presentasi rekanan dan konsultan dan stake holder terkait membuat RIP (Rencana induk pelabuhan.  “Ini baru study rencana induk pelabuhan (RIP) Kusamba dan hal ini oleh rekanan dan konsultan  dilaporkan pada stake holder terkait dan para operator boat. Nantinya RIP ini  dirancang agar bisa dilabuhi Kapal roro ,sesuai dengan keinginan Bupati Klungkung setelah ada masukan masukan. Dari Rencana Induk Pelabuhan (RIP) ini  yang nantinya dipertajam dengan master plan. Dan hal ini prosesnya masih panjang karena anggarannya untuk RIP ini ada di Dinas Perhubungan,” ujar Nyoman Sucitra. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click

Gubernur Koster Minta Pansus TRAP DPRD Bali Awasi Ketat Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta DPRD Provinsi Bali, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP), untuk terus mengawasi alih fungsi lahan produktif yang semakin masif di Pulau Dewata.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Bali, Rabu (25/3/2026), sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Roda Dua Mulai Padati Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini arus balik masih terus mengalir di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Tidak hanya pengguna jasa penyeberangan yang masuk Bali yang mengalami peningkatan, menjelang berakhirnya Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri, arus keluar Bali juga mengalami peningkatan.

Baca Selengkapnya icon click

Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan, Polisi Periksa Lima Saksi

balitribune.co.id I Mangupura - Polres Badung terus mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw, yang tewas dikeroyok dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.