Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkot Denpasar Tampilkan Ragam Kerajinan di Inacraft 2017

dekranasda
PAMERAN - Ketua Dekranasda Denpasar Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra berbaur bersama perajin Denpasar untuk ikut mempromosikan produk kerajinan Denpasar kepada pengunjung yang tampak membludak di ajang pameran Inacraft di Jakarta Convention Center, Rabu (26/4).

BALI TRIBUNE - Inacraft sebagai ajang pameran produk kerajinan terbesar di Indonesia, kembali digelar di Jakarta Convention Center selama lima hari dari tanggal 26-30 April mendatang. Ajang ini menjadi kesempatan besar bagi Pemkot Denpasar untuk menampilkan ragam produk kerajinan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Denpasar.

Tahun ini para perajin yang tergabung di Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar dibawah binaan Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Kota Denpasar terlibat dalam Inacraft yang di buka secara resmi Presiden RI Joko Widodo, Rabu (26/4) di Jakarta Convention Centre.

Ajang berpameran perajin Denpasar dalam Inacraft ini mendapat suport dari Ketua Dekranasda Denpasar Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra berserta Wakil Ketua Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara.

Tampak Ny. Selly langsung berbaur bersama perajin distand pameran Inacraft serta ikut mempromosikan produk kerajinan Denpasar kepada pengunjung yang tampak membludak distand Kota Denpasar."Kami melibatkan para perajin dan juga Wirausaha Muda Denpasar," ujar Selly Mantra.

Hal ini diharapkan dapat lebih memperkenalkan ragam corak dan motif kerajinan Denpasar di tingkat Nasional.Seperti tenun ikat endek yang menjadi salah satu produk yang dipamerkan memiliki nilai lebih dalam keberagaman dunia fashion saat ini serta tetap menjaga kearifan lokal yang ada.Disamping mempromosikan produk kerajinan, juga diharapkan para perajin dapat menggali ide maupun melihat peluang-peluang dalam meningkatkan inovasi produk kerajinan.menampilkan kerajinan bordir, tenun ikat endek, sandal endek, asesoris, hungga tas anyaman.

Salah satu perajin sepatu dan sandal Kota Denpasar Jenny Meiga mengaku mendapatkan kesempatan berharga dilibatkan dalam agenda pameran Nasional ini.Meski rutin mengikuti ajang pameran di Denpasar namun ini menjadi tantangan tersendiri menampilkan produk-produk terbaru sandal dan sepatu diajang Inacraft 2017. Menurutnya produk sandal dan sepatu banyak diminati masyarakat jakarta dan luar jakarta yang juga nantinya diharapkan dapat secara langsung berpromosi diajang ini.

Pameran kerajinan yang mengangkat tema sentral From Smart Village to Global Market tersebut ditargetkan dapat menarik 200.000 pengunjung. Panitia penyelenggara berharap Inacraft dapat menghasilkan transaksi ritel Rp 142 miliar.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.