Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemuteran Bangkitkan Berbagai Potensi Wisata

wisata
POTENSI - Wilayah pantai di Desa Pemuteran menyimpan potensi wisata untuk dikembangkan lebih lanjut.

MESKI sudah menjadi salah satu tujuan wisata turis asal Eropa, namun pelaku pariwisata yang tergabung di Pemuteran Coastal Village menganggap promosi potensi pariwisata Desa Pemuteran, Buleleng, masih belum optimal.

Kehadiran Pemuteran Coastal Village ini turut meramaikan promosi pariwisata internasional Bali and Beyond ‎Travel Fair (BBTF) 2016 di Kawasan ITDC Nusa Dua, Badung. Koordinator Wilayah PHRI Buleleng Barat, Gede Sentana, mengatakan promosi tersebut untuk menginformasikan kepada pelaku pariwisata internasional terkait keberadaan dan potensi yang ada di Pemuteran.

“Sebenarnya destinasi ini (Pemuteran) telah dikenal dengan bio rock-nya. Tapi kita sekarang lebih ingin mempromosikan Pemuteran dan sekitarnya seperti Pulau Menjangan juga ada tempat wisata spiritualnya. Selain itu kita juga punya wisata budaya, wisata air dan trekking,” jelasnya ketika ditemui di Nusa Dua, Rabu (22/6).

Dia menjelaskan Pemuteran Coastal Village adalah suatu perkumpulan pelaku usaha yang terdiri dari pelaku home stay, hotel melati dan berbintang bersatu untuk mempromosikan destinasi Desa Pemuteran. “Jadi kita kesini bersama tim Pemuteran Coastal Village memang untuk mempromosikan destinasi semua bagian karena kita punya semua jenis atau level akomodasi mulai dari home stay, melati dan hotel berbintang,” beber Sentana.

Target dari promosi ini dikatakannya untuk mengajak semua pelancong agar berwisata ke Pemuteran. Sebab Pemuteran kata dia menawarkan wisata alam yang masih asri, juga budaya dan adat istiadat masyarakat setempat. “Kita menjaga Pemuteran yang masih alami ini tanpa adanya suguhan hiburan malam. Sehingga wisata ini cocok untuk turis yang memang mencari ketenangan dan rileksasi,” ucapnya.

Untuk okupansi di Pemuteran diakuinya tidak pernah berada dibawah angka 30 persen. Begitu juga dengan kunjungan wisatawan asing di Pemuteran disebutkan Sentana setiap tahunnya mengalami peningkatan 5 persen. “Di Pemuteran jumlah kamar juga banyak. Mau tidak mau kita harus bersatu menambahkan kunjungan dengan melakukan promosi destinasi ini,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Pelaku Pariwisata Pemuteran, Wawan Ode menambahkan sekarang ini di Pemuteran tersedia sebanyak 150 kamar home stay. Sedangkan untuk hotel melati dan berbintang tersedia sekitar 300an kamar. Keberadaan home stay tersebut dikelola langsung oleh masyarakat setempat.

“Pemuteran yang baru terkenal kan lautnya dan kita akan gali semua potensi yang ada. Kita berharap bisa mendatangkan tamu dari semua kalangan yang tidak hanya diving. Kalau wisatawan yang ingin yoga dan rileks dan bulan madu bisa datang ke Pemuteran. Dengan budget apapun wisatawan bisa datang misalkan yang kelas bawah bisa tinggal di home stay, menengah di hotel melati dan yang tinggi di hotel bintang,” papar Wawan.

Dia menuturkan jika sekarang ini tingkat hunian kamar didominasi oleh turis Eropa hampir 80 persen. Kedatangan wisatawan tersebut disebutkannya untuk mencari ketenangan. “Turis yang datang dari usia 25 tahun keatas yaitu 25 persennya backpacker dan 75 persen turis untuk rileks. Karena tipe turis mencari ketenangan, kita di desa benar-benar menjaga dan bekerjasama dengan semua komponen masyarakat baik pengusaha juga pemerintah selalu ada koordinasi mengenai suara-suara agar tidak mengganggu,” imbuhnya.

Terkait harga kamar dijelaskan Wawan mulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 300 ribu untuk home stay. Sedangkan melati mulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 750 ribu per malam. Hotel berbintang mulai Rp 1 juta sampai Rp 8 juta. “Dengan adanya pariwisata masyarakat merasakan dampak positifnya yakni adanya peningkatan taraf hidup,” tutupnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini

DPRD Bangli Terima RAPBD 2027 Senilai Rp1,32 Triliun, Fraksi-Fraksi Tekankan Keadilan dan Efektivitas Anggaran

balitribune.co.id | Bangli - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangli menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bangli Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPRD Bangli, Jumat (25/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Punya Hipertensi, Masih Boleh Minum Kopi?

balitribune.co.id | Secangkir kopi sering menjadi tersangka ketika tekanan darah meningkat. Kabar baiknya, penderita hipertensi tidak selalu harus berpisah dengan kopi. Pedoman European Society of Cardiology tahun 2024 menyebut konsumsi kopi tidak berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi pada populasi umum; konsumsi moderat bahkan dalam penelitian observasional dikaitkan dengan risiko hipertensi yang lebih rendah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Grab Dorong Inklusivitas Lewat Edukasi Bahasa Isyarat dan Rompi Khusus Mitra Tuli

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional, Grab Indonesia kembali menghadirkan semangat “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” melalui rangkaian kegiatan bersama Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, pengguna, dan karyawan internal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.