Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penanganan Lamban, Warga Kembali Datangi Kejari Bangli

Bali Tribune/ DATANG - Warga Suluhan datangi Kantor Kejari Bangli pada Rabu (3/7 ).


balitribune.co.id | Bangli - Sejumlah warga dari Dusun/Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli, mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli, pada Rabu (3/7 ), untuk mempertanyakan penanganan kasus dugaan korupsi dana BKK Provinsi Bali untuk Desa Adat Sulahan tahun 2020-2022. Pasalnya sudah 2 tahun kasus ini bergulir, namun hingga kini pihak Kejari Bangli belum menetapkan tersangka.

Kedatangan warga di terima Kasi Pidsus Kejari Bangli Putu Gede Darma Putra. Salah satu warga, I Dewa Putu Adnyana Putra menilai jika penanganan kasus ini lamban. Terlebih lagi sebelumnya sudah ada hasil audit Inspektorat Provinsi Bali bahwa ada kerugian Rp 224 juta. Selain itu ratusan warga Sulahan juga sudah diminta keterangan.

Menurut Dewa Adnyana, sudah jelas ada penyimpangan dalam penggunaan anggaran. Contohnya saja, dirinya mendapat insentif selaku prajuru (petajuh) sebesar Rp 1 juta per tahun tapi pada pertanggung jawaban Rp 8 juta. "Saya dibilang mendapat Rp 8 juta sementara saya terima Rp 1 juta. Itu saja sudah sulit pertanggung jawabannya. Ada empat orang yang menerima, tinggal dikalikan saja kerugiannya," ungkapnya.

Pihaknya meminta pihak kejaksaan bekerja serius dan tidak main-main dalam menangani kasus ini dan lepas dari intervensi .Apalagi sebelumnya pihak Kejaksaan dalam statemen di media mengatakan dalam penanganan kasus ini untuk penetapan tersangka masih menunggu hasil audit.

Menyambung warga lainnya, Nengah Sutawa atau Jro Tawa, pihaknya sudah duduk bersama termasuk bertemu dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangli, Era Indah Soraya. "Seperti yang muncul di media, terkait pembelian babi, perampean (janur), alat penyemprotan disinfektan saat Pandemi Covid-19 sudah masuk bahan temuan. Ibu Jaksa sudah berkomitmen akan menyelesaikan kasus ini secepatnya," ujarnya.

Warga berharap secepatnya kasus ini terungkap. Jika kinerja Kejaksaan tidak karuan, tidak hanya warga yang capek, di Kejaksaan proses juga menjadi lama. "Kasus ini sudah lama, semestinya secepatnya dituntaskan , biar terang benderang, siapa tersangka," tegasnya.

Di sisi lain, Kasi Pidsus Kejari Bangli, Putu Gede Dharma Putra mengatakan kehadiran warga ini dinilai sebagai bentuk dukungan dalam penanganan kasus ini. Kehadiran warga ini untuk memperjuangkan uang negara dalam hal ini uang desa adat. PIhaknya memastikan kasus ini akan ditangani secara profisional dan lepasa dari intervensi. Berkaitan dengan penanganan kasus ini, bahwa hasil pemeriksaan saksi yang jumlah ratusan akan disampaikan ke tim auditor. "Kami ditunggu untuk melaporkan sehingga apa yang perlu dilengkapi, kami lengkapi," sebutnya.

Ditegaskan, setiap penyimpangan harus dibuktikan. Dalam kasus ini cukup banyak aitem, mulai dari insentif, sampai kebutuhan terkait perhyangan. "Banyak yang harus saya buktikan, untuk memastikan adanya kerugian negara,” ujarnya.

wartawan
SAM
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Kreativitas Suzuki Helat Jimny Custom Contest

balitribune.co.id | Jakarta - Suzuki Jimny merupakan salah satu ikon legendaris yang masih bersinar bagi antusias otomotif di berbagai belahan dunia. Sejak tahun 1979, jumlahkonsumen dan komunitasnya terus bertambah pada setiap generasi. Keistimewaan tersebut menginisiasi Suzuki Indonesia untuk menyelenggarakan Jimny Custom Contest. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Bali Genjot Literasi Keuangan hingga Pelosok, Kinerja IJK Tetap Stabil di 2025

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya memperluas literasi dan inklusi keuangan di Bali bukan sekadar slogan. Sepanjang 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali bergerak agresif menembus sekolah, universitas, desa-desa, hingga banjar-banjar untuk memastikan layanan keuangan makin mudah dipahami dan diakses masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Puspa Negara Apresiasi Langkah Bupati Badung Naikkan Dana Ogoh-Ogoh Jadi Rp40 Juta Buat Sekaa Teruna

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Badung memberikan apresiasi atas kebijakan Bupati Badung meningkatkan bantuan dana kreativitas ogoh-ogoh untuk sekaa teruna/yowana dari sebelumnya Rp25 juta menjadi Rp 40 juta pada tahun 2026.

Menurut Gerindra Badung peningkatan jumlah bantuan ini sejalan dengan visi memperkuat peran pemuda sebagai pewaris budaya, pengembang kreativitas, serta penjaga kearifan lokal di Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.