Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penderita DB di Buleleng Meningkat Drastis

Bali Tribune/ RAWAT INAP - Pasien DB tengah menjalani rawat inap di salah satu ruang RS Kertha Usdaha Singaraja.

Bali Tribune, Singaraja - Jumlah penderita demam berdarah (DB) di Kabupaten Buleleng meningkat drastis. Jika bulan Februari tahun 2018 terdapat 16 penderita menjalani rawat inap di sejumlah rumah sakit, maka hingga Januari tahun ini saja tercatat sudah 26 penderita dirawat inap. Kasubbag Humas RSUD Buleleng, Ketut Budiantara mengatakan, meningkatnya jumlah penderita DB di Buleleng menyebabkan pihak rumah sakit menyiapkan dengan baik tenaga medis, ruang perawatan, dan juga stok obat untuk menangani pasien DB. “Pasien DB tahun ini meningkat, tapi seluruhnya sudah dinyatakan sembuh. Saat ini (bulan Februari) tinggal 1 orang rawat inap. Jika melihat data dulu, total pasien DB yang kami tangani 113 orang, meninggal 3 orang,” beber Budiantara, Senin (4/2). Tak hanya di RSUD Buleleng, rumah sakit swasta juga sudah mulai dibanjiri pasien DB. Seperti RS Kertha Usada Singaraja, yang hingga Februari telah merawat puluhan pasien. Kabid Keperawatan RSU Kerta Usada, Putu Ayu Darmadi mengatakan, memasuki bulan Februari jumlah pasien DB yang menjalani rawat inap sebanyak 24 orang. Di antaranya, 21 orang dewasa dan 3 lainnya remaja dan anak-anaka.”Sekarang yang tengah menjalani rawat inap 6 orang,” katanya. Kepala Dinas Kesehatan Buleleng, IGN Mahapramana saat dikonfirmasi menjelaskan, meskipun penderita DB meningkat di awal tahun 2019, namun semuanya bisa terkendali. Total jumlah laporan penderita di Buleleng pada bulan Januari tercatat sebanyak 77 jiwa berasal dari 9 kecamatan. Menurut Mahapramana, penderita DB terbanyak ada di Kecamatan Sukasada, yakni 25 jiwa. Kemudian Kecamatan Buleleng ada 19 jiwa, Kecamatan Banjar sebanyak 8 jiwa, Kecamatan Busungbiu sebanyak 8 jiwa, Kecamatan Seririt ada sebanyak 5 jiwa dan Gerokgak ada sebanyak 5 jiwa. Dan, Kecamatan Sawan sebanyak 4 jiwa serta di Kecamatan Kubutambahan sebanyak 3 kasus. “Namun semua masih terkendali dan laporan petugas, seluruh penderita DB yang dirawat di sejumlah rumah sakit kesehatannya dinyatakan sudah pulih. Memang secara jumlah meningkat, tapi kapasitas seperti ruang perawatan, petugas medis, semuanya mencukupi,” jelas Mahapramana. Atas beberapa kasus itu, Mahapramana mengimbau masyarakat lebih waspada dengan melakukan antisipasi terhadap kemungkinan meningkatnya serangan DB. Bahkan ia meminta agar semua anggota keluarga dan masyarakat bisa menjadi juru pemantau jentik di rumah dan juga lingkungan sekitarnya. Jika diperlukan kami siap akan melaksanakan fogging dan pemberian larvacida,” tandasnya.

wartawan
Khairil Anwar
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Balap Liar, Polisi Intensifkan Pemantauan Jembatan Merah

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Raimas Satuan Samapta Polres Klungkung mengintensifkan pelaksanakan patroli pemantauan di kawasan Jembatan Merah PKB, Kabupaten Klungkung, guna mengantisipasi aksi speeding maupun balap liar yang kerap dilakukan oleh kalangan remaja, Minggu (19/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

BPS Pastikan Ekonomi Klungkung 2025 Tumbuh Pesat, Kemiskinan Capai Titik Terendah

balitribune.co.id I Semarapura - Capaian gemilang indikator makro ekonomi Kabupaten Klungkung sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data yang dipaparkan, ekonomi Klungkung menunjukkan performa luar biasa dengan nilai PDRB harga berlaku mencapai Rp12 triliun. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sulit Dihubungi, Pria Ini Ditemukan Membusuk di Kamar Kos

balitribune.co.id I Gianyar - Temuan mayat kembali mengawali kabar pagi di Gianyar. Kali ini mayat seorang pria ditemukan di sebuah rumah kos di Desa Batubulan Kangin, Sukawati, Senin (20/4/2026) pagi. Kondisinya sudah membusuk dan diperkirakan sudah meninggal tiga hari sebelum ditemukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.