Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pendidikan, Teknologi dan Kompetensi, Kunci Utama Hadapi Persaingan

Nyoman Dhamantra
Nyoman Dhamantra

BALI TRIBUNE - Persoalan paling mendasar yang  kini tengah dihadapi masyarakat  ialah adanya keterpinggiran sebagai akibat dari kompetisi yang ada hingga akhirnya jatuh miskin dan  menganggap tidak ada lagi harapan di Bali, akhirnya memutuskan ikut program transmigrasi alias pindah ke daerah lain.

"Menurut saya persoalan ini sangat mendasar di Bali. Hasil akhir dari pembangunan ini, keterpinggiran semakin hari semakin melebar. Padahal hal ini tidak perlu terjadi jika pemerintah hadir mengatasi persoalan yang terjadi. Dan kalau sampai ini terjadi lantas dimana peran pemerintah. Padahal Bali tingkat pertumbuhan pembangunannya cukup tinggi," ujar anggota DPR RI Komisi VI asal Bali,  Nyoman Dhamantra di Dhamantra Center di jalan Kenyeri Denpasar, Selasa (1/8).

Persoalan-persoalan mendasar inilah yang menurutnya mesti segera diatasi, siapapun pemimpin Bali  terpilih nanti ia harus memiliki sebuah format dalam mengatasi persoalan sosial masyarakat. "Penting sepertinya pemimpin  mendatang memiliki konsepsi pembangunan yang memang betul betul berpihak pada masyarakat. Jadi tidak hanya bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi, namun harus bisa memperkecil jarak kesenjangan yang ada," tukas Dhamantra.

Kendati demikian, untuk merealisasikan hal tersebut tidaklah mudah, pasalnya untuk melahirkan tingkat pertumbuhan dan pemerataan yang memadai diperlukan performa seorang pemimpin yang handal. Lantas ia juga menjelaskan indikator yang bisa dijadikan tolok ukur dalam meningkatkan kemakmuran atau kesejahteraan masyarakat ada dua yaitu, pendidikan dan teknologi. "Pendidikan harus diberikan yang sejalan dengan kompetensinya jadi tidak hanya berkualitas, tapi harus sejalan dengan tingkat kompetisi yang ada. Tidak bisa dipungkiri jika sampai kini, mereka yang sudah mengenyam pendidikan bertahun tahun tidak laku di lapangan kerja, ini miris sekali," cetusnya.

Anggota DPR RI Komisi VI yang membawahi bidang perekonomian ini  berpendapat untuk mengatasi persoalan ini diperlukan kualitas pendidikan mampu mengatasi kompetisi yang ada. "Kita ingin ada keberpihakan pemerintah khusunya di tingkat pendidikan. Diupayakan pendidikan yang ada harus terjangkau, berkualitas  oleh semua kalangan disamping juga penguasaan teknologi," katanya seraya menambahkan teknologi sudah harus mulai dikembangkan di berbagai sektor lapangan kerja seperti industri pertanian, perkebunan, perikanan, dan lainnya harus mulai menggunakan teknologi.

Berharap dengan adanya perubahan yang sejalan dengan teknologi yang ada, pemerintah mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia beralasan, kalau industrinya masih menggunakan konsepsinya tradisional, tentunya daya saing yang akan tertinggal jauh dari daerah daerah lain yang industrinya sudah menyentuh teknologi. "Untuk itu diperlukan diperlukan penghujan akan daya saing dari lokal content dalam menyikapi setiap perubahan, pasalnya ini menyangkut lokal produk dan lokal wisdom harus benar benar ditegakkan. Dan inilah yang merupakan konsepsi dari Tri Hita Karana," katanya.

Ia menegaskan pembangunan Bali yang berdasarkan Tri Hita Karana adalah merupakan kunci yang harus menjadi rujukan dari konsepsi pembangunan itu sendiri. Terkait calon Pemimpin Bali yang akan diusung pada pemilihan Gubernur 2018 kelak, diharapkan mempunyai kapasitas sebagai seorang negarawan yang mumpuni. Calon tersebut harus benar benar faham apa yang sesungguhnya jadi tantangan Bali ke depan. "Pemimpin Bali juga haruslah seorang negarawan. Jadi dia harus benar benar mumpuni," ujar Dhamantra mengingatkan.

wartawan
Arief Wibisono
Category

OJK Respons Putusan KPPU: Industri Pinjaman Daring Harus Sehat, Transparan, Berintegritas

balitribune.co.id | Jakarta - Melalui siaran pers yang disampaikan pada Jumat (27/3), OJK menegaskan pihaknya mencermati putusan Ketua Majelis KPPU dalam Perkara Nomor 05/KPPU-I/2025 berkaitan dengan dugaan pelanggaran Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tahun 2026, Tabanan Target Investasi Rp1,2 Triliun

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan memasang target nilai investasi sebesar Rp1,2 triliun pada 2026 dengan mengandalkan sektor penunjang pariwisata dan UMKM sebagai motor penggerak utama.

Target ambisius ini dibarengi dengan kebijakan penataan zonasi ketat guna memastikan pembangunan tetap selaras dengan kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah hulu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Langkah Nyata Sutjidra–Supriatna Tingkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan di Usia ke-422 Singaraja

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng di bawah kepemimpinan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna terus memperkuat langkah nyata dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan. Momentum usia ke-422 Kota Singaraja menjadi refleksi dalam menghadirkan layanan pendidikan yang merata, terjangkau, adil, dan berkualitas bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

15 Hari Periode Posko Angkutan Lebaran, Bandara Bali Layani 941.956 Penumpang

balitribune.co.id I Badung - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali telah melayani 941.956 penumpang pada periode 15 hari pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran 2026. Jumlah ini mengalami pertumbuhan 0,3 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 934.754 penumpang. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.