Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penetapan 9 Ranperda Menjadi Perda Berlangsung Lancar

DPRD
SIDANG – Suasana Sidang Paripurna DPRD Klungkung penetapan 9 Perda Klungkung.

BALI TRIBUNE - Sidang Paripurna DPRD Klungkung, Senin(31/7), yang mengagendakan penetapan 9 Raperda menjadi Perda Kabupaten Klungkung berjalan mulus dan lancar tanpa hambatan berarti setelah pimpinan Sidang Ketua DPRD KLungkung Wayan Baru mengetokkan palu penetapan Ranperda menjadi Perda yang sah.

Namun sebelum penetapan sidang Paripurna  berlangsung difahului dengan menggelar rapat gabungan untuk mendengarkan bentuk bentuk masukan maupun kritik yang disampaikan oleh seluruh fraksi yang ada di DPRD Klungkung.

Walaupun seluruh fraksi di DPRD Klungkung intinya menerima seluruh penjelasan Bupati Suwirta terkait usulan 9 Ranperda Pemkab Klungkung, namun ada beberapa catatan. Salah seorang Fraksi Partai golkar  Wayan Mardana menyoroti penyampaian bupati yang sudah dianggap  sangat bagus, namun ada kritik pedas terkait masih adanya perbedaan perlakuan pencairan dana bansos dimana ia minta eksekusi di bawah biar cepat dan jelas arahnya. Dirinya membandingkan untuk membangun Klungkung menjadi tanggung jawab bersama jangan saling memotong seperti proposal bansos sering turun banyak yang dipotong. “Saya minta pemerintah jangan ikut berpolitik, biarkan kami DPRD saja yang berpolitik,” cetusnya.

Menyikapi kritik anggota DPRD Klungkung tersebut Ketua  DPRD Wayan Baru mengkonter asbun anggotanya dengan meminta  setiap anggota DPRD menyampaikan ke inti pokok Ranperda yang diusulkan Pemkab Klungkung dan jangan keluar dari usulan 9 ranperda tersebut. Ketua DPRD Wayan Baru malah dengan sedikit emosi mempertanyakan kehadiran Kasatpol PP/Damkar Klungkung Putu Suarta yang saat awal sidang belum hadir . Wayan Baru dengan tegas meminta Bupati Suwirta untuk meninjau jabatan Kasatpol PP/Damkar Klungkung ini.

“Saya minta Bupati meninjau jabatan Kasatpol PP/Damkar karena saya nilai kinerjanya kurang bagus, apalagi selama diundang DPRD jarang hadir di sidang penting. Bagaimana bisa kita tahu karena Satpol PP sebagai lembaga eksekutor,”kritik tegas Wayan baru seraya celangak celinguk mencari Kasatpol PP Putu Suarta yang belum hadir saat itu.

Seorang anggota Fraksi Partai Demokrat Gde Artison Andarawata mengkritisi soal retribusi pengenaan tarif pasar grosir dari 10 menjadi 20 ribu serta pengenaan retribusi Perda terkait city tour  agar dibedakan. Terkait pungutan  retribusi pariwisata di Nusa Penida dinilainya sudah  cukup bagus, namun untuk biaya bongkar muat untuk kendaraan roda enam sebaiknya ditinjau lagi.

Namun kritik pedas datang dari anggota Fraksi Persatuan Nasional Wayan Mastra yang meminta Pemkab Klungkung meninjau dana penyertaan modal ke BPD Klungkung karena dianggapnya terlalu besar.

Menyikapi usulan dan kritik anggota Dewan, Bupati Suwirta berjanji akan mengatur lagi semua persoalan yang disampaikan anggota dewan.  “Terkait retribusi di kawasan  wisata Nusa Penida benar duit banyak jika diatur. Sementara  pengaturan kendaraan roda enam diarahkan bongkar muat diarahkan ke terminal untuk jangka panjang. Sedangkan penyertaan modal untuk BPD itu persaingan di seluruh kabupaten jika kita tidak ikut bersama-sama  kita makin mengecil prosentasenya mendapatkan deviden. Maka Kabupaten Klungkung harus menyertakan modal sebesar Rp 23 M agar prosentase devidennya meningkat,” jelas Bupati Suwirta.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

14 Atlit Karangasem Ambil Bagian di 6 Cabor Pekan Paralimpik Provinsi Bali 2026

balitribune.co.id I Amlapura - Sebanyak 14 orang atlit penyandang disabilitas yang seluruhnya merupakan siswa Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Karangasem, ikut ambil bagian dalam Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Bali 2026 yang berlangsung di Denpasar dari Tanggal 7 hingga 9 Juli 2026 kedepan. Sementara pembukaan Pekan Paralimpik Provinsi Bali 2026 ini sendiri telah berlangsung pada Selasa (7/7/2026) pagi di Gor Ngurah Rai Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Hasil Pemeriksaan Forensik, Mang Colik Terkena Empat Tikaman di Perut dan Punggung

balitribune.co.id I Semarapura - Sampai hari Selasa 7 Juli 2026  teka teki siapa pembunuh Nyoman Cita alias Mang Colik belum ada titik terang.   Sejak jenazah Mang Colik ditemukan pada Kamis (2/7/2026) lalu, Sat Reskrim Polres Klungkung masih berusaha membuka tabir misteri pembunuhan ini. Karena sesuai hasil pemeriksaan Foreksik RSUP Sanglah kematian Mang Colik ini jelas karena adanya tikaman fatal di beberapa bagian tubuh korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Soroti Sejumlah Proyek di Bangli Belum Berjalan

balitribune.co.id I Bangli - Hingga memasuki bulan Juli 2026 sejumlah proyek dengan alokasi anggaran yang cukup besar di kabupaten Bangli belum berjalan. Proyek kelanjutan pembangunan GOR Bangli Sport Center, kelanjutan pembangunan Sasana Budaya Giri Kusuma dan pembangunan rumah dinas Kapolres Bangli masih belum ada kejelasan.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan Desak Deretan Kios Loka Crana Segera Difungsikan

balitribune.co.id I Bangli - Pasca  pedagang yang menempati  kios  di Gedung Loka Crana, Bangli direlokasi ke komplek pasar Kidul Bangli, kini kios tersebut menganggur. Karena saking lamanya kios tersebut kosong, justru seputaran areal kios terlihat kumuh. Menyikapi realita tersebut, kalangan DPRD Bangli mengingatkan agar aset milik pemerintah daerah agar segera digungsikan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harumkan Nama Indonesia, Desak Rita Kembali Juara Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Atlet panjat tebing asal Buleleng, Desak Made Rita Kusuma Dewi, kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional setelah meraih medali emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia. Prestasi tersebut semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu atlet speed climbing terbaik dunia sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.