Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengapungan Bangkai Kapal KMP Darma Rucitra III Gunakan Marine Rubber Airbag

Bali Tribune / Para pekerja melakukan pemasangan perlengkapan alat pegapung di bangkai kapal KMP Darma Rucitra III

balitribune.co.id | Amlapura - Hingga saat ini tim evakuasi bangkai kapal KMP Darma Rucitra III masih bekerja keras untuk mengapungkan bangkai kapal tersebut. Dari pantauan media ini di Dermaga II Pelabuhan Padang Bai, Selasa (30/6/2020) sejumlah pekerja dari tim teknik terlihat merakit sejumlah drum plastik atau profil tank menjadi alat pengapung berbentuk persegi, sementara sejumlah penyelam dari 3G Diving melakukan penyelaman guna bekerja di dsar laut, tepatnya di bagian dasar kapal untuk memasang perlengkapan yang akan dipergunakan untuk pemasangan alat pengapung.

Koordinator tim evakuasi bangkai kapal KMP Darma Rucitra III dari 3G Diving, Abdul Khalik, kepada media ini menjelaskan banyak terkait pola atau teknik pengapungan yang akan diterapkan terhadap bangkai kapal tersebut. Menurutnya pengapungan akan dilakukan dengan menggunakan kekuatan kapal itu sendiri, yakni dengan mengosongkan tangki ruang bahan bakar dan tangki air untuk dijadikan ruang hampa udara, selain memang dalam kapal itu sendiri sudah ada ruang hampa udara yang berfungsi sebagai pengapung.

“Untuk pengapungan nantinya akan menggunakan kekuatan kapal itu sendiri. Kita akan kuras ruang bahan bakar dan ruang air,” tandas Abdul Khalik. Saat ini timnya tengah bekerja dibawah laut untuk memasang berbagai perlengkapan untuk pemasangan alat pengapung. Disebutkannya untuk membuat bangkai kapal itu mengapung, nantinya akan dipasang Marine Air Bag atau balon sosis.

“Untuk menstabilkan atau menjaga keseimbangan kapal, nanti kita akan pasang External Boincy pada sisi kiri dan kanan kapal,”  ulasnya. Sementara untuk proses pemasangan alat pengapung termasuk proses mengedapkan seluruh ruang hampa udara yang ada dalam kapal tersebut diperkirakan akan membutuhkan waktu jingga tiga hari kedepan.

“Kalau dilihat progresnya, kita perkirakan proses evakuasi bangkai kapal ini akan selesai lebih cepat 10-12 hari dari Time Schedule, dan diperkirakan Sabtu depan kapal ini sudah mengapung dan siap kita tarik ke Bangkalan, Madura menggunakan Tug Boat,” sebutnya. Diakatakannya pihaknya memang mempush pekerja untuk bekerja siang malam. Tujuannya agar proses evakuasi terhadap kapal itu bisa selesai lebih cepat dari Time Schedule yang direncanakan, ini penting melihat antrean panjang kendaraan yang sudah terjadi atau berlangsung cukup lama.

wartawan
Redaksi
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.