Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengelola Bandara Ngurah Rai Akan Lakukan Pengembangan Seiring Meningkatnya Pengguna Jasa

Bali Tribune / TERMINAL - Suasana di Terminal Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id | Kuta - Seiring tren peningkatan trafik penerbangan dari dalam dan luar negeri di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pengelola bandara setempat berencana melanjutkan pengembangan. Pasalnya, pengembangan bandara sudah dilakukan sebelum pandemi Covid-19, namun karena imbas wabah global tersebut pengembangan sempat terhenti. 

"Karena Covid-19, Angkasa Pura juga dananya tidak cukup, akhirnya kita tunda. Memang ada rencana kembali nih dicetuskan ada perintah dari pemerintah untuk Angkasa Pura di Bali ini segera (melakukan pengembangan). Saya masih tunggu data dari Jakarta karena saat ini rapat sudah sering dilakukan baik Kementerian Perhubungan maupun lewat Kementerian BUMN dan beberapa stakeholder terkait rencana pengembangan," jelas General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan beberapa waktu lalu di Kuta, Badung. 

Ia mengatakan, terminal yang ada di bandara saat ini hanya berkapasitas maksimal 24 juta orang penumpang per tahun, dengan tingkat kepadatan penumpang yang sudah pernah dialami di tahun 2019 lalu sebelum pandemi. Adanya peningkatan trafik penumpang dan pesawat yang dilayani Bandara I Gusti Ngurah Rai saat ini, maka pengembangan perlu didorong kembali.

Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di tahun 2023 ini menargetkan sebanyak 20,3 juta penumpang yang terlayani, dengan trafik rata-rata harian mencapai 55 ribu penumpang. Target ini melebihi dari capaian tahun 2022 lalu sebanyak 12,5 juta penumpang atau naik 232 persen dibanding tahun 2021. 

Pihaknya pun mengaku sedang melakukan persiapan khusus untuk menerima kedatangan pesawat super jumbo jenis Airbus A380 maskapai dari Timur Tengah yang dijadwalkan akan mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada pertengahan tahun 2023. Pengelola bandara bersama komunitas di bandara setempat pun menyiapkan rencana operasional khusus, terkait teknis pelayanan pendaratan dan lepas landas pesawat jumbo tersebut. Ditjen Perhubungan Udara juga telah menyiapkan tim peninjau yang turun langsung memastikan persiapan pengoperasian, dan penilaian terhadap Standard Operating Procedure yang dibuat PT Angkasa Pura I. 

Sejumlah persiapan yang dilakukan yakni penanganan ground handling, garbarata, pengisian bahan bakar, bea cukai, imigrasi dan karantina termasuk unit pertolongan kecelakaan penerbangan dan pemadam kebakaran serta penanganan penumpang.  Dengan panjang runway seluas 3.000 meter, lebar 45 meter, pihak bandara siap menyambut pesawat terbesar berkapasitas angkut sebanyak 615 orang mendarat di Bali. "Kami akan menyediakan 12 konter check-in untuk penumpang pesawat A380," imbuhnya.

wartawan
YUE
Category

Tok! Polresta Denpasar Larang Kembang Api di Malam Tahun Baru, Izin yang Sudah Terbit Akan Dicabut

balitribune.co.id | Denpasar - Warga Denpasar dipastikan tidak akan disuguhi pesta kembang api pada pergantian malam pergantian Tahun Baru 2026. Seiring pihak kepolisian Polresta Denpasar menegaskan tidak akan memberikan izin yang dikeluarkan untuk penggunaan kembang api. Kepastian ini disampaikan Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi menyusul terbitnya instruksi dari Kapolri Jenderal Pol.

Baca Selengkapnya icon click

Laksanakan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun, Gubernur Koster Matur Piuning di Pura Besakih

balitribune.co.id | Amlapura - Gubernur Bali Wayan Koster bersama jajaran Pemprov Bali, Rabu (24/12/2025) pagi melaksanakan persembahyangan bersama sekaligus prosesi Matur Piuning di Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, sebagai penanda diresmikannya pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun 2025–2125.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tren Pariwisata Global 2026, Wisatawan Menghindari Destinasi Padat

balitribune.co.id | Mangupura - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia melihat tren wisata global pada tahun 2026 cenderung untuk melepaskan diri dari stres. Orang-orang dari berbagai negara akan mencari tempat wisata atau destinasi yang benar-benar menghadirkan ketenangan dan pemulihan mental.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.