Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengelola Kawasan Nusa Dua Dukung Anjing Kintamani Menjaga Kenyamanan Wisatawan di Bali

Bali Tribune / KEAMANAN - pengelola kawasan Nusa Dua saat mengecek kesiapan tim keamanan menjelang World Water Forum ke-10 yang akan berlangsung di Bali pada 18-25 Mei 2024

balitribune.co.id | Badung - Pengelola kawasan pariwisata bertaraf internasional Nusa Dua Kabupaten Badung menyatakan, mendukung anjing Kintamani dilibatkan dalam memberikan kenyamanan dan keamanan wisatawan saat berlibur di Pulau Dewata. Pasalnya, anjing Kintamani memiliki ciri khas tersendiri dan sangat layak untuk dilatih sehingga mampu menjaga keamanan serta kenyamanan wisatawan. 

Direktur Operasi ITDC (Pengelola Kawasan Nusa Dua), Troy Reza Warokka mengatakan, berdasarkan pengalamannya memelihara sejumlah ekor anjing di rumahnya, mampu melindungi anggota keluarganya. "Saya pernah memelihara sembilan ekor anjing di rumah. Anjing-anjing saya itu dikasih makan daging, sedangkan saya makannya tahu dan tempe. Anjing-anjing tersebut kami latih, ternyata anjing kami itu melindungi saya dari ancaman orang-orang di luar rumah," katanya beberapa waktu lalu di Nusa Dua, Badung kepada awak media. 

Menurutnya, anjing Kintamani memiliki daya tarik dan jika dilatih dengan baik maka akan dapat berkontribusi mengamankan wisatawan. "Karena, apabila anjing-anjing itu kita pelihara dan latih dengan baik maka akan melindungi kita. Karena saya pernah mengalaminya," ucapnya. 

Ia mengatakan, selain mengenalkan anjing Kintamani ke kalangan wisatawan, melibatkan anjing khas Kabupaten Bangli ini untuk turut memberikan keamanan bagi  pariwisata Bali tentu akan menjaga keberlangsungan hidup anjing Kintamani. Sehingga dapat menghindari anjing-anjing terlantar dan keberadaan anjing Kintamani akan semakin dikenal masyarakat internasional. Hal tersebut akan mendorong masyarakat untuk memelihara anjing Kintamani. 

Unit Polisi Pamong Praja (Pol PP) Provinsi Bali memiliki 4 ekor anjing Kintamani dan 1 ekor anjing lokal Bali untuk mendukung tugas utama menjaga kenyamanan wisatawan selama berlibur di Bali. Kasatpol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengungkapkan, nama Cika merupakan singkatan dari cicing (anjing) kelima/cicing kacang. Menurutnya, cicing kacang kerap disematkan dengan anjing lokal Bali karena cenderung memiliki postur tubuh yang kurus.  

“Cika ini menjadi Duta Pol PP Pariwisata Bali bersama empat ekor anjing lainnya, yaitu Citu, Cida, Ciga, dan Cipa yang merupakan anjing Kintamani,” ungkapnya.

Hal tersebut kata dia juga sebagai edukasi kepada masyarakat bahwa anjing ini bukan bahan pangan. Anjing merupakan sahabat manusia yang perlu dijaga kesejahteraan dan kelestariannya. "Mendatangkan pelatih dari Australia untuk melatih anjing-anjing yang menjadi Duta Pariwisata ini,” imbuhnya.

wartawan
YUE

Diperpa Badung Bidik 12 Hektare Lahan Bawang Merah, Target Produksi 174 Ton

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Pertanian dan Pangan (Diperpa) Kabupaten Badung membidik pengembangan lahan bawang merah seluas 12 hektare dengan pola tanam serempak. Dari lahan tersebut, produksi bawang merah ditargetkan mencapai 174 ton.

Kepala Diperpa Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukadana mengatakan pengembangan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga pasokan sekaligus menekan harga bawang merah. 

Baca Selengkapnya icon click

YKI Badung Salurkan PMT untuk 20 Penderita Kanker di Abiansemal

balitribune.co.id | Mangupura - Sebanyak 20 penderita kanker di Kecamatan Abiansemal menerima bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Badung, Jumat (2/10/2026). Bantuan tersebut diserahkan sebagai bagian dari kegiatan YKI Badung bagi masyarakat yang sedang menjalani pengobatan kanker.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Manajemen Tanah Lot Dorong Musyawarah Soal PKS

balitribune.co.id | Tabanan – Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot mendorong seluruh pihak mengedepankan komunikasi dan musyawarah terkait perjanjian kerja sama (PKS) dengan pemerintah daerah soal tata kelola objek wisata pada 17 November 2026. 

Upaya dialog terbuka tersebut dinilai sangat penting untuk menjamin keberlanjutan pengelolaan destinasi ikonik di Tabanan tersebut serta menjaga kondusifitas. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Cegah Balap Liar, Polsek Selemadeg Sisir Jalur Tengkorak Denpasar-Gilimanuk

balitribune.co.id | Tabanan - Jajaran Polsek Selemadeg mengintensifkan patroli malam dengan menyisir kawasan rawan di lintasan Jalur Tengkorak Denpasar-Gilimanuk.  Kegiatan pencegahan yang berlangsung pada Sabtu (3/10/2026) itu digencarkan untuk mengantisipasi potensi aksi balapan liar dan maraknya kejahatan jalanan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.