Pengelola Pantai Pandawa Rancang Sejumlah Protokol Kesehatan | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 28 Oktober 2020
Diposting : 8 June 2020 20:30
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Bali Tribune / OBJEK WISATA - Pantai Pandawa yang terletak di Desa Kutuh Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung ini menjadi salah satu obyek wisata di Bali yang serius mempersiapkan konsep kenormalan baru.

balitribune.co.id | Badung - Tidak hanya hotel, pengelola pantai di Bali saat ini telah menyiapkan sejumlah protokol kesehatan yang diterapkan dalam tatanan baru atau New Normal ditengah pandemi Covid-19. Pantai Pandawa adalah salah satu destinasi wisata yang telah menyiapkan aturan kesehatan dan akan berlaku ketika pemerintah menyatakan dibuka untuk pengunjung. 

Dalam hal ini, Desa Adat Kutuh yang mengelola Pantai Pandawa telah membentuk panitia Pandawa Beach New Normal yang bertugas memulihkan pariwisata di kawasan tersebut. Seperti diketahui, sebelum pandemi Covid-19 merebak di Tanah Air, Pantai Pandawa setiap harinya dikunjungi ribuan wisatawan baik lokal, domestik maupun asing. 

Pantai Pandawa yang terletak di Desa Kutuh Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung ini menjadi salah satu obyek wisata di Bali yang serius mempersiapkan konsep kenormalan baru. Fasilitas untuk cuci tangan pun dipasang yang akan tersebar di 26 titik strategis di area ini yang dipersiapkan bagi pengunjung. 

Ketua Tim Pembukaan DTW Pantai Pandawa, I Wayan Duarta beberapa waktu lalu menyampaikan, disamping menyediakan tempat cuci tangan secara berkelanjutan, pengelola juga berencana memasang bilik sanitasi serta penyiapan 10 alat thermo scanner dan hand sanitizer di pintu gerbang masuk sebagai bagian dari protokol kesehatan.

Tidak hanya itu, petugas yang berjaga di pintu kedatangan nantinya wajib mempergunakan alat pelindung diri  berupa masker, sarung tangan dan face shield. Sebagai bentuk penerapan physical distancing atau jaga jarak fisik, tenda-tenda kursi pantai akan diatur jarak amannya agar tak terlalu berdekatan. 

Mengantisipasi kerumunan pengunjung, pihak pengelola akan menerapkan sistem zona. Sehingga keramaian wisatawan tak hanya terpusat di satu titik. Jika izin membuka kembali operasional obyek wisata di Bali telah dikeluarkan, desa adat berencana mengadakan uji coba konsep New Normal pariwisata selama 1 bulan, untuk selanjutnya dievaluasi sebelum diterapkan secara penuh.