Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengembang Kawasan Pariwisata Motivasi Generasi Milenial Berwirausaha

Bali Tribune/ KREATIF - Sejumlah generasi milenial yang memilih kelas kreatif kuliner sebagai motivasi semangat berwirausaha mengingat kuliner tidak bisa lepas dari industri pariwisata
balitribune.co.id | Nusa Dua - Pengembang Kawasan Pariwisata/The Nusa Dua memberikan kesempatan kepada ratusan generasi milenial mendapatkan pelatihan kelas kreatif. Hal ini mengingat karakter generasi milenial yang cenderung memilih menjadi wirausaha dan suka tantangan. Selain kelas kreatif, pihak pengembang kawasan pun akan memberikan fasilitas di Peninsula, Nusa Dua bagi para milenial untuk berpartisipasi dalam setiap event pariwisata di kawasan setempat. 
 
Managing Director The Nusa Dua, IGN Ardita mengaku akan menyediakan peluang bagi para pengusaha muda tersebut untuk bisa tampil di Nusa Dua. Dimana para industri kreatif bisa tampil di kawasan Peninsula yang masih terbuka lebar, dengan mengkemasnya menjadi suatu event. Hal tersebut selain bermanfaat bagi pelaku usaha, hal itu juga memperkaya atraksi di Nusa Dua dalam upaya menambah kunjungan wisatawan.
 
"Event itu sifatnya temporary dan bisa dijadwalkan sebagai tambahan event di Nusa Dua, diluar calendar of event," ucapnya saat Kelas Kreatif BUMN ITDC di Kuta, Badung, Jumat (5/4).
 
Dia mengatakan kelas kreatif ini adalah sebagai ajang sharing pengalaman berbagi inspirasi dari BUMN untuk generasi muda Indonesia dengan menghadirkan tokoh wirausaha muda di Bali diantaranya Dewandra Djelantik (fotografer), Windu Segara Senet (Founder Mangsi Coffee & Grill), Ratna Katarina (Pemilik Brand Paulina Katarina) dan Puja Astawa (Selegram dan Youtuber).
 
Kelas kreatif tersebut memberikan kesempatan bagi ratusan pelajar, mahasiswa dan penyandang disabilitas mendapatkan sharing pengalaman dalam upaya memotivasi kaum milenial untuk berwirausaha. 
 
Direktur Konstruksi dan Operasional ITDC, AA Ngurah Wirawan menyatakan, kelas kreatif tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk memunculkan usaha kreatif pemuda yang bernilai tinggi di masa depan. "Kegiatan ini juga dalam rangka HUT BUMN ke-21, program karya nyata BUMN Hadir Untuk Negeri. Upaya ini kita harapkan bisa meningkatkan motivasi dan semangat anak muda, untuk bisa menjadi mesin pencipta kreativitas dan inovasi dalam berbagai bidang," katanya. 
 
Lebih lanjut Wirawan menjelaskan bahwa  Kelas Kreatif BUMN merupakan program pembekalan wawasan dan keterampilan bagi generasi milenial untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi persaingan global melalui pembelajaran berbasis keterampilan hidup. Dimana ada 30 BUMN yang berpartisipasi menyelenggarakan kegiatan serupa di seluruh Indonesia, dengan total target keseluruhan 6.000 peserta. "ITDC dipercayakan untuk menyelenggarakan Kelas Kreatif di Provinsi Bali," cetusnya. 
 
Kata Wirawan, Kelas Kreatif BUMN sekaligus menjadi bagian dari program tanggungjawab sosial perusahaan kepada masyarakat sekitar, khususnya dengan memberikan edukasi yang komprehensif mengenai peran penting generasi muda dalam komitmen dan spirit 'BUMN Hadir Untuk Negeri'. "Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen ITDC mendukung kesinambungan pembangunan bangsa sebagai agen pembangunan," imbuhnya.
 
Wirawan berharap melalui Kelas Kreatif BUMN, dapat berkontribusi bagi pembekalan generasi milenial menjadi generasi bangsa yang peduli, kreatif, dan inspiratif terhadap pembangunan bangsa, khususnya dalam menghadapi persaingan global. "Hal ini juga sejalan dengan visi dan misi Kementerian BUMN yang mengedepankan peran strategis BUMN sebagai pilar pembangunan bangsa," ujarnya. 
wartawan
Ayu Eka Agustini

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.