Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengolahan Sampah Organik Tong Komposter di Desa Sibang Kaja

Bali Tribune / SAMPAH ORGANIK - Bupati Nyoman Giri Prasta saat mengunjungi sekaligus melihat demo pembuatan pengolahan sampah organik langsung tong komposter di Banjar Sintrig, Desa Sibang Kaja Abiansemal, Senin (6/6).

balitribune.co.id | MangupuraBupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengunjungi dan sekaligus melihat demo pembuatan pengolahan sampah organik langsung tong komposter di kediaman Komang Suryawan bertempat di Banjar Sintrig, Desa Sibang Kaja Abiansemal, Senin (6/6). Turut mendampingi Kadis PMD Badung Komang Budi Argawa, Kabid Pengelolaan Kebersihan dan Limbah B3 DLHK Badung Anak Agung Gede Dalem, Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa dan Perbekel Sibang Kaja.

Ditemui seusai kunjungan Bupati Giri Prasta mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Badung pihaknya memberikan apresiasi dan dukungan terhadap pembuatan pengolahan sampah organik yang dibuat oleh Komang Suryawan ini. Dikatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung sudah berkoordinasi dengan pemenang dari Teknologi Tepat Guna (TTG) terkait dengan komposter tong dan juga sudah didampingi oleh tim teknis yang dalam hal ini DLHK dan Dinas PMD serta Kecamatan dan Perbekel Desa Sibang Kaja. 

Disampaikan setelah melihat demo pengolahan sampah organik tadi tujuannya adalah penyempurnaan karena tong ini ketika dirawat dengan baik maka dia akan tetap utuh. Akan lebih baik jika nanti dibuatkan tong komposter yang bentuknya lurus seperti drum dan dan ketika nanti ada proses pembersihan setiap enam bulan atau setahun ini bisa dilakukan langsung oleh masyarakat, sehingga tepat guna dan manfaat itu betul-betul dirasakan oleh masyarakat.

“Jangan sampai kita berikan tong komposter itu menjadi kendala dan dibuang begitu saja, inilah upaya kami dan meyakini dengan komposer tong ini paling tidak 19% sampah rumah tangga bisa dikurangi dari semua KK yang ada di Badung,” jelasnya.

Lebih lanjut Bupati Giri Prasta menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyiapkan 3 TPST mulai Badung Selatan yang berlokasi di Jimbaran, Badung Tengah berlokasi di Mengwitani dan Badung Utara yang berlokasi di Sangeh. Hal ini merupakan bentuk komitmen Bupati untuk menyelesaikan permasalahan sampah di Kabupaten Badung.

“Kalau ini sudah berjalan dengan baik dan juga kami sudah sampaikan kepada DLHK secara teknis dengan satu catatan jangan sampai melanggar regulasi. Ketika ini disosialisasikan ke masyarakat luas tentunya akan banyak mendatangkan study tiru atau studi komparasi baik dari kabupaten atau provinsi diluar dari Badung ini akan berdampak positif bagi Kabupaten Badung. Untuk itu melalui demo pembuatan pengolahan sampah organik yang dilakukan hari ini di Desa Sibang Kaja diharapkan untuk dapat menyelesaikan sampah rumah tangga mulai dari lingkungan rumah sendiri,” ungkapnya.

Sementara Komang Suryawan di sela-sela demo pembuatan pengolahan sampah organik menyampaikan terimakasih kepada Bupati Badung atas dukungan yang diberikan terkait pembuatan tong dengan kapasitas 165 liter sebagai tempat pengolahan sampahnya. Pembuatan tong komposter ini dibuat sedikit modifikasi serta bahan yang dipakai adalah bahan yang tahan lama sehingga daya tahannya bisa digunakan dalam waktu yang lama.

“Dalam penggunaannya nanti dapat dipilah sesuai sampah organik dan sampah non organik sehingga pengolahan sampahnya dapat dengan mudah dilakukan. Mudah-mudahan dengan kunjungan Bapak Bupati hari ini membuat masyarakat jadi termotivasi dengan tujuan mengurangi sampah rumah tangga,” harapnya. 

wartawan
ANA
Category

Presiden Prabowo Pilih Sapi Bali Asal Baturiti untuk Hewan Kurban Idul Adha 2026

balitribune.co.id I Tabanan -  I Wayan Doni Ardita (36), peternak asal Banjar Anyar, Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, tengah diliputi rasa bangga. Sapi Bali hasil peliharaannya kembali terpilih dan dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Fenomena Satwa Laut Terdampar di Jembrana, Setelah Paus Kini Lumba-Lumba

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini satwa laut yang terdampar mati semakin banyak ditemukan di pesisir Bali barat. Teranyar seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di Pantai Yehsumbul, Mendoyo pada Minggu (17/5/2026). Bangkai satwa laut yang mati akhirnya dikuburkan di pantai di sekitar lokasi penemuan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilaporkan Hilang Usai Pergi ke Ladang, Kakek Yuda Ditemukan di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Sempat menghilang semalaman, I Made Yuda (73) alias Kakek Yuda akhirnya  ditemukan selamat. Lansia asal Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Tegallalang, ini ditemukan terperosok di dasar jurang di aliran Sungai Tukad Petanu,  dan langsung dievakuasi, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Beresiko Tinggi, 50 Pemandu Arung Jeram Bali Ikuti Sertifikasi Kompetensi

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 50 pemandu arung jeram (rafting guide) mengikuti Sertifikasi Kompetensi Kerja Bidang Kepariwisataan  2026 Sabtu-Minggu (16-17/5/2026) di Jalur Sungai Ayung, Ubud. Kualitas pemandu wisata berisiko tinggi  ini diharapkan memiliki ketrampilan dengan standar keselamatan yang ketat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

38 Koperasi Merah Putih di Bali Siap Beroperasi, Ditargetkan Capai 120 Unit pada Juli 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Provinsi Bali mencatat sebanyak 38 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah siap beroperasi di berbagai wilayah Bali. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 120 koperasi hingga akhir Juli 2026. 

Hal itu disampaikan Wayan Koster saat menghadiri Peresmian Operasionalisasi 1.061 KDKMP secara virtual dari KDKMP Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali Soroti Dugaan Jual Beli Izin Sapi, Kresna Budi Minta Sistem Kuota Dihapus

balitribune.co.id I Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, mendesak Pemerintah Provinsi Bali segera mengevaluasi bahkan membekukan sistem kuota pengiriman sapi Bali menyusul adanya dugaan praktik jual beli izin pengiriman sapi oleh oknum tertentu.

Menurut Kresna Budi, praktik tersebut sangat merugikan peternak dan pengusaha kecil karena biaya tambahan yang muncul membuat mereka sulit bersaing dengan pemodal besar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.