Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengrusakan APK Marak, KPU Bali "Mesadu" ke Kapolda

Bali Tribune/ KUNJUNGAN - Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan saat menerima kunjungan Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putra, Selasa (1/12).
Balitribune.co.id | Denpasar - Perobekan baliho atau alat peraga kampanye (APK) pasangan calon (paslon) hingga penolakan rapid test dalam perekrutan petugas KPPS di Desa Songan, Kintamani, Bangli, mewarnai tahapan Pilkada serentak 2020. Hal itu dibeberkan Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan saat menerima kunjungan Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putra, Selasa (1/12). Menurutnya, selama ini banyak terjadi perobekan baliho dan KPU langsung berkoordinasi dengan Kapolres di wilayah yang melaksanakan pilkada untuk memantau alat praga.  
 
"Kami mohon dari Polri dan TNI untuk membantu pengamanan saat penurunan dan penertiban alat praga tanggal 6,7 dan 8 Desember," ungkap I Dewa Agung Gede Lidartawan didampingi Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Bali Anak Agung Raka Nakula. 
 
Sementara terkait perekrutan KPPS di Songan, Bangli, juga masih menemui kendala, yaitu tidak mau menjalani rapid test. "Melalui Pak Kapolda, kami mohon bantuan Babinkamtibmas Desa songan A dan B serta Desa Kedisan agar mensosialisasikan kepada calon KPPS agar mau rapid test," harapnya.  Putu Jayan Danu Putra menyampaikan kedatangannya tersebut untuk membangun kerjasama agar Bali lebih aman dan kondusif dalam pelaksanaan pilkada serentak. Jenderal bintang dua itu siap mendukung dan memback-up seluruh kegiatan KPU. "Kami pastikan membantu KPU Bali dalam pelaksanaan pilkada serentak 9 Desember mendatang," tegasnya. 
wartawan
Bernard MB
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.