Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Peningkatan Ekspor Bali Perlu "Capacity Building"

Putu Astawa
Putu Astawa

BALI TRIBUNE - Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Provinsi Bali, Putu Astawa, Selasa (8/5) di sela kunjungannya ke pasar Kuta 2 dan Pasar Desa Adat Jimbaran bersama Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita memberikan penjelasan terkait kecenderungan ekspor Bali ke beberapa negara.  Menurutnya ada beberapa kendala yang dihadapi pengusaha dalam meningkatkan ekspor, terutama terkait dengan sumber daya manusia. Dimana dalam hal ini ada keterbatasan "capacity building" untuk bisa memasuki pasar ekspor. Disamping  juga persoalan persoalan negara yang jadi tujuan ekspor, selain upaya penetrasi pasar  negara negera yang sudah menjalin kerjasama seperti Amerika, Australia, Singapura, Hongkong, dan lainnya. "Jadi Bali juga perlu perluasan pasar dengan cara mendiversifikasi produk serta memperluas ke negara negara tujuan ekspor lainnya, ini yang mesti dilakukan," ujarnya. Disamping persoalan diatas, saat ini di masing masing negara tersebut  juga memberlakukan atribut atribut prosedur ekspor, dan ini kadang kadang menjadi tantangan. Sehingga menurutnya para pelaku UKM dari awal mesti diajari berorientasi pada produk ekspor, jangan hanya sebatas di dalam negeri saja. Oleh karena itulah kedepan pihaknya kita minta pada pusat untuk lebih intens lagi menyertakan pelaku UKM dalam berbagai pameran di luar negeri. "Ada beberapa negara yang membutuhkan produk produk dari Bali seperti negara di Afrika Selatan yang persyaratannya tidak begitu berat, ini yang mesti digarap kedepannya," imbuhnya seraya berujar masih banyak produk produk  unggulan dari Bali  yang dibutuhkan seperti kerjinan,  garmen, perak yang bisa ditingkatkan nilai ekspornya, bahkan juga produk pertanian dan perkebunan. Dikatakan pejabat yang baru dua bulan menduduki posisinya sebagai Kadis Perdagangan ini, tantangan yang dihadapi  di era digital ini biasanya kejenuhan pasar yang akan cepat terjadi, sehingga perlu adanya inovasi yang kontinyu yang mampu memberikan daya tarik terhadap desain desain yang dijual. "Namun dengan adanya sinergitas daerah dan pusat serta digitalisasi produk, pasar, perijinan, dan dokumen dianggap bisa memudahkan pengusaha melakukan ekspor," sebut Astawa. Dengan dimudahkannya akses ia berharap akan ada peningkatan ekspor dari Bali yang biasanya 2, 2 persen tiap tahunnya menjadi 3 persen. "Peningkatan itu perlu dalam memacu kinerja ekspor kita," tutupnya. 

wartawan
Arief Wibisono
Category

Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Aman, Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta Pimpin Rapat Inflasi

balitribune.co.id | Amlapura - ​Pemerintah Kabupaten Karangasem serius menjaga harga kebutuhan pokok agar tetap stabil. Sekretaris Daerah (Sekda) Karangasem, I Ketut Sedana Merta,  memimpin langsung High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Karangasem Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata Meninjau Baksos Kesehatan di Desa Antiga

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem memperkuat komitmennya dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan Bakti Sosial (Baksos) Kesehatan secara menyeluruh. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 ini dipusatkan di Banjar Dinas Kelod, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, pada Selasa (11/11/2025).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua WHDI Karangasem Ny. Anggreni Pandu Lagosa Hadiri Sosialisasi Peran Strategis di Bidang Publik

balitribune.co.id | Amlapuira - Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Karangasem, Ny. Anggreni Pandu Lagosa, mengajak ibu-ibu di Karangasem untuk meningkatkan perannya. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan sosialisasi yang digelar di Gedung MPP Karangasem pada Senin (10/11/2025) lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hingga Oktober 2025 Bank BPD Bali Catat Kinerja Cemerlang

balitribune.co.id | Denpasar - Bank BPD Bali hingga Bulan Oktober 2025 kembali mencatatkan kinerja cemerlang di seluruh indikator utama, sebuah bukti efektivitas strategi bisnis yang diterapkan dengan pencapaian asset  Rp42,4 triliun, melampaui target yang dipatok sebesar Rp41,10 triliun  atau mencapai 103,13% dan mencatatkan pertumbuhan tahunan (YoY) sebesar 6,60% dibandingkan Oktober 2024 sebesar Rp39,76 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.