Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penjualan PLN Turun Sepuluh - Lima Belas Persen Akibat Virus Corona

Bali Tribune / I Made Arya

balitribune.co.id | Denpasar – Dampak dari adanya virus corona rupanya juga dirasakan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Bali. Sebegitu signifikan impact virus corona, dari data yang disampaikan I Made Arya selaku PLT Manager Komunikasi PLN UID Bali,  terjadi penurunan pemakaian listrik sekitar 10 hingga 15 persen dari bulan Januari ke Februari. Padahal menurutnya, tiap tahun biasanya ada kenaikan lima hingga delapan persen secara kumulatif. 

"Penjualan listrik kita turun untuk sektor industri, baik itu bisnis ataupun pariwisata sebagai akibat merebaknya virus corona," sebutnya di Denpasar (5/3)

Diakui Made sektor hotel, restoran dan kafe (Horeka) dan bisnis memang mendominasi penjualan listrik PLN disamping juga listrik rumah tangga (sosial)," katanya.

Menyiasati kondisi yang ada lantas PLN meluncurkan program "Dilan" atau Diberi Cicilan bagi pelanggan sambung baru dari 450 kwh hingga 900 kwh. 

"Bagi pelanggan yang mengikuti program Dilan, kita bebaskan dari bunga, maksimal 10 kali pembayaran," sebutnya. 

Tujuan diluncurkannya program Dilan bagi pengguna masyarakat menengah ke bawah atau bagi pelanggan yang istilahnya masih "nyantol" listrik dengan tetangganya ataupun bagi rumahtangga yang dalam satu rumah ada beberapa kepala keluarga. 

"Kita sarankan untuk menggunakan Kwh sendiri bagi keluarga yang tinggal satu rumah, tapi terdiri dari beberapa kepala keluarga," imbuhnya, program Dilan akan dlaksanakan sepanjang tahun 2020. 

Made juga sebutkan untuk lebih merangsang pemakaian listrik di rumah-rumah penggilingan padi, PLN juga meluncurkan program "Diselisasi" yang tidak lain agar para pengusaha penggilingan padi yang awalnya menggunakan disel beralih ke listrik. 

"Ternyata setelah kita kalkulasi dengan menggunakan listrik bisa lebih hemat dibandingkan disel," ungkapnya.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berikan Penghargaan Tertib Administrasi, Wabup dan Ketua WHDI Badung Serahkan Akta Kematian

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menunjukkan komitmen pelayanan publik yang responsif dan humanis dengan melayat ke rumah duka almarhum Sang Bagus Nyoman Arka di Jalan Poppies Line II, Gang Ronta, Banjar Pering, Kuta, Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mengenal Tradisi Mbed-Mbedan di Desa Adat Semate Badung, Layaknya Tarik Tambang Tapi Talinya 'Bun Kalot'

balitribune.co.id I Mangupura - Mengawali hari Ngembak Geni atau sehari setelah Hari Raya Nyepi, warga Desa Adat Semate, Kelurahan Abianbase, Kabupaten Badung, Bali, menggelar tradisi Mbed-Mbedan, Jumat (20/3/2026). Tradisi unik yang menyerupai permainan tarik tambang ini diikuti dengan antusias oleh puluhan warga dari berbagai kalangan usia.

Baca Selengkapnya icon click

Pantau Arus Balik, Kapolda Bali Tinjau Pos Pelayanan Masceti

balitribune.co.id I Gianyar - Memastikan kelancaran dan keamanan arus balik pascaperayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 H, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., melakukan peninjauan langsung ke Pos Pelayanan Zebra Masceti, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, pada Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.