Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penuhi Permintaan Produk Pariwisata, 17 Negara Akan Tampilkan Teknologi Pengolahan Makanan & Minuman

Bali Tribune/ INTERFOOD - Konferensi pers Bali Interfood 2019 yang akan menghadirkan teknologi terbaru untuk pengolahan makanan dan minuman di hotel serta restoran
Balitribune.co.id | Denpasar - Bali Interfood 2019 diharapkan menjadi sarana yang bermanfaat bagi pelaku usaha khususnya di bidang pengolahan makanan dan minuman serta pendukung lainnya dalam meningkatkan daya saing produk makanan dan minuman yang merupakan industri paling berpengaruh terhadap pariwisata Indonesia. Tahun ini Bali ditargetkan minimal menyedot kunjungan 8 juta wisatawan mancanegara (wisman). Target 8 juta tersebut merupakan 40% dari target nasional yang membidik 20 juta wisman tahun ini.
 
Guna mendukung target tersebut, diharapkan pameran produk makanan dan minuman serta teknologi pengolahan makanan untuk hotel dan restoran (Bali Interfood 2019) dapat menciptakan inovasi terbaru guna perkembangan produk yang berhubungan dengan pariwisata ini. Serta terjalin hubungan kerja sama yang saling menguntungkan antara peserta pameran baik dari dalam maupun luar negeri. Disamping itu menjadi jembatan antara delegasi penelitian dan pengembangan, produsen, konsumen serta supplier. 
 
Chief Executive Officer PT Kristamedia Pratama/penyelenggara Bali Interfood 2019, Daud D Salim kepada awak media di Denpasar, Senin (23/9) menjelaskan pameran makanan dan minuman kelas internasional ini sudah berlangsung selama empat kali di Pulau Bali. 
 
Bali Interfood yang diselenggarakan selama dua tahun sekali itu diikuti oleh industri pengolahan makanan dan minuman, peralatan hotel dan restoran,  cafe serta melibatkan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). "Jika dilihat produknya, UMKM tidak kalah dengan perusahaan besar. Kami mengajak 25 UMKM yakni dari Bali ada 10 pelaku dan Jawa Timur 15 UMKM," jelasnya. 
 
Produk-produk berkualitas dari para UMKM tersebut saat pameran akan dikenalkan kepada hotel dan restoran sehingga dapat memenuhi kebutuhan industri pariwisata terhadap makanan dan minuman. "Bali Interfood tahun ini selama 3 hari yakni 26-28 September di Bali Nusa Dua Convention Center menargetkan 13 ribu pengunjung," ucap Daud. 
 
Pameran berskala internasional ini menampilkan teknologi dalam bidang pengolahan makanan, minuman seperti kopi, teh, bakery, Horeca, jasa boga, bahan baku, peralatan, penyediaan dan teknologi pengolahan serta pengemasan. "Kali ini dikuti lebih dari 100 peserta dari 17 negara seperti Polandia, Jepang, Singapore, Taiwan, Tiongkok, Italy, Thailand, Amerika Serikat, Korea, Australia, Saudi Arabia, Malaysia, Indonesia, Vietnam, Turki, Pakistan dan Rusia" sebut Daud. 
 
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Bali, Perry Markus mengatakan, banyak hal-hal baru yang menarik serta bisa dilihat dan diterapkan di hotel dan restoran terutama dari sisi teknologi terbaru untuk pengolahan makanan dan minuman. "Kita juga ingin UMKM bisa bersaing di tengah persaingan yang ada dan kita berikan peluang di pameran ini. Hotel-hotel kecil bisa belajar dalam pameran ini. Anak-anak muda juga bisa belajar barista dan membuka cafe-cafe kopi kecil," katanya. (u)
wartawan
Ayu Eka Agustini

OJK Bali Genjot Literasi Keuangan hingga Pelosok, Kinerja IJK Tetap Stabil di 2025

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya memperluas literasi dan inklusi keuangan di Bali bukan sekadar slogan. Sepanjang 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali bergerak agresif menembus sekolah, universitas, desa-desa, hingga banjar-banjar untuk memastikan layanan keuangan makin mudah dipahami dan diakses masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Puspa Negara Apresiasi Langkah Bupati Badung Naikkan Dana Ogoh-Ogoh Jadi Rp40 Juta Buat Sekaa Teruna

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Badung memberikan apresiasi atas kebijakan Bupati Badung meningkatkan bantuan dana kreativitas ogoh-ogoh untuk sekaa teruna/yowana dari sebelumnya Rp25 juta menjadi Rp 40 juta pada tahun 2026.

Menurut Gerindra Badung peningkatan jumlah bantuan ini sejalan dengan visi memperkuat peran pemuda sebagai pewaris budaya, pengembang kreativitas, serta penjaga kearifan lokal di Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

ALFI Bali Dukung Kebijakan Zero ODOL, Siap Kawal Uji Coba Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah pusat berencana memulai uji coba pelarangan Over Dimension Over Load (ODOL) pada 2026 sebelum diberlakukan mandatory pada 2027. Kebijakan ini mendapat dukungan penuh dari Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Bali yang menilai program zero ODOL sebagai langkah strategis untuk memperbaiki ekosistem transportasi logistik nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Suwung Tutup Total, Walikota dan Bupati Diminta Siap

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung diminta setop membuang sampah ke Suwung Denpasar. Kedua kepala daerah agar segera mengoptimalkan Tebe modern, 

Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), mesin pencacah dan dekomposer dan pengelolaan sampah berbasis sumber.

Baca Selengkapnya icon click

Tingkatkan Upaya Pengumpulan Botol Bekas Pakai Melalui Recycle Me 2025

balitribune.co.id | Mangupura - Program daur ulang botol plastik PET di tahun 2025 atau Recycle Me cakupannya diperluas melalui kemitraan dengan Yayasan Mahija Parahita Nusantara dan BenihBaik.com. Kolaborasi ini memberikan dukungan penting bagi para pahlawan daur ulang (pemulung), termasuk program pengembangan keterampilan serta pelatihan pengelolaan sampah organik berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.