Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penurunan Angka Stunting Bukan Hanya Perkara Mengurus Bayi

Bali Tribune/ STUNTING - Penangaan stunting tidak hanya perkara mengurus kesehatan bayi setelah kelahiran, namun kesehatan ibu juga harus diperhatikan.


balitribune.co.id | Negara - Tingginya kasus stunting menjadi salah satu persoalan dalam mewujudkan keluarga berkualitas. Tahun 2024 ditargetkan prevalensi stunting menurun. Upaya penurunan stunting pun tidak hanya terbatas pada penanganan masalah kesehatan bayi setelah lahir.

Berbagai upaya kini terus dilakukan untuk mewujudkan keluarga berkualitas. Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, I Made Arnawa Sosialisasi Penguatan Program Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Menuju Indonesia Emas 2045, Rabu (28/8), mengatakan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi menjadi salah satu upaya sensitif dalam percepatan penurunan stunting di Indonesia.

Dikatakannya, penurunan angka stunting merupakan salah satu target strategis nasional. Ia menyebut tahun 2024 ini penurunan prevalensi stunting secara nasional ditargetkan bisa mencapai angka 14 persen. “Pengutanan program KB dan Kesehatan reproduksi merupakan salah satu upaya upaya spesifik dan sensitif penurunan stunting, menyongsong Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyatakan dukungan penuh terkait program-program BKKBN. Terlebih menurutnya tidak ada wilayah yang akan maju tanpa peningkatan kualitas sumber daya manusianya. Salah satu aspek peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah harus menurunkan prevalensi stunting. Menurutnya kasus yang masih kerap terjadi adalah perkawinan usia dini.

Menurutnya, untuk penanganan stunting diperlukan tindakan terintegrasi yang dilakukan semua pihak secara menyeluruh, "Stunting tidak hanya perkara mengurus kesehatan bayi setelah bayi lahir. Namun harus diperhatikan dari kesehatan ibu bahkan sebelum mengandung. Perlu kerja keras dan dukungan banyak pihak untuk membesarkan anak-anak generasi penerus yang sehat dan cerdas,” ungkapnya.

Saat ini kesadaran masyarakat untuk mengikuti program KB sudah semakin meningkat. Menurutnya kegiatan Semarak Pelayanan Terpadu (Sepadu) KB merupakan terobosan yang sangat baik dalam mendekatkan intervensi langsung kepada sasaran. Ia menyebut kegiatan ini efektif karena sehari setelah diberikan sosialisasi, masyarakat akan langsung diberikan pelayanan KB secara gratis.

Ia menegaskan, program KB ini memang harus didukung oleh semua pihak agar masyarakat di Jembrana semakin sejahtera, anak-anak tumbuh sehat serta mencegah terjadinya stunting. "Harapan saya, semakin banyak pasangan yang sadar dan paham akan pentingnya merencanakan sebuah keluarga, tidak hanya kuantitas tetapi bagaimana membangun keluarga yang berkualitas," tandasnya.

wartawan
PAM
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Presiden Prabowo Pilih Sapi Bali Asal Baturiti untuk Hewan Kurban Idul Adha 2026

balitribune.co.id I Tabanan -  I Wayan Doni Ardita (36), peternak asal Banjar Anyar, Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, tengah diliputi rasa bangga. Sapi Bali hasil peliharaannya kembali terpilih dan dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Fenomena Satwa Laut Terdampar di Jembrana, Setelah Paus Kini Lumba-Lumba

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini satwa laut yang terdampar mati semakin banyak ditemukan di pesisir Bali barat. Teranyar seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di Pantai Yehsumbul, Mendoyo pada Minggu (17/5/2026). Bangkai satwa laut yang mati akhirnya dikuburkan di pantai di sekitar lokasi penemuan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilaporkan Hilang Usai Pergi ke Ladang, Kakek Yuda Ditemukan di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Sempat menghilang semalaman, I Made Yuda (73) alias Kakek Yuda akhirnya  ditemukan selamat. Lansia asal Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Tegallalang, ini ditemukan terperosok di dasar jurang di aliran Sungai Tukad Petanu,  dan langsung dievakuasi, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Beresiko Tinggi, 50 Pemandu Arung Jeram Bali Ikuti Sertifikasi Kompetensi

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 50 pemandu arung jeram (rafting guide) mengikuti Sertifikasi Kompetensi Kerja Bidang Kepariwisataan  2026 Sabtu-Minggu (16-17/5/2026) di Jalur Sungai Ayung, Ubud. Kualitas pemandu wisata berisiko tinggi  ini diharapkan memiliki ketrampilan dengan standar keselamatan yang ketat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.