Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penyengker Pura Luhur Tanah Lot Ambrol

tanah lot
Penyengker Pura Luhur Tanah Lot yang ambrol diterjang ombak.

Tabanan, Bali Tribune

Tingginya gelombang yang menerjang DTW Tanah Lot, ternyata tidak mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan ke DTW Tanah Lot, Tabanan. Namun akibat gelombang tinggi ini membuat tembok penyengker Pura Penataran Luhur Tanah Lot ambrol sepanjang 3 meter.

Hal tersebut diungkapkan Manajer DTW Tanah Lot, Ketut Toya Adnyana, Jumat (10/6). Menurut dia, akibat gelombang tinggi beberapa hari ini telah merusak tembok penyengker Pura Luhur Tanah Lot. Selain itu juga jalan setapak dari beton yang berada di sebelah pengayatan Pura Tanah Lot juga rusak sepanjang 1,5 meter.

Menurutnya, gelombang tinggi sekarang ini merupakan gelombang yang paling tinggi yang pernah dilihatnya sampai merusak bangunan pura. "Setiap tahun biasa ada gelombang tinggi, namun yang kemarin itu gelombang yang terbesar yang pernah saya lihat. Akibatnya ada kerusakan di Pura Luhur, penyengker roboh sekitar 3 meter," ungkapnya.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pihak DTW Tanah Lot menyiagakan sebanyak 14 penjaga pantai atau balawista untuk mengawasi para wisatawan yang berkunjung ke DTW Tanah Lot. Selain itu para pengunjung diberikan batas, para pengunjung tidak diperbolehkan masuk ke tebing di pinggir pantai, yang merupakan daerah rawan diterjang ombak. "Kita tidak izinkan wisatawan ke tebing pantai, kita pasangi tali pembatas dan seluruh pengunjung tidak boleh masuk," ujarnya.

Meski gelombang tinggi, Toya Adnyana mengaku tidak mempengaruhui jumlah kunjungan wisatawan ke Tanah Lot. Jumlahnya masih normal antara 7-8 ribu per hari. Untuk informasi gelombang pihak pengelola tetap berkoordinasi dengan BMKG. Selain itu juga untuk pengawasan selain menurunkan sekitar 14 balawista untuk menjaga para wisatawan, para guide atau pengantar juga diimbau agar tetap menjaga tamunya untuk mematuhi aturan yang ada demi keselamatan.

Untuk perbaikan penyengker pura yang rusak, pihak pengelola DTW Tanah Lot akan segera memperbaikinya, namun menunggu gelombang normal kembali seperti biasa.

wartawan
Arta Jingga
Category

Wujud Transparansi, Kelurahan Penarukan Mulai Lakukan Penempelan Stiker di Rumah Penerima Bantuan Pemerintah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kelurahan Penarukan bersama Dinas Sosial Kabupaten Buleleng secara simbolis memulai penempelan stiker di rumah penerima bantuan pemerintah di Lingkungan Jarat, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng, Jumat (22/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Modus Catut Nama Kapolres Buleleng, Sasar Anggota DPRD

balitribune.co.id | Singaraja - Kasus dugaan penipuan dengan mencatut nama dan foto Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, menyasar sejumlah anggota DPRD Buleleng. Pelaku menggunakan nomor WhatsApp palsu dan menghubungi para anggota dewan untuk meminta sejumlah uang.

Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, membenarkan bahwa dirinya sempat dihubungi oleh nomor yang mengatasnamakan Kapolres tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pelajar di Daerah Bisa Naik Kelas Lewat TEFA Astra Honda

balitribune.co.id | Pekanbaru – Ratusan pelajar area rural provinsi Riau siap terjun ke dunia kerja berkat pengasahan keterampilan di Pos AHASS Teaching Factory (TEFA) di SMK Negeri 3 Mandau yang diresmikan PT Astra Honda Motor (AHM) dan Main Dealer Capella Dinamik Nusantara Riau, Kamis (21/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ride to Telomoyo Bikers dan Srikandi R25 Bali Jelajah Negeri di Atas Awan

balitribune.co.id | Denpasar - Rindu akan petualangan panjang dan kebersamaan di atas aspal, Komunitas Motor Yamaha R25 Club Bali mengadakan touring jauh menuju Gunung Telomoyo. Tempat wisata alam terkenal dengan pemandangan bak negeri di atas awan berlokasi wilayah perbatasan antara Kabupaten Semarang dan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pesta Miras Perantau NTT Berujung Maut : Satu Tewas, Satu Kritis

balitribune.co.id I Denpasar - Pesta minuman keras (miras) kelompok perantau asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di dua lokasi berbeda di Bali berujung maut, Rabu (20/5/2026) malam. Akibat insiden tersebut, seorang pemuda tewas ditikam di Badung, sementara satu korban lainnya kritis di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.