Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Peraih Medali PON Jabar belum Tentu Huni Pelatda

Nyoman Yamadhiputra
Nyoman Yamadhiputra

BALI TRIBUNE - Para atlet peraih medali di PON XIX/2016 Jawa Barat yang sebelumnya menghuni pelatda Bali, tak dijamin bakal masuk kembali ke program unggulan KONI Bali itu ketika dilakukan evaluasi untuk penghuni pelatda berikutnya, yakni tahun ini.


Menurut Binpres KONI Bali, Nyoman Yamadhiputra, paling utama penghuni pelatda berdasarkan evaluasi yang dilakukan KONI Bali nantinya, bakal dilihat perkembangannya, terutama dengan perkembangan positifnya di kejuaraan nasional (kejurnas) tahun ini, atau juga kejurnas tahun lalu yang beberapa belum dievaluasi.

“Ada empat kriteria yang kami lihat untuk penghuni pelatda Bali sekarang ini yang berjumlah 47 atlet. Kriteria itulah nantinya bakal menentukan atlet pelatda sekarang ini, bakal bertahan atau degradasi. Pastinya masih tetap menggunakan sistem promosi dan degradasi,” tutur

Yamadhiputra, Senin (7/5).

Empat kriteria yang dibentukkan dalam empat komponen dimaksudkannya yakni, komponen fisik dalam bentuk tes fisik dan dilihat kebugaran dan perkembangan fisik atlet pelatda selama ini. Kedua komponen teknik, yakni dilihat perkembangan prestasinya khususnya di event-event nasional atau mungkin ada atlet yang berlaga di level internasional.

“Komponen ketiga tak lain yakni taktik. Komponen itu kami menggunakan cara sport intelijen dengan melihat dan mengaasi perkembangan atlet-atlet lawan Bali di kejurnas atau even lainnya. Terakhir yakni komponen mental sebagai juara. Satu lagi faktor yang tak kalah pentingnya yakni atlet yang memiliki potensi meraih medali di PON XX/2020 di Papua,” terang pria yang juga Ketua Umum Pengprov FOPI Bali itu.

Nantinya versi Yamadhiputra, para atlet pelatda bakal dilakukan pendampingan melekat. Dengan demikian para atlet akan terus bisa dipantau, dari empat komponen tersebut. Hal itu merupakan bagian dari persiapan Bali menatap PON Papua mendatang.nom

wartawan
habit
Category

Lindungi Biota Laut, PLTGU Pemaron Lakukan Peremajaan Jaringan Pipa Bawah Laut

balitribune.co.id | Singaraja – PT PLN Indonesia Power (PLN IP) saat ini tengah mengerjakan proyek perbaikan jaringan di terminal khusus (tersus) lepas pantai kawasan perairan Lovina. Sejumlah proyek itu diantaranya pekerjaan perbaikan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), Mooring Buoy dan pemasangan pipa Bahan Bakar Minyak (BBM) bawah laut. 

Baca Selengkapnya icon click

Banyak Kera Nakal, Pengelola Obyek Wisata Uluwatu dan Sangeh Minta Pemerintah Cek Rabies Secara Berkala

balitribune.co.id | Mangupura - Pengelola obyek wisata Uluwatu di Pecatu, Kuta Selatan dan obyek wisata Sangeh di Abiansemal, Badung, mendorong pemerintah daerah setempat melakukan pengecekan rabies secara berkala.

Pasalnya, kedua obyek wisata ini "menjual" hewan kera sebagai daya tarik utama. Sementara itu kera masuk hewan penular rabies (HPR) seperti anjing dan kucing. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

48 Negara Bahas Penanggulangan Narkoba dan "Social Recovery" di Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Indonesia melalui Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menjadi tuan rumah dan berkolaborasi dengan International Society of Substance Use Professionals (ISSUP) menggelar ISSUP Regional Conference 2025 di Discovery Kartika Plaza Hotel Kuta. Pertemuan digelar selama 5 hari mulai pada Senin (15/9/2025) hingga hingga Jumat (19/9/2025). Kegiatan bergengsi yang diikuti oleh 505 peserta dari 48 negara.

Baca Selengkapnya icon click

Kandungan Narkoba pada Vape, BNN RI: Hasil Penyelidikan Segera Diumumkan

balitribune | Kuta - Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Komjen Pol Suyudi Ario Seto saat ditemui di Kuta Bali, Rabu (17/9) mengatakan, penyelidikan laboratorium kandungan narkoba yang ada pada rokok elektrik atau Vape hingga saat ini terus berlanjut. Hal ini dilakukan karena adanya indikasi kandungan narkoba terhadap Vape.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Banjir Bali: Panggung Drama Apatisme dan Kegagalan Tata Kelola Lingkungan yang Harusnya Sudah Lama Diakhiri

balitribune.co.id | Bali tak lagi hanya dilanda gelombang wisatawan, tetapi juga oleh gelombang air hujan ekstrem, meluas ke jalan raya, permukiman, bahkan kawasan pariwisata yang tak pernah diduga sebelumnya akan luluh oleh banjir. Dalam fenomena ini, bukan hanya air yang turun dari langit tetapi juga kritik publik yang menggelegar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.