Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perbekel Keramas Gandeng JFF Periksa Kesehatan Mata Anak

Bali Tribune/ PEMERIKSAAN – Pelaksanaan pemeriksaan mata anak-anak, pemberian kacamata dan operasi katarak di Desa Keramas
balitribune.co.id | Gianyar - Mengoptimalkan serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat mulai dari lapisan terbawah serta memudahkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khusus dari kalangan anak-anak, Pemerintahan Desa Keramas bersinergi dengan The John Fawcett Foundation (JFF), di SDN 5 Keramas, Senin (3/6), ratusan anak-anak di desa setempat menjalani pemeriksaan mata, lanjut pemberian kacamata gratis dan operasi katarak akan dilaksanakan, Selasa (4/6) hari ini.
 
Kehadiran relawan The John Fawcett Foundation (JFF) dengan membagi-bagikan boneka, langsung memikat perhatian kepada anak siswa SD se-Desa Keramas. Padahal, sebelumnya anak-anak ini sempat was-was, karena hari itu kedatangan relawan yang sebagian besar berkewarganegaraan Australia ini adalah untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan mata anak-anak dan edukasinya. Syukurnya, cara perkenalan para relawan yang sudah berpengalaman mendekatai anak-anak ini dengan cepat mecairkan suasana menjadi adaptif.  Bahkan sebagian relawan  sengaja mengajak anaknya dan langusng berbaur dengan anak-anak desa setempat.
 
Diawali dengan edukasi tentang pentingya  merawat  dan menjaga mata agar tetap sehat, satu persatu anak didekati petugas, ditanya seputar keluhan indera penglihatannya. Selanjutnya, anak-anak disuruh melihat huruf-huruf yang ditempel di dinding ruang pemeriksaan. Jika dipandang perlu menggunakan kacamata, anak-anak ini langsung diberikan kacamata sesuai kebutuhannya. Jika ada pasien yang perlu penanganan segera seperti katarak, langsung diarahkan ke bagian pre operasi. Di sana pasien diperiksa lebih lanjut kondisi kesehatannya mulai dari tensi hingga cek darah.  “Dalam kegiatan ini,  kami dari Pemerintah Desa Keramas, menarget  200 anak-anak siswa SD mendapatkan pelayanan  pemeriksaan mata dan 10-20 orang untuk operasi katarak. Dari target tersebut sebanyak 190 anak yang memeriksakan mata termasuk  juga yang mendapat penangan operasi katarak,” ungkap Perbekel Keramas I Gusti Putu Sarjana. 
 
Dalam bakti sosial ini, Sarjana mengaku memang sengaja menggandeng JFF karena sangat serius membantu masyarakat dalam hal kesehatan khususnya kesehatan  mata dan operasi katarak.  Terlebih, respon positif dari JFF yang berencana rutin menghadakan kunjungan dan bhkati sosial di Desa Keramas guna membantu dan mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya dalam bidang Kesehatan. “Selain menjadi sarana bagi anak-anak kami untuk  mendapatkan pelayanan kesehatan, bahkati sosial juga menjadi wadah edukasi untuk menjaga pola hidup sehat, khususnya kesehatan mata  bagi masyarakat,” bangga Sarjana.
 
Lanjutnya, di era modern ini, kebutuhan terhadap  gadget adaah slah satu potensi yang dapat merusak kesehatan mata. Kurangnya informasi tentang penggunaan gadget, dipastikan berdampak buruk pada kesehatan mata. Karena itu, dampak buruk dari  gadget bagi kesehatan mata, juga patut dipahami anak-anak.  
 
Pihak juga berharap, para orang tua senantiasa mendampingi anaknya. Karena mata yang sehat akan membuat anak dapat melihat dengan baik dan mendukung pertumbuhannya. “Mata adalah indera utama anak untuk mengeksplor semua yang dilihat dan belajar akan hal baru. Sayangnya dengan terpapar layar gadget hampir setiap hari kii menjadi ancaman. Karena itu orangtua juga harus aktif  menjaga dan melakukan tindakan untuk menjaga kesehatan mata anaknya,” tandasnya. uni
wartawan
Redaksi
Category

Vihara Empu Astapaka Jembrana, 50 Tahun Menjaga Toleransi dan Kerukunan

balitribune.co.id I Negara - Vihara Empu Astapaka pada Minggu (7/6/2026) telah berusia 50 tahun. Tempat ibadah yang ada di ujung barat pulau Bali ini dinilai telah menjadi pilar penting terjaganya kerukunan umat beragama di Jembrana. Keberadaannya menunjukkan kematangan, keteguhan, dan keberlanjutan dalam melayani umat serta masyarakat

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Bersaudari Eksistensikan Balinese Fire Dance

balitribune.co.id I Gianyar - Kreativitas anak muda Bali kembali melahirkan inovasi di bidang seni pertunjukan. Tiga bersaudari asal Gianyar berhasil mengembangkan Balinese Fire Dance, sebuah pertunjukan yang memadukan keindahan tari tradisional Bali dengan atraksi api tanpa meninggalkan pakem budaya yang diwariskan leluhur.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Terima LHP LKPD TA 2025 dari BPK RI, Kabupaten Badung Sukses Pertahankan Opini WTP Ke-12

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menghadiri acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2025. Prosesi penyerahan ini berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali Ke-39 di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi Bali, Renon, Senin (8/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Perdana di Bali Utara, Polres Buleleng Gagalkan Peredaran Kokain di Desa Tajun

balitribune.co.id | Singaraja – Peredaran narkotika di Kabupaten Buleleng memasuki babak yang mengkhawatirkan. Untuk pertama kalinya, jajaran Polres Buleleng berhasil mengungkap kasus narkotika jenis kokain yang diduga akan diedarkan di wilayah Bali Utara. Hanya saja, narkotika jenis kokain tersebut belum sempat diedarkan setelah Sat Narkoba Polres Buleleng terlebih dahulu menangkap pemiliknya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Ungkap Sindikat Peredaran Uang Palsu dan Penyalahgunaan Gas Subsidi di Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Kepolisian Resor (Polres) Buleleng berhasil mengungkap dua kasus kriminal yang meresahkan masyarakat, yakni praktik pengoplosan LPG bersubsidi dan peredaran uang palsu. Kedua kasus ini diungkap melalui operasi terpisah oleh Satreskrim Polres Buleleng dan Polsek Sawan.

Baca Selengkapnya icon click

Misteri Pencurian di Desa Bunutin: Emas Puluhan Gram Raib, Uang Rp 50 Juta Dibiarkan

balitribune.co.id | bangli – Nasib nahas menimpa Made Agus Wiguna. Pria asal Banjar Selati, Desa Bunutin, Bangli ini harus kehilangan perhiasan emas yang disimpan di dalam lemari kamar rumahnya. Total emas yang raib berupa cincin, gelang, dan kalung dengan berat keseluruhan mencapai sekitar 23 gram. Kasus pencurian ini telah dilaporkan secara resmi ke Polres Bangli.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.