Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Percantik Pepohonan Kota, Bupati Mahayastra Gandeng ahli Pangkas PBBI

Bali Tribune / PANGKAS - PBBI menata/ pangkas pohon perindang untuk menambah keasrian di areal Pasar Umum Gianyar.
balitribune.co.id | Gianyar - Keberadaan pepohonan  perindang di wilayah Kota Gianyar, kini terus  dibenahi. Kali ini,  Perkumpulan Penggemar  Bonsai Indonesia ( PBBI) Gianyar dilibatkan untuk memastikan aspek estetika dan  antisipasi ranting atauoun pohon tumbang. Bupati Gianyar, I Made Mahayastra pun memantau langsung para ahli pangkas PBBI ini,  saat menata pohon perindang di Kawasan Pasar Umum Gianyar, Minggu ( 3/10). 
 
Berbeda demgan cara pemangkasan sebelumnya, yang hanya mengandalkan petugas pertamanan. Bupati Gianyar rupanya tidak rela jika pohon perindang di wilayah kota Gianyar dipangkas tanpa mempertimbangkan estetikanya. Karena itu, penghobi bonsai yang sudah berulangkali bersinergi dengan Pemkab Gianyar,  kini dilibatkan dalam proses pemangkasan pohon perindang.  "Kami memang sengaja melibatkan  teman-taman dari PBI, agara phon-pohon ini terhindar dari kerawanan tumbang atau lpaah ranting, namun tetap kelihatan asri dan nyaman," ungkap bupati yang pecinta pohon ini. 
 
Disebutkan, Keberadaan pohon peneduh ini sangat penting.  Karena  memiliki multi manfaat secara estetika, sosial, dan ekologis. "Pemangkasan tidak bisa dilakukan sembarangan, karena juga harus memperhatikan estetika sekaligus keamanan  bagi masyarakat,” jelasnya. 
 
Ketua PPBI Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, menyebutkan pihaknya wajib ikut berperan aktif untuk mendukung Pemkab Gianyar, dalam hal ini merawat pepohonan di tempat publik. Terlebih,  Bapak Bupati selalu mensuport segala bentuk kegiatan PPBI." Jadi disini PPBI wajib ikut berperan aktif dengan ambil bagian merawat dan manata pohon perindang untuk mempercantik kota seperri pasar, taman-taman dan juga alun-alun," terang kolektor muda bonsai yang akrab disapa Gusti Bem ini. 
 
Dalam pemangkasan atau penataan pohon ini, pihaknya memangkas pohon peneduh dengan beberpa aspek pertimbanan. Diantaranya keamanan, pemangkasan diprioritaskan pada  percabangan yang lemah yang berpotensi   membahayakan properti dan jiwa jika terjadi angin dan hujan. Selain itu memperhatikan kesehatan pohon. Karena mahkota yang terlalu rapat menimbulkan tumbuhnya jamur, penyakit dan serangga yang tidak diharapkan. Dan tak boleh diabaokan adalah aspek Estetika. "Bentuk yang lebih cantik dan sempurna, tentunya akan menambah kesan asri dan untuk jenis pohon tertentu pemangkasan yang tepat juga bisa memicu pertumbuhan bunga," paparnya. 
 
Lanjutnya, pohon peneduh  ini memiliki banyak fungsi, diantaranya adalah sebagai control visual,  mendinginkan suhu udara dan mengurangi kelembaban. Demikian juga sabagai perlindungan dari terik matahari, menyimpan air serta menjadi   habitat alami bagi burung perkotaan. 
 
Untuk itu dibutuhkan kepedulian bersama antara pemerintah, masyarakat dan swasta dalam menjaga dan memelihara pohon-pohon yang ada. "Lingkungan yang bersih, hijau dan asri tentu saja menjadi dambaan semua orang, dan hanya akan terwujud jika kita bersama-sama melestarikan dan menjaganya agar Giabyar tetap nyaman dan Aman," pungkasnya.
wartawan
ATA
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.