Percepat Kepemilikan KTP Elektronik, Disdukcapil Denpasar "Jemput Bola" di SMA/SMK | Bali Tribune
Bali Tribune, Senin 30 November 2020
Diposting : 4 February 2020 03:58
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
Bali Tribune/ Rekam KTP - Suasana perekaman e-KTP di SMA Santo Yoseph Denpasar, Senin, (3/2).
balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DisdukCapil) Kota Denpasar kini sedang menggencarkan perekaman KTP elektronik bagi warga kota yang belum memiliki kartu tanda penduduk. 
 
Salah satu terobosannya adalah dengan sistem jemput bola dengan menyasar siswa SMA/SMK di Denpasar.“Siswa SMA/SMK yang telah mencapai umur 17 tahun kami upayakan dengan pelayanan jemput bola,” kata Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Artabrata saat melaksanakan perekaman e-KTP di SMA Santo Yoseph pada Senin, (3/2).
 
Dikatakan,  untuk tahun ini pihaknya menyasar kurang lebih 32 sekolah SMA/SMK di Kota Denpasar. Menurutnya jumlah warga yang belum melakukan perekaman sudah semakin menurun. Kendati masih ada yang belum melakukan perekaman yang jumlahnya fluktuatif karena adanya penambahan penduduk yang umurnya beranjak 17 tahun keatas.
 
"Maka dari itu kami mengupayakan jemput bola khusus untuk anak SMA agar siswa yang telah cukup umur dapat memiliki e-KTP sebagai salah satu syarat untuk memenuhi administrasi kependudukan ," ujarnya.
 
Dewa Juli mengatakan komitmen Pemerintah Kota Denpasar melalui Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota, IGN Jaya Negara untuk memaksimalkan pelayanan publik di Kota Denpasar terus ditingkatkan. Selain menyasar sekolah-sekolah SMA pihaknya juga mengupayakan perekaman pada desa/kelurahan di seluruh kecamatan di Kota Denpasar. Selain itu, program jemput bola juga dilaksanakan di tempat-tempat keramaian atau event-event tertentu.
 
“Hal ini kami laksanakan guna memberi pelayanan yang prima kepada masyarakat di dalam melengkapi segala kebutuhan administrasi kependudukan,” ujarnya.
 
Peran serta warga juga sangat diharapkan untuk melancarkan perekaman. Sedangkan untuk persediaan blangko e-KTP dijamin telah mencukupi karena telah dianggarkan melalui dana hibah sesuai dengan Permendagri 99 Tahun 2019.
 
"Kami terus berupaya agar seluruh masyarakat Denpasar bisa melakukan perekaman. Sebab, e-KTP merupakan syarat yang harus dimiliki masyarakat. Saat ini persediaan blangko e-KTP sebanyak 77.000 dan tambahan dari Kementerian diharapkan dapat memenuhi kekurangan blangko," jelasnya.
 
Dalam perekaman yang dilaksanakan di SMA Santo Yoseph terdapat sebanyak 36 siswa yang telah cukup umur dan melaksanakan perekaman.