Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perekonomian Desa Penyangga Terhenti Akibat Covid-19, Bandara Ngurah Rai Serahkan 400 Paket Sembako

Bali Tribune / PAKET SEMBAKO - Penyerahan bantuan sembako dari Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai kepada desa adat penyangga
balitribune.co.id | Kuta PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai menyerahan bantuan program bina lingkungan berupa 400 paket sembako kepada 3 desa adat penyangga di Kuta, Badung, Jumat (15/5). Bantuan tersebut sebagai peran perusahaan BUMN dalam menanggulangi penyebaran virus Corona (Covid-19). 
 
Desa adat penyangga yang menerima bantuan paket sembako diantaranya Desa Adat Tuban 100 paket, Desa Adat Kuta 200 paket dan Desa Adat Kelan 100 paket. Setiap paket terdiri dari beras 5 Kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir 1 Kg, sabun cuci tangan 200 Ml dan masker 10 picis. 
 
Ketua Satgas Gotong-Royong Pencegahan Covid-19 Berbasis Desa Adat di Desa Adat Tuban, Nyoman Jiwa mengakui bahwa saat ini bantuan paket sembako sangat diperlukan warga yang kehilangan mata pencaharian akibat penyebaran Covid-19 di Bali. 
 
Pasalnya, sejak wabah ini menyebar di Pulau Dewata, warga Desa Adat Tuban yang sebagian besar bergelut di industri pariwisata tidak dapat melalukan kegiatan usahanya. "Sehingga perekonomian di desa adat ini tidak berjalan. Warga sebagian besar tidak memiliki penghasilan sejak adanya imbauan social distancing," ungkapnya. 
 
Dia berharap dengan bantuan sembako tersebut dapat bermanfaat bagi warga Desa Adat Tuban yang hampir semuanya merasakan dampak Covid-19. "Semoga kasus ini cepat berlalu, jika berlangsung maka kami akan tetap membuka tangan untuk perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah kami untuk bisa membantu warga kami," kata Jiwa. 
 
Sebagai upaya memutus penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut, pihak desa adat telah memberlakukan jam malam dengan menutup akses gang atau jalan-jalan kecil di Desa Adat Tuban mulai dari pukul 9 malam hingga 6 pagi sejak 6 Mei 2020. "Edukasi masker juga kita lakukan dan melakukan penutupan jalan desa, bukan jalan umum, dan gang-gang desa kita tutup," ungkapnya.
 
Pihak desa adat juga memberikan sanksi 5 Kg beras kepada masyarakat yang melanggar jam malam dan tidak menggunakan masker. "Itulah upaya kami dalam memutus penyebaran Covid-19," ucapnya. 
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Dukung Pengembangan Usaha Pemindangan Ikan Melalui Penyaluran KUR di Bali dan Nusa Tenggara

balitribune.co.id | Semarapura - Wayan Suitari yang merupakan salah seorang perajin ikan pindang di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba Kabupaten Klungkung meningkatkan usahanya dengan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia yang sudah selama puluhan tahun bergelut di dunia pemindangan ikan, mendapat dukungan dana dari perbankan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.