Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perguruan Tinggi Wajib Lakukan Perubahan Metode Pendidikan, Hadapi Digitalisasi dan Revolusi Industri 4.0

Bali Tribune/ Rektor Universitas Undiknas Dr. Nyoman Sri Subawa,S.T.,S.Sos.,MM (kanan).

Bali Tribune, Denpasar -  Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas University) yang merupakan perguruan tinggi swasta terbaik di Bali tahun ini menginjak usia emas yakni lima puluh tahun. Sebulan setelahnya, tepatnya Selasa 12 Maret 2019 perguruan tinggi yang berorientasi pada digitalisasi searah dengan tuntutan Revolusi Industri 4’0 tersebut melaksanakan acara pelantikan rektor di Auditorium Dwitunggal kampus Undiknas Denpasar. Dr. Nyoman Sri Subawa,S.T.,S.Sos.,MM merupakan rektor terpilih yang akan menahkodai Undiknas University, kampus yang dikenal sebagai kampus millineal.  Pelantikan rektor baru Undiknas University diharapkan mampu membawa Undiknas University semakin sukses kedepannya tidak hanya dikancah Nasional namun juga Internasional. Dalam sambutannya Rektor Subawa menyampaikan, memasuki era revolusi industry 4.0 dan perkembangan teknologi yang semakin pesat yang dicirikan oleh digital economy, artificial intelligence, big data, JD Printing, dan robotic serta lainnya maka perguruan tinggi berkewajiban melakukan perubahan metode dalam pendidikan dan pengajaran sehingga menghasilkan lulusan yang berkualitas dan mampu bersaing secara global. "Kondisi revolusi industri 4.0, menuntut kita untuk selalu adaptif dan mengimplernentasikan kebijakan yang selaras dengan fenornena discruptive innovation," ujar Subawa.  Ia juga mengingatkan, perguruan tinggi dan seluruh civitas akademika dituntut untuk berubah baik tenaga pengajar, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, untuk selalu meningkatkan kapasitas dan kompetensi di bidangnya. Untuk itu, perguruan tinggi membutuhkan dosen yang berkualitas yang memenuhi kualifikasi dan kompetensi, yakni educational competence, research competence, dan kompetensi lainnya. Lebih lanjut peningkatan terhadap kualitas sumber daya manusia, juga didukung dengan perubahan kurikulum dan inovasi pengajaran sebagai bagian penguatan pembelajaran. Penguatan kurikulum bidang studi yang dimiliki perguruan tinggi lebih dinamis dan adaptif seperti menyusun kebijakan, rancangan hukum dalam implementasi 4.0, menemukan proses dan model bisnis baru akibat penerapan revolusi industri 4.0, melakukan rekayasa layanan terdigitalisasi (smart product), mentransformasi terhadap sumber daya manusia, pertukaran informasi dan data yang cepat dan real time, serta upaya untuk efisiensi sumber daya akibat implementasi revolusi industri 4.0. "Selain kurikulum, model pembelajaran juga diselaraskan dengan perkembangan kekinian. Prediksi 5 sampai 15 tahun kedepan, Model pembelajaran secara online, tren online learning, e-learning, atau hybrid learning, semarak dilakukan dan mengurangiface to face learning model," tukasnya.  Hal ini seyogianya  respon terhadap perubahan ini, melek terhadap teknologi, dan literasi data, menggunakan data untuk menentukan langkah dan strategi yg diambil. Kemudian dalam kajian penelitianpun mengalami transformasi. Penelitian lebih kepada menemukan solusi dari masalah yang dihadapi dan langsung diterapkan pada industri. Hasil riset menunjukkan bahwa riset dalam aspek bisnis yang diintegrasikan dengan teknologi, model dan proses bisnis memberikan kontribusi terbesar dalam aspek research yang dilakukan saat ini ( 15 % ), diikuti smart factory ( 13 % ), aspek teknologi ( 10 % ), dan sisanya adalah aspek lainnya.  "Disamping tema penelitian tersebut, kemampuan membaca, menganalisis, dan menggunakan informasi dalam dunia digital (big data), pemahaman cara kerja dan aplikasi teknologi, sangat diperlukan dalam sistem pendidikan, hal ini sebagai respon terhadap industry 4.0.," tutupnya. 

wartawan
Arief Wibisono
Category

Presiden Prabowo Pilih Sapi Bali Asal Baturiti untuk Hewan Kurban Idul Adha 2026

balitribune.co.id I Tabanan -  I Wayan Doni Ardita (36), peternak asal Banjar Anyar, Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, tengah diliputi rasa bangga. Sapi Bali hasil peliharaannya kembali terpilih dan dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Fenomena Satwa Laut Terdampar di Jembrana, Setelah Paus Kini Lumba-Lumba

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini satwa laut yang terdampar mati semakin banyak ditemukan di pesisir Bali barat. Teranyar seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di Pantai Yehsumbul, Mendoyo pada Minggu (17/5/2026). Bangkai satwa laut yang mati akhirnya dikuburkan di pantai di sekitar lokasi penemuan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilaporkan Hilang Usai Pergi ke Ladang, Kakek Yuda Ditemukan di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Sempat menghilang semalaman, I Made Yuda (73) alias Kakek Yuda akhirnya  ditemukan selamat. Lansia asal Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Tegallalang, ini ditemukan terperosok di dasar jurang di aliran Sungai Tukad Petanu,  dan langsung dievakuasi, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Beresiko Tinggi, 50 Pemandu Arung Jeram Bali Ikuti Sertifikasi Kompetensi

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 50 pemandu arung jeram (rafting guide) mengikuti Sertifikasi Kompetensi Kerja Bidang Kepariwisataan  2026 Sabtu-Minggu (16-17/5/2026) di Jalur Sungai Ayung, Ubud. Kualitas pemandu wisata berisiko tinggi  ini diharapkan memiliki ketrampilan dengan standar keselamatan yang ketat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

38 Koperasi Merah Putih di Bali Siap Beroperasi, Ditargetkan Capai 120 Unit pada Juli 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Provinsi Bali mencatat sebanyak 38 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah siap beroperasi di berbagai wilayah Bali. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 120 koperasi hingga akhir Juli 2026. 

Hal itu disampaikan Wayan Koster saat menghadiri Peresmian Operasionalisasi 1.061 KDKMP secara virtual dari KDKMP Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali Soroti Dugaan Jual Beli Izin Sapi, Kresna Budi Minta Sistem Kuota Dihapus

balitribune.co.id I Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, mendesak Pemerintah Provinsi Bali segera mengevaluasi bahkan membekukan sistem kuota pengiriman sapi Bali menyusul adanya dugaan praktik jual beli izin pengiriman sapi oleh oknum tertentu.

Menurut Kresna Budi, praktik tersebut sangat merugikan peternak dan pengusaha kecil karena biaya tambahan yang muncul membuat mereka sulit bersaing dengan pemodal besar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.