Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Peringatan Hari Pahlawan Ke-79 di Kabupaten Badung

Bali Tribune / PERINGATAN - Pj. Sekda Badung IB. Surya Suamba menghadiri apel Peringatan Hari Pahlawan Ke-79 di Lapangan Puspem Badung, Minggu (10/11).

balitribune.co.id | MangupuraDandim 1619 Badung Letkol Infantri I Putu Tangkas Wiratawan bertindak selaku Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Pahlawan Ke-79 yang dilaksanakan di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, dengan Komandan Upacara Iptu. I Putu Sumartono dari Polres Badung, Minggu (10/11). Pada Peringatan Hari Pahlawan tahun ini mengambil tema “Teladani Pahlawanmu Cintai Negerimu” yang dihadiri Pj. Sekda Badung IB. Surya Suamba, Ketua DPRD I Gusti Anom Gumanti, Wakil Ketua II Made Wijaya, Forkompinda Badung, Veteran, Kepala OPD, ASN, TNI/Polri serta para Pelajar.

Sebagai bentuk perhatian pemerintah, Pj. Sekda Badung IB Surya Suamba menyerahkan sembako kepada para veteran yang hadir mengikuti apel.

Amanat Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf yang dibacakan Dandim 1619 Badung Letkol Infantri I Putu Tangkas Wiratawan menekankan, bahwa patut bersyukur karena di bumi nusantara banyak dilahirkan sosok pahlawan, mujahid pemberani dengan segala pengorbanan berhasil membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Para pahlawan ini adalah patriot bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk mencapai Indonesia Merdeka yang diwariskan kepada kita untuk diteruskan mencapai cita-cita Indonesia yang adil dan Makmur," jelasnya.

Mensos menambahkan dengan tema hari pahlawan "Teladani Pahlawanmu Cintai Negerimu”. Teladani pahlawanmu mengandung arti agar semua olah pikiran dan perbuatan harus senantiasa diilhami oleh semangat kepahlawanan, serta Cintai Negerimu mengandung arti apapun bentuk pengabdian kita harus memberikan sumbangsih yang berarti bagi kemajuan Bangsa Indonesia. "Proses perjuangan Bangsa dari tahun ke tahun selalu mengalami perubahan yang sangat dipengaruhi oleh perubahan lingkungan strategis Bangsa Indonesia, pada setiap masa akan berbeda tantangannya, peluangnya, kekuatannya dan keterbatasannya. Dulu implementasi kepahlawanan dengan semangat mendobrak, menjebol dan meruntuhkan bangunan struktur kolonial penjajah dan saat ini implementasinya bagaimana kita bisa mampu meruntuhkan kemiskinan dan kebodohan yang menjadi akar masalah sosial di Indonesia," imbuhnya

Ditemui usai upacara, Pj. Sekda IB Surya Suamba menyampaikan sudah selayaknya semua menghormati dan menghargai jasa para pahlawan karena tanpa adanya jasa para pahlawan tentu saat ini semua tidak akan bisa menikmati pembangunan seperti sekarang ini.

"Pemerintah berkomitmen sudah seyogyanya harus memperhatikan para pahlawan dan veteran saat ini, mereka yang dahulu sudah memperjuangkan dengan segenap jiwa dan raga kemerdekaan bangsa indonesia, maka melalui momentum ini berpesan pada generasi muda agar bisa meneladani dan mencintai negeri ini. Dengan kedua rasa ini kita harapkan ada semangat perjuangan untuk membangun, berkreasi dan kreatif untuk kesejahteraan Masyarakat," tegasnya.

Sementara Ketua DPRD I Gusti Anom Gumanti mengatakan sebagai generasi penerus bangsa adalah bangsa yang mampu menghormati tanda-tanda jasa para pahlawannya. “Tahun 2024 dan di tahun-tahun berikutnya mari kita isi kemerdekaan dengan semangat juang yang sangat tinggi dalam rangka menjaga stabilitas baik di daerah Kabupaten, Provinsi dan Nasional. Pemerintah baru bisa memberi sekedar bingkisan untuk para veteran dan kedepan tidak menutup kemungkinan bisa ditingkatkan lagi mengingat jasa para pahlawan tidak bisa kita ukur dengan nilai sebesar itu dan perlu penghargaan yang lebih baik kedepannya," jelasnya.

wartawan
ANA
Category

Rem Blong di Pecatu, Truk Kontainer Tabrak Molen, Satu Sopir Tewas Tergencet

balitribune.co.id | Kuta - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Padang Padang-Labuan Sait, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, pada Selasa malam (27/1) sekitar pukul 23.00 WITA. Truk kontainer diduga mengalami rem blong dan menabrak truk molen, menyebabkan sopir truk kontainer tewas di lokasi kejadian. Evakuasi para korban pun berlangsung dramatis. Pasalnya, kedua sopir tergencet kendaraannya masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click

Akses Kesehatan Masyarakat Diperkuat, Tabanan Raih Penghargaan UHC 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 dalam acara yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa, (27/1). Penghargaan diterima Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang mewakili Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Awali 2026, BNN Bali Ungkap Jaringan Ganja Lintas Provinsi Sumatera – Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Mengawali tahun 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali berhasil mengungkap dua jaringan narkotika lintas provinsi Palembang-Bali. Dalam operasi ini, petugas mengamankan tiga orang tersangka beserta barang bukti ganja dalam jumlah besar.

Baca Selengkapnya icon click

Transformasi LPD Butuh SDM Unggul

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk memperkuat Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai pilar utama ekonomi desa adat. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, I Gusti Agung Kartika Jaya Seputra, saat membuka kegiatan Pra-Asesmen LPD di Denpasar, Senin (26/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belasan Ribu Pohon Perindang Kota Denpasar Diansurasikan

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta pada tahun 2026 untuk asuransi pohon perindang. Program ini mencakup 15.863 batang pohon yang tersebar di sepanjang jalan protokol di bawah pengelolaan DLHK Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Pancasila sebagai Kompas Aksi, Bukan Sekadar Teks Suci

balitribune.co.id | Pendidikan Pancasila di sekolah masih sering dipandang sebagai pelajaran pelengkap dan kurang memiliki daya tarik dibandingkan mata pelajaran MIPA. Pembelajaran lebih sering menekankan pada hafalan, bersifat dogmatis dan miskin praktik reflektif. Akibatnya, murid hanya mengenal Pancasila sebagai rangkaian kalimat yang harus dihafal, bukan sebagai panduan moral dan dasar pengambilan keputusan dalam kehidupan nyata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.