Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perpustakaan SDN 2 Mas, Kebakaran Misterius

Bali Tribune/ TERBAKAR - Kondisi ruang perpustakaan SDN 2 Mas yang terbakar.



balitribune.co.id | Gianyar - Kepulan asap di salah satu bangunan sekolah SDN 2 Mas, Ubud, Rabu (9/3/2022), sempat meriuhkan warga Banjar Kawan, Mas. Warga kebingungan malakukan upaya pemadaman karena pintu perpustakaan masih terkunci. Petugas pemadam kebakaran bergerak cepat melakukan penanganan. Setelah api berhasil dihalau, petugas maupun warga heran dengan kondisi sofa gosong yang diduga jadi sumber api.

Dari informasi yang diterima, kejadiannya sekitar pukul 06.30 Wita. Saat itu sejumlah siswa sudah hadir di sekolah. Salah seoranh siswa pun terkejut melihat ada kepulan asap hitam pekat dari arah bangunan perpustakaan. Karena sekolah masih sepindan guru belum datang siswa berisisiatif memberitahukan warga  dekat sekolah. "Saya diberitahukan oleh anak-anak jika sekolahnya terbakar. Saya bernajak dan melihat sudah ada api di dalam ruangan itu," ungkap I Wayan Balik, warga yang rumahnya bersebelahan dengan sekolah tersebut.

Dalam kondisi panik, balik lantas berteriak-kebakaran yang kemudian  membuat warga berdatangan ke lokasi. Sembari menunggu kedatangan petugas Damkar, warga berupaya melakukan upaya pemadaman dengan peralatan seadanya. Karena pintu perpustakaan itu masih terkunci,  warga memecahkan kaca jendela dan flapon untuk memudahkan proses penyiraman air ke ruang perpustakaan tersebut. Beberapa menit kemudian petugas Damkar tiba di lokasi, dan api dengan mudah dapat dijinakkan.

Petugas dari kepolisian yang ada di lokasi  meminta sejumlah keterahan sembari melakukan pendataan kerugian material. Bangunan perpustakaan  itu tidak sampai terbakar ke bagian atap. Namun sejumlah barang di dalamnya seperti satu set sofa, Seperangkat Buku-buku, seperangkat Media pembelajaran, dua rak buku hangus terbakar. Sedangkan bangunan perpustakaan berukuran 7 X 8 meter  hanya mengalamk kerusakan pada bagian jendel, flapon jebol dan dinding hitam.

Kepala SDN 2 Mas I Made Tantra menyebutkan, dalam ruangan perpustakaan tersebut dan seluruh bangunan di SDN 2 Mas setiap hari setelah selesai proses pembelajaran lampu secara rutin dimatikan. DAn dalam ruangan tersebut minim terdapat komponen listrik dan tidak ada komputer dimana diduga sumber api berasal dari sofa yang berada diruangan perpustakaan karena sofa tersebut hangus terbakar. "Kenapa apinya berasal dari sofa ini yang membingungkan,” herannya.

wartawan
ATA
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.