Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pertama Kalinya Dua Kapal Pesiar Bisa Sandar Bersamaan di Dermaga Benoa

Bali Tribune/ I Wayan Eka Saputra, CEO Pelindo III Regional Bali Nusa Tenggara bersama Kepala KSOP Kelas II Benoa (tengah) dan Agustinus Maun (Kiri).

Bali Tribune, Denpasar – Dua kapal pesiar asing ukuran besar hari Minggu (18/3) pagi tampak sandar di dermaga timur Pelabuhan Benoa. Dua kapal pesiar ukuran besar yang singgah di Pelabuhan Benoa Denpasar ini adalah kapal MS Insignia dan kapal MS Azamara Quest, yang berasal dari Malta dan Marshall Island. Kedua kapal pesiar ini masing masing memiliki panjang 180 meter lebih dengan berat 30 ribu gros ton (GT) lebih. Kedua kapal pesiar ini masing masing mengangkut seribu wisatawan dan awak kapal. Dua kapal pesiar berbendera asing singgah dua hari di Pelabuhan Benoa Denpasar. Kehadiran dua kapal pesiar asing ini menjadi sejarah karena untuk pertama kalinya dua kapal pesiar ukuran besar bisa sandar secara bersamaan di dermaga timur Pelabuhan Benoa.  Dengan dibantu pihak Pelindo dan KSOP Benoa, kedua kapal pesiar ukuran besar ini akhirnya bisa sandar dengan aman dan lancar di dermaga timur Pelabuhan Penoa. Kehadiran dua kapal pesiar secara bersamaan di dermaga timur Pelabuhan Benoa ini menjadi sejarah bagi Pelabuhan Benoa karena merupakan yang pertama kalinya. "Pasca pengerukan alur dan kolam pelabuhan hal ini bisa dilakukan, sebelumnya hanya satu kapal (pesiar) yang bisa sandar di dermaga pelabuhan, sekarang dua kapal sudah bisa sandar secara bersamaan. Ini menjadi momen sejarah untuk pertama kalinya dua kapal pesiar bisa sandar secara bersamaan di dermaga  Pelabuhan Benoa," ujar I Wayan Eka Saputra, CEO Pelindo III Regional Bali Nusa Tenggara. Untuk kedepan, Wayan berharap semakin banyak kapal pesiar yang singgah ke Pelabuhan Benoa. "Hari ini kita buktikan bahwa kita mampu melayani dua kapal pesiar yang sandar di satu dermaga. Ini memang sebuah proses yang memerlukan kecermatan. Berkat dukungan KSOP Benoa ini bisa berjalan aman dan lancar. Ini bisa menjadi "trigger" (pemicu) mulai berkunjungnya kapal pesiar dengan ukuran yang lebih besar. Sementara itu, Kepala KSOP Kelas II Benoa, Agustinus Maun menyatakan, dengan sandarnya dua kapal pesiar ukuran besar, ini menjadi bukti bahwa dari sisi keamanan dan keselamatan pelayaran, KSOP Pelabuhan benoa sudah siap mendukung program pemerintah dibidang industri pariwisata. "Kedepan harapan kita Pelabuhan Benoa bisa lebih dikembangkan agar bisa disandari kapal pesiar dengan ukuran yang lebih besar, sehingga Pelabuhan Benoa bisa menjadi pelabuhan tujuan wisata di Indonesia,"ujarnya. Dua kapal pesiar ini akan singgah di Pelabuhan Benoa Denpasar selama dua hari sebelum melanjutkan perjalannya ke negara lain. Selama di Bali, para wisatawan kapal pesiar dan juga awak kapal akan mengunjungi sejumlah obyek wisata yang ada di Bali. Berdasar data Pelindo III Regional Bali Nusa Tenggara, tahun lalu, jumlah kapal pesiar ukuran besar yang singgah di Pelabuhan Benoa Bali mencapai 60 kapal pesiar. Tahun ini jumlah kapal pesiar yang ditargetkan singgah di Pelabuhan Benoa Bali mencapai 80 kapal pesiar, dimana satu kapal pesiar rata rata mengangkut seribu wisatawan dan awak kapal. 

wartawan
Arief Wibisono
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.