Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pertamina Klaim Telah Lakukan Sterilisasi Lokasi, Terkait Warga Terbakar Akibat Gas Buang LPG

Truk bermuatan LPG yang nyemplung di Tukad Nu masih dalam proses evakuasi.

BALI TRIBUNE - Terkait adanya korban luka bakar yang  diduga akibat sisa penguapan gas buangan dari tanki truk LPG yang nyemplung di Tukad Yeh Nu, Tabanan,  Sales Executive Pertamina Distribusi Bali Rainer Gultom yang dihubungi Selasa (31/7) malam melalui selulernya membenarkan kejadian tersebut.  Disebutkan, pada hari Selasa tanggal 31 Juli 2018 sekira pukul 17.00 Wita telah terjadi orang terbakar diduga akibat gas buang dari tanki  truk LPG yang jatuh di Tukad Yeh Nu, namun hal ini masih diselidiki pihaknya bersama aparat. Menurut pengakuannya, untuk pekerjaan evakuasi dari skid tank ke skid tank seharusnya tidak ada kebocoran. "Apalagi  lokasi kejadian jaraknya 1 hingga  1,5 km dari lokasi skid tank yang terjatuh," ujarnya. Dikatakan Reiner, saat ini pihaknya  masih mendalami hal ini. Bahkan menurut keterangan Reiner, Skid tank yang  terjatuh saat itu masih  terisi sisa 150 kg dari awalnya 13 MT. Saat dikonfirmasi apakah Pertamina sudah melakukan sterilisasi usai pemindahan LPG, Reiner pastinya tidak ingat, tapi kemudian ia nyatakan sudah lakukan hal itu dengan radius 200 hingga 300 meter persegi. Dan ia tidak menyangka kalau masih ada sisa penguapan gas hingga radius 1,5 km dari lokasi kejadian. "Kita gunakan detektor gas untuk sterilisasi kawasan tapi karena medannya agak curam kita tidak tahu kalau penguapannya mencapai 1,5 km," katanya beralasan.  Seperti diketahui Selasa lalu sekitar pukul 15.00 Wita Tukad Yeh Nu Tabanan (sebelah timur BTN Asri Persada Tabanan) telah terjadi insiden kebakaran dengan korban Adi Romli, alamat Jalan P. Nias, Ds. Dauh Peken, Kecamatan Tabanan hendak mancing bersama 2 orang lainnya yakni istri korban dan adik korban. Beberapa saat kemudian korban dan istri serta adiknya mencium bau gas yang sangat menyengat sehingga korban dan 2 orang lainnya berhenti memancing kemudian menuju sepeda motor yang diparkir di atas.  Pada saat naik mengambil sepeda motornya, korban menyalakan rokok kemudian api langsung menyambar korban selanjutnya korban meloncat ke sungai, sedangkan istri dan adiknya dalam keadaan selamat. Atas kejadian tersebut istri dan adiknya meminta bantuan kepada warga kemudian dibawa ke RS Wisma Prasanthi. Akibat kejadian tersebut, Korban mengalami luka bakar di sekujur tubuh sebesar 85,5 persen. Selanjutnya Korban dirujuk ke RS Sanglah Denpasar. Evakuasi Sementara itu evakuasi terhadap truk DK 9532 AZ yang memuat LPG yang jatuh di Tukad Yeh Nu berjalan alot. Dari pukul 12.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita truk belum bisa dievakuasi menggunakan craine.  Pantauan di lapangan arus kendaraan Jalur Denpasar-Gilimanuk terlihat tersendat karena diberlakukan sistem buka tutup. Serta beberapa kali sempat ditutup total untuk keamanan proses evakuasi. Hal ini membuat arus menjadi macet, dari arah timur kendaraan macet sampai Bypass Ir Soekarno, dan dari arah barat macet sampai Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan.  Craine yang digunakan untuk evakuasi badan truk tersebut adalah craine yang sama yang digunakan untuk memasang patung GWK di Uluwatu. Nampak sedang mengotak atik badan truk yang ada di bawah jembatan agar bisa dinaikkan. Kapolres Tabanan, AKBP I Made Sinar Subawa mengatakan, seluruh personel Polsek Kerambitan, Shabara, Intel Polres Tabanan dikerahkan dalam proses pengamanan evakuasi. Bahkan pengaman tidak dilakukan hari ini saja, mulai dari jatuhnya truk tersebut sudah dilakukan. "Untuk kelancaran evakuasi, kami berlakukan buka tutup arus lalulintas," ujarnya.

wartawan
redaksi
Category

Dilaporkan Hilang Usai Pergi ke Ladang, Kakek Yuda Ditemukan di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Sempat menghilang semalaman, I Made Yuda (73) alias Kakek Yuda akhirnya  ditemukan selamat. Lansia asal Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Tegallalang, ini ditemukan terperosok di dasar jurang di aliran Sungai Tukad Petanu,  dan langsung dievakuasi, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Beresiko Tinggi, 50 Pemandu Arung Jeram Bali Ikuti Sertifikasi Kompetensi

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 50 pemandu arung jeram (rafting guide) mengikuti Sertifikasi Kompetensi Kerja Bidang Kepariwisataan  2026 Sabtu-Minggu (16-17/5/2026) di Jalur Sungai Ayung, Ubud. Kualitas pemandu wisata berisiko tinggi  ini diharapkan memiliki ketrampilan dengan standar keselamatan yang ketat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

38 Koperasi Merah Putih di Bali Siap Beroperasi, Ditargetkan Capai 120 Unit pada Juli 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Provinsi Bali mencatat sebanyak 38 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah siap beroperasi di berbagai wilayah Bali. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 120 koperasi hingga akhir Juli 2026. 

Hal itu disampaikan Wayan Koster saat menghadiri Peresmian Operasionalisasi 1.061 KDKMP secara virtual dari KDKMP Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali Soroti Dugaan Jual Beli Izin Sapi, Kresna Budi Minta Sistem Kuota Dihapus

balitribune.co.id I Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, mendesak Pemerintah Provinsi Bali segera mengevaluasi bahkan membekukan sistem kuota pengiriman sapi Bali menyusul adanya dugaan praktik jual beli izin pengiriman sapi oleh oknum tertentu.

Menurut Kresna Budi, praktik tersebut sangat merugikan peternak dan pengusaha kecil karena biaya tambahan yang muncul membuat mereka sulit bersaing dengan pemodal besar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pantai Legian Dinilai Kumuh, Bupati Badung Siapkan Penataan Kawasan Samigita

balitribune.co.id | Mangupura - Kondisi kawasan Pantai Legian yang dinilai masih semrawut dan kumuh menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan penataan kawasan pantai di wilayah Seminyak, Legian, dan Kuta (Samigita) akan dilakukan secara bertahap guna mengembalikan daya tarik pariwisata Bali selatan.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Karangasem Meningkat Dua Kali Lipat

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem mencatat total kasus gigitan HPR utamanya anjing liar yang ditangani seluruh Posko Rabies Centre (PRC) yang ada di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Karangasem dari Bulan Januari hingga April 2026 mencapai 3.379 kasus gigitan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.