Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pertumbuhan BPR Secara Kualitatif Perkembangannya Positif

Bali Tribune/ I Made Sumardhana
balitribune.co.id | Denpasar -  Kehadiran Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) yang menyediakan produk keuangan yang serupa dengan bank konvensional lain, ternyata memiliki penetrasi yang lebih baik dibandingkan dengan perbankan lain khususnya untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Seiring dengan persaingan dunia perbankan yang kian ketat, BPR-BPRS sepertinya tidak akan luntur serta masih menjadi salah satu perbankan yang diminati masyarakat. Karakteristik BPR-BPRS yang memiliki kemudahan dalam penyaluran kredit dan keunikan dalam menghimpun dana masyarakat dibandingkan dengan bank konvensional lain menjadi daya tarik tersendiri, sehingga BPR-BPRS masih diminati.
 
"Info dari teman-teman BPR khususnya di Denpasar pada saat kita menggelar rapat rutin, pertumbuhan BPR secara kualitatif mengalami perkembangan yang positif. Edukasi dan literasi keuangan terus dilakukan BPR secara intens ke masyarakat sehingga masyarakat mengenal berbagai produk-produk perbankan khususnya di BPR," ujar Ketua Perbarindo Denpasar, I Made Sumardhana disela perayaan Hari BPR-BPRS Nasional di Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Sabtu ( 13/8).
 
Disebutkan, industri BPR-BPRS yang terus mengalami pertumbuhan menunjukkan jangkauan pelayanan BPR-BPRS semakin luas dan keberadaannya semakin dibutuhkan masyarakat. Meski faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan industri BPR-BPRS telah dan akan terus mengalami perubahan yang sangat cepat seperti perkembangan teknologi informasi, pertumbuhan lembaga-lembaga keuangan mikro baru, perubahan tingkat pendapatan masyarakat, perkembangan perekonomian dan tuntutan pelayanan perbankan yang lebih baik dari masyarakat, sehingga BPR-BPRS dihadapkan dengan persaingan yang lebih kompetitif khususnya dalam melayani UMKM. "Kita sering dengungkan kepada masyarakat bahwa BPR dan Bank Umum itu sama dan juga dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)," ungkapnya.
 
Hari BPR-BPRS bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penerimaan masyarakat umum, regulator, dan pemerintah terhadap BPR-BPRS. Selain itu, juga untuk memperkuat branding positif BPR-BPRS di mata masyarakat sehingga mendorong minat masyarakat untuk menggunakan jasa dan produk BPR-BPRS, sekaligus meningkatkan literasi masyarakat terhadap pelayanan jasa keuangan khususnya pelayanan dari industri BPR-BPRS. "Kami berharap di puncak perayaan Hari BPR-BPRS ini akan lebih meningkatkan rasa percaya diri bagi insan BPR sehingga lebih dikenal dan lebih dipercaya oleh masyarakat," sebutnya. (u)
 
Meski demikian ditengah perayaan hari BPR-BPRS sedikit ternoda dengan keberadaan BPR Legian yang telah ditutup operasionalnya oleh OJK akibat ketidak beresan pengelolanya dan kemudian dilikuidasi oleh LPS. "BPR Legian menjadi cerminan bagi pengelolala BPR yang lain, agar jangan terulang hal yang sama," tutupnya.
wartawan
Arief Wibisono
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Banjir Rob Terjang Pantai Mongalan Kusamba

balitribune.co.id I Semarapura - Air pasang kembali menerjang kawasan Pantai Mongalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Selasa (19/5/2026). Kondisi tersebut menyebabkan satu rumah warga yang sudah luluh lantak, kembali diterjang ombak ganas air laut akibat abrasi yang terus terjadi di pesisir pantai tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Semarak Hari Posyandu 2026, Bunda Rai Pantau Transformasi Posyandu 6 SPM di Desa Mambang, Selemadeg Timur

balitribune.co.id | Tabanan - Semarak Hari Posyandu Tahun 2026 di Kabupaten Tabanan berlangsung penuh antusias melalui pelaksanaan pelayanan Posyandu 6 SPM serentak yang digelar di tingkat desa/kelurahan. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sasar Tiga Desa Percontohan, Bangli Targetkan Digitalisasi Data Desa

balitribune.co.id | Bangli - Pemerintah Kabupaten Bangli memperkuat fondasi pembangunan berbasis data dengan meluncurkan program Desa Cinta Statistik atau “Desa Cantik” 2026. Pencanangan dilakukan secara hybrid di Ruang Rapat Krisna Setda Bangli pada Selasa (19/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sidak KEK Kura Kura Bali, Pimpinan Dewan Ingatkan Pansus TRAP Soal Ranah Kewenangan Pusat

balitribune.co.id | Denpasar - Pimpinan DPRD Provinsi Bali menyoroti pola kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) dalam menjalankan fungsi pengawasan, khususnya terkait dugaan pelanggaran di kawasan strategis seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali di Serangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.