Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perubahan Lalin, Macet Total

MEREMBET - Adanya pengalihan arus lalu lintas di simpang Gatsu-Cokroaminoto dan Jalan Maruti-Cokroaminoto tak ayal menyebabkan kemacetan meluas hingga Jalan Ahmad Yani Selatan.

Denpasar, Bali Tribune

Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar mulai melakukan uji coba perubahan arus lalu lintas di Jalan Cokroaminoto dan sekitarnya, Kamis (28/4). Uji coba dilakukan untuk menghindari kemacetan pasca-relokasi pedagang Pasar Badung ke eks Tiara Grosir, di Jalan Cokroaminoto.

Ada beberapa perubahan arus lalu lintas yang dilakukan, di antaranya yakni penutupan arus lalui lintas dari simpang Jalan Gatot Subroto (Gatsu)-Jalan Cokroaminoto sampai simpang Jalan Maruti-Jalan Cokroaminoto. Dengan demikian, kendaraan dari arah barat, dari arah timur, dan utara di simpang empat tersebut tidak diperkenankan menuju selatan (Jalan Cokroaminoto).

Kendaraan yang akan ke Jalan Cokroaminoto ataupun Jalan Sutomo dari Jalan Gatsu maupun dari Arah Terminal Ubung, terpaksa harus memutar melalui Jalan A.Yani Selatan menuju Jalan Meduri baru kemudian bisa menuju ke dua jalan ini. Pengalihan arus ini ternyata tidak berjalan maksimal, dan perlu dikaji ulang, karena mengakibatkan kemacetan parah di Jalan A. Yani Selatan.

“Memang ini kan masih uji coba, tapi kalau uji coba saja sudah macet kan sebaiknya dapat dikaji ulang. Memang sih kami tidak tahu ke mana harus dialihkan, itu wewenangnya pemerintah memikirkan bagaimana harusnya dilakukan. Intinya, kalau macetnya seperti ini jelas kami dirugikan,” kata salah satu warga di Jalan A.Yani.

Selain penutupan arus lalu lintas dari simpang Jalan Gatot Subroto- Cokroaminoto sampai simpang Jalan Maruti-Jalan Cokroaminoto, Dishub Denpasar juga melakukan pengalihan arus di Jalan Sri Rama, di mana arus lalin dibalik yakni diberlakukan satu arah ke barat. Kendaraan dari arah barat ditutup untuk menghindari crossing di simpang Jl. Sri Rama-Wibisana. Arus kendaraan yang datang dari Jl. Kumbakarna diwajibkan berbelok ke kiri ke Jl. Sutomo dan dilarang lurus ke Jl. Gambuh. Terkait pengalihan arus di kawasan ini terpantau lancar.

Sementara itu, terkait pengalihan arus lalu lintas dan relokasi pedagang di eks Tiara Grosir ini dikawatirkan akan mengganggu aktivitas sejumlah toko maupun penyedia jasa lainnya di kawasan Jalan Cokroaminoto. Kendalanya, yakni lahan yang sempit di lahan eks Tiara Grosir akan membuat pedagang dan pembeli akan memarkirkan kendaraannya di luar lahan relokasi di sepanjang ruas jalan Cokroaminoto.

Hal ini dikawatirkan akan menyebabkan kemacetan di kawasan itu. “Kalau sekarang memang belum kelihatan, karena yang beraktivitas baru beberapa saja, tapi kalau besok-besok sudah semua ke sini, kita khawatirnya macet. Apalagi parkir yang disediakan sangat sempit. Kami berharap pemerintah mempersiapkan pengalihan arus maupun penyediaan parkir secara matang. Mudah-mudahan tidak sampai mengganggu aktivitas, kalau sekarang masih aman,” kata seorang petugas keamanan salah satu hotel di Jalan Cokroaminoto.

Dikonfirmasi terkait keluhan warga, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Denpasar I Nyoman Sustiawan Kamis (28/4), mengatakan pengalihan sejumlah ruas jalan di sekitar eks Tiara Grosir dilakukan dalam upaya memberi kenyamanan serta keamanan pengguna jalan di Kota Denpasar terkait relokasi pedagang Pasar Badung, mulai 1 Mei.

Dikatakan, pada tahap awal memang masih banyak masyarakat bingung dan belum tahu adanya pengalihan arus. “Tapi kami akan terus pantau dan menempatkan petugas LLAJ yang berkeja sama dengan Sat Lantas Polresta Denpasar untuk mengatur kelancaran lalu lintas. Ini kami lakukan untuk kenyamanan serta terlaksananya lalu lintas yang rapi serta terbebas dari kemacetan pasca-beroperasinya pasar Badung di bekas Tiara Grosir,” kata Sustiawan.

Terkait kekawatiran sejumlah warga mengenai kemacetan dan kekroditan di kawasan Jalan Cokroaminoto, pihaknya mengakui telah mempersiapkan segala kemungkinan. Setelah dimulai proses relokasi di lahan eks Tiara Grosir, kata Sustiawan, maka di depan eks Tiara Grosir Jl. Cokroaminoto akan dilakukan pelarangan parkir di sisi barat dan sisi timur dari sepanjang Jl.Sutomo sampai sepanjang Jl. Maruti. Kendaraan parkir pedagang diarahkan sepanjang Jl. Cokroaminoto (dari simpang Maruti ke utara). “Diupayakan pada tempat-tempat lahan kosong dan berkoordinasi dengan toko di sekitarnya untuk bisa dipakai parkir pada sore hari,” katanya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.