Warning: ini_set(): Session ini settings cannot be changed after headers have already been sent in /var/www/html/docroot/core/lib/Drupal/Core/DrupalKernel.php on line 1033

Warning: ini_set(): Session ini settings cannot be changed after headers have already been sent in /var/www/html/docroot/core/lib/Drupal/Core/DrupalKernel.php on line 1034

Warning: ini_set(): Session ini settings cannot be changed after headers have already been sent in /var/www/html/docroot/core/lib/Drupal/Core/DrupalKernel.php on line 1035

Warning: ini_set(): Session ini settings cannot be changed after headers have already been sent in /var/www/html/docroot/core/lib/Drupal/Core/DrupalKernel.php on line 1038

Warning: ini_set(): Session ini settings cannot be changed after headers have already been sent in /var/www/html/docroot/core/lib/Drupal/Core/DrupalKernel.php on line 1040
Perumda Tirta Mangutama Rugi Rp 13,8 M, Terungkap 13 Ribu Pelanggan Meteran Airnya Nol | Bali Tribune
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perumda Tirta Mangutama Rugi Rp 13,8 M, Terungkap 13 Ribu Pelanggan Meteran Airnya Nol

Bali Tribune/RAPAT - Komisi III DPRD Badung dan jajaran Direksi Perumda Air Tirta Mangutama Badung saat menggelar rapat dengar pendapat di Gedung Dewan, Selasa (4/5/2021).
balitribune.co.id | Mangupura - Tingginya tingkat kebocoran air di Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung menjadi sorotan Komisi III DPRD Badung. Komisi yang membidangi pendapatan dan aset ini bahkan menilai tingkat kebocoran yang mencapai 40,6 persen melampaui batas nasional 21 persen tersebut sangat tidak wajar. 
 
Selain itu, Komisi III juga kaget lantaran perusahaan plat merah Badung ini dilaporkan merugi sampai Rp 13,8 miliar pada tahun 2020, namun pegawainya masih bisa ‘bagi-bagi’ tunjangan hari raya.
 
Semua itu terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD Badung dengan jajaran Direksi dan Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Mengutamakan Badung yang digelar, Selasa (4/5/2021).
 
Rapat dipimpin Ketua Komisi III I Putu Alit Yandinata dihadiri para anggotanya. Sementara Perumda Air Tira Mangutama hadir langsung para direksi masing-masing I Wayan Suyasa selaku Direktur Utama, I Made Suarsa, Direktur Teknik, dan I Made Sugita, Direktur Umum. Perumda yang dulu bernama PDAM Badung ini juga mengajak para Dewan Pengawasnya.
 
Pihak Perumda awalnya membeberkan perihal tingginya tingkat kebocoran air di perusahaannya yang berdampak pada kerugian.
 
Wayan Suyasa menyatakan tingkat kebocoran mencapai 40,6 persen. Atas tingginya tingkat kebocoran ini pihaknya mengaku terus berbenah untuk meminimalisir kebocoran.
 
“Kami terus berupaya menekan tingkat kebocoran ini. Akibat kebocoran ini Perumda Air Tirta Mangutama mengalami kerugian sampai Rp13,8 miliar lebih,” ungkap Suyasa.
 
Pemaparan tentang tingginya tingkat kebocoran dan kerugian ini sontak membuat para anggota Dewan kaget. Pasalnya, di saat perusahaan merugi, namun para pegawainya masih bisa bagi-bagi tunjangan saat Hari Raya Galungan lalu.
 
“Masak merugi? Tapi, kok Galungan kemarin bisa memberikan THR. Benar nggak?” tanya Alit Yandinata menyentil.
 
Menurut politisi PDIP asal Abiansemal Dauh Yeh Cani ini, tingginya kebocoran air di perusahaan plat merah ini sangat tidak wajar. Pasalnya, sudah melebihi ambang batas tingkat kebocoran nasional.
 
“Tingkat kebocoran melebihi batas toleransi 21 persen. Jadi, kami ingin tahu apa saja yang sudah dilakukan Perumda mengatasi masalah ini,” sambungnya.
 
Sorotan serupa juga dilontarkan para anggota Komisi III. I Wayan Sandra bahkan mempertanyakan penyebab tingginya kebocoran tersebut. “Apakah ada anggota Dewan yang mencuri air? Ini tolong dibuka di sini,” kata Sandra menimpali.
 
Sementara Nyoman Satria meminta penjelasan langkah apa yang dilakukan Perumda untuk menutupi kerugian ini. “Kami ingin langkah apa yang dilakukan untuk menutupi kerugian ini. Karena saat mengalami kerugian gaji 13 dan THR serta tunjangan kinerja masih tetap bisa dibayarkan,” bebernya. 
 
Bagi politisi peraih suara terbanyak di Pileg 2019 lalu itu, sangat tidak elok perusahaan sedang dilanda kerugian namun pegawainya memperoleh tunjangan kinerja dan THR. “Biasanya saat kinerjanya baik baru dapat. Ini bagaimana mengukur kinerja kalau perusahaan merugi,” sorotnya.
 
Menanggapi cecaran Dewan tersebut, Dirut I Wayan Suyasa mengaku sudah melakukan sejumlah langkah, salah satunya dengan efisiensi. Baik dari gaji pegawai sampai program kerja. "Pendapatan gaji THL (tenaga harian lepas) kita kurangi 50 persen. Jatah premium juga kita hilangkan. Termasuk asuransi juga kita turunkan, dan pengurangan gaji 13," papar Suyasa.
Selain langkah efisiensi, pihaknya juga melakukan penghematan di  sejumlah biaya-biaya lainnya. Dan total dari pengiritan tersebut perusahaan bisa menyisihkan dana sebesar Rp 2,5 miliar lebih. “Sejumlah biaya-biaya lain juga kami kurangi,” tegasnya.
 
Suyasa beralasan bahwa kerugian ini salah satu penyebabnya karena 10 ribu pelanggan di bidang usaha pariwisata sedang mengalami masalah terkait Covid-19. Dikatakan juga walaupun masih ada 60 ribu jumlah pelanggan rumah tangga, tetap saja tidak mampu menutupi biaya produksi. "Dulu sepuluh ribu pelanggan di bidang pariwisata ini mampu mensubsidi pelanggan di rumah tangga," terangnya.
 
Selanjutnya mengenai masih tingginya tingkat kebocoran air, Suyasa tak menampik hal itu. Namun, pihaknya sudah mengambil langkah-langkah dengan melakukan perbaikan saluran instalasi.
 
Selain itu pihaknya juga telah menggunakan sistem IT. “Untuk sistem IT kami sudah punya. Kami harap ini bisa membantu,” harapnya.
 
Atas tingginya tingkat kebocoran air ini, Alit Yandinata kembali meminta Perumda Air Tirta Mangutama serius mengatasi. Bila sampai ada permainan antar petugas meter PDAM, pihaknya meminta agar segera diambil tindakan tegas.
 
"Ini bagaimana bisa sampai ada 13 ribu pelanggan yang meter 0 tidak ada pemakaian sama sekali. Saya minta ada sikap tegas untuk itu," pungkas Alit Yandinata. 
wartawan
I Made Darna
Category

Astra Motor Bali Perkuat Kompetensi Siswa SMK Negeri 1 Amlapura Melalui Pembelajaran Industri TBSM

balitribune.co.id | Amlapura - Astra Motor Bali terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi guna menciptakan sumber daya manusia unggul dan siap bersaing di industri kendaraan bermotor roda dua. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembelajaran industri yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Amlapura, salah satu sekolah binaan Astra Motor Bali dalam program Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM).

Baca Selengkapnya icon click

Kembali Pimpin PP Polri Bali, Suweta Siap Selaraskan Program Pusat

balitribune.co.id | Denpasar — Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) menyatakan dukungan penuh untuk menyukseskan percepatan reformasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kepastian ini disampaikan oleh Kepala Bidang Organisasi PP Polri Pusat, Irjen Pol (Purn) Suedi Husein, saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) VI PP Polri Bali di Gedung Presisi Mapolda Bali, Senin (25/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Virus ASF Mengancam, Denpasar Antisipasi Kematian Babi

balitribune.co.id I Denpasar - Kasus kematian massal babi yang melanda peternak di Canggu (Kabupaten Badung) dan Payangan (Kabupaten Gianyar) mulai memicu kekhawatiran di kalangan peternak babi di Kota Denpasar. Kematian mendadak tersebut diduga kuat akibat serangan virus African Swine Fever (ASF), yang sebelumnya juga pernah melumpuhkan industri peternakan babi lokal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rumah Joglo Dua Lantai di Tabanan Ludes Terbakar

balitribune.co.id I Tabanan - Sebuah rumah bergaya joglo dua lantai beserta satu unit mobil dan sepeda motor di Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, ludes terbakar pada Minggu (24/5/2026) petang. Kobaran api yang muncul sejak pukul 18.00 Wita melahap habis bangunan milik I Nengah Alit Mustika tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.