Peserta Seleksi Dikbangun Polri Diambil Sumpah | Bali Tribune
Bali Tribune, Sabtu 26 September 2020
Diposting : 20 January 2020 19:34
Bernard MB - Bali Tribune
Bali Tribune/pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas dipimpin Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose di Gedung Perkasa Raga Garwita (PRG), Senin (20/1).
balitribune.co.id | Denpasar 
Pelaksanaan seleksi Pendidikan Pengembangan Umum (Dikbangum) Polri di Polda Bali secara resmi dimulai. Pelaksanaan pendidikan pengembangan yang meliputi Sespimmen, Sespimma dan SIP TA 2020 ini, diawali dengan kegiatan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas dipimpin Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose di Gedung Perkasa Raga Garwita (PRG), Senin (20/1).
 
Dalam sumpah dan pengucapan pakta integritas tersebut, baik panitia, pengawas maupun peserta berkomitmen untuk tidak terlibat korupsi, kolusi dan nepotisme. "Saya tegaskan, bahwa sumpah atau pakta integritas yang sudah disampaikan, apabila kalian melanggar dan tidak menepati sumpah yang dibacakan ataupun pakta integritas yang sudah disampaikan, selain mendapatkan sanksi administrasi, sanksi moral dan sanksi pidana juga akan mendapatkan sanksi religius,” ujar Golose
Jendral bintang dua ini menyampaikan, dalam proses seleksi ini jangan coba-coba dengan paradigma lama, coba mendekati panitia. “Sudah tidak jamannya lagi. Jika ada yang mencoba mendekati panitia, saya akan diskualifikasi. Begitupun kepada seluruh PJU, kalau mendapatkan titipan dari para peserta, maka peserta tersebut hatus didis, karena sudah melanggar sumpah tadi,” tegasnya.
 
Berdasarkan data yang diperoleh dari Biro SDM Polda Bali, jumlah peserta seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) sebanyak 353 peserta, seleksi Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (Sespimma) sebanyak 14 orang dan seleksi Sekolah dan Staf Pimpinan Menengah (Sespimmen) sebanyak 10 orang Polki. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Syamsi menambahkan, para peserta nantinya akan memulai tahapan tes, mendapat pengawasan ketat dari pengawas, baik internal dari Propam dan Itwasda, maupun eksternal dari LSM. "Proses seleksi ini, baik untuk calon Perwira SIP maupun Sespimma dan Sespimmen, dilaksanakan dengan prinsip Betah yaitu bersih, transparan, akuntabel dan humanis,” ungkapnya.