Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Peternak Babi Panik, Pemkab Diharapkan “Gerak Cepat’

Bali Tribune/ KEBINGUNGAN - Jelang Galungan para peterak babi kebingungan, harga babi kian merosot.
balitribune.co.id | Gianyar - Meski jumlahnya tidak sebanyak di kabupaten lainnya, bertambah dan melebarnya kasus kematian ternak babi di Gianyar kian meresahkan peternak. Kondisi ini pun menuai sorotan kalangan anggota DPRD Gianyar dan mendesak agar dinas terkait bertindak cepat. Dikhawatirkan, kasus kematian ini dimanfaatkan oleh kangan tertentua untuk memainkan harga yang ujung-ujungnya merugikan peternak yang sedang dalam kondisi panik.
 
Anggota DPRD Gianyar asal Blahbatuh I Kadek Wardana mengungkapkan,  mimpi peternak, khususnya peternak rumahan yang akan mendapat uang hari raya dengan menjual babinya, kini mulai terusik. Mengingat, harga babi kini mulai merosot seiring adanya kasus kematian ternak babi massal di Kabupaten Badung, Tabanan hingga ke Gianyar bagian barat. Lantaran panik ternaknya keburu mati, beberapa peterak pun termaksa menjualnya lebih awal meskipun harganya murah.  “Kami instansi terkait harus cepat menjawab kepanikan peternak ini. Jika tidak ada kepastian penyebab kematian dan cara penanggulangannya, ya akan dimanfaatkan oleh kalangan tertentu. Korbannya pasti peternak,” keluhnya.
 
Kepanikan para peternak babi sangat beralasan, lantaran jumlah babi yang mati terus bertambah. Bahkan selain 36 ekor babi mati misterius di Banjar Abasan, Desa Singapadu, Sukawati, kematian babi misterius juga telah menyebar ke sejumlah desa di Gianyar. Seperti di Desa Ketedewata dan Desa Sayan Ubud. Permasalahan belum jelasnya penyebab kematian babi ini, menyebabkan para peternak frustrasi. Terlebih lagi saat ini mendekati Hari Suci Galungan, dimana kebutuhan daging babi masyarakat di Bali sangat besar. Sebab daging babi merupakan salah-satu piranti utama Galungan.
 
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Distanak Gianyar, Made Santiarka membenarkan jumlah kematian hewan secara misterius mengalami penambahan, dan menyebar ke sejumlah desa di Kabupaten Gianyar. “Total kematian babi secara misterius, saat ini sudah menyentuh ke angka 79 ekor,” ujarnya.
 
Smentara langkah antisipasi dengan pemberian disinfektan, belum bisa dilakukan. Sebab stok yang dimiliki relatif sedikit. Karena itu Distan Gianyar masih menunggu pembagian cairan disinfektan dari Pemprov Bali. Terkait volume yang dibutuhkan, dipastikan  sebanyak-banyaknya. Sebab cairan pencegah penyebaran penyakit itu tidak hanya diberikan pada peternak besar, tetapi juga peternak-peternak kecil di Gianyar. “Informasinya pemerintah pusat sudah menyalurkan disinfektan ke Pemprov Bali, sekarang tinggal menunggu pendistribusiannya ke kabupaten/kota,” ujarnya. 
 
Secara terpisah, Sekda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya mengaku sudah menginstruksikan agar Dinas Pertanian dan Peternakan (Distan) Gianyar, agar menintensifkan komunikasinya dengan Balai Besar Veteriner Denpasar. Hal ini untuk segera mendapat jawaban terkait hasil uji sampel babi yang mati di Kabupaten Gianyar. Sehingga bisa segera mengambil tindakan antisipasi. “Saya sudah instruksikan  Distanak Gianyar supaya proaktif menanyakan  secara lisan ke Balai Besar Veteriner Denpasar. Paling tidak pihaknya bisa berbuat apa yang harus dilakukan, untuk menjawab keresahan masyarakat,” terangnya singkat. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Atasi Ancaman Limbah Rumah Tangga Berbahaya, Badung Luncurkan TPSSS-B3 di TPST Mengwitani

balitribune.co.id I Mangupura - Di tengah meningkatnya ancaman limbah berbahaya dari rumah tangga, Pemerintah Kabupaten Badung mengambil langkah konkret dengan meluncurkan Tempat Penampungan Sementara Sampah Spesifik B3 dan Limbah B3 (TPSSS-B3) di TPST Mengwitani, Rabu (3/6/2026). Fasilitas ini menjadi role model yang disiapkan secara khusus untuk menampung limbah rumah tangga berbahaya sebelum dikelola lebih lanjut oleh pihak berizin.

Baca Selengkapnya icon click

Bansos Rp2 Juta untuk Galungan Segera Cair, 82 Ribu KK Masuk Daftar Penerima

balitribune.co.id I Mangupura - Kabar gembira bagi warga Badung yang beragama Hindu. Pasalnya, bantuan sosial (Bansos) hari raya Galungan akan segera dicairkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung.

Saat ini Pemkab melalui Dinas Sosial tengah mempersiapkan penyaluran Bansos tersebut dengan jumlah penerima mencapai lebih dari 82 ribu orang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sungai di Denpasar Dipenuhi Sampah, Pemkot Segera Panggil Kades Lurah

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mengambil langkah cepat menyikapi maraknya fenomena warga membuang sampah ke alur sungai dan drainase. 

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengundang seluruh camat, perbekel (kepala desa), serta lurah dalam rapat koordinasi darurat pekan depan guna memetakan titik rawan pembuangan sampah.

Baca Selengkapnya icon click

Kurangi Kemacetan di Pecatu, Dishub Badung Mulai Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

balitribune.co.id | Mangupura - Guna mengurangi kemacetan di wilayah Desa Pecatu, Kuta Selatan dan sekitarnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Badung telah menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Perubahan arus ini pun berlaku pada pukul 14.00-22.00 Wita yang diterapkan sejak Selasa (2/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaringan Pipa Transmisi Hancur Diterjang Longsor, Perbaikan Menunggu Pipa dari Pabrik

balitribune.co.id I Bangli - Perbaikan jaringan pipa transmisi sumber mata air Gamongan I di Desa Kayubihi Bangli yang hancur akibat tergerus longsor beberapa hari yang lalu butuh waktu yang panjang. Pasalnya untuk pergantian pipa yang hancur masih menunggu datangnya pipa pengganti  dari pabrik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.