Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Petugas Gabungan Temukan Migor di Atas HET

Bali Tribune / PENGECEKAN - Kapolsek Gianyar Pimpin Petugas Gabungan Lakukan Pengecekan ke pedagang dan agen Migor

balitribune.co.id | GianyarMemastikan harga minyak goreng curah sesuai dengan HET yang ditetapkan Pemerintah, Polsek Gianyar bersama Koramil 01 Gianyar melaksanakan pengecekan kesejumlah agen maupun pengecer. Sayang, dengan sejumlah dalih  Het Migor masih melambung dari HET.

Kegiatan pengecekan dipimpin Kapolsek Gianyar Kompol I Gede Putu Putra Astawa, S.H. bersama Danramil 01 Gianyar Kapten INF. Hengky Histoveri, Kasat Binmas Polres Gianyar AKP I Gede Endrawan, S.H., M.H., Waka Polsek Gianyar, anggota Polsek Gianyar dan anggota Koramil 01 Gianyar.

Sejumlah pedagang di Pasar Rakyat Gianyar mengaku menjual Minyak Goreng curah dengan kisaran harga Rp. 16.000,- sampai Rp. 17.000,- per Kg. Para pedagang beralasan bahwa mereka membeli Migor curah dari agen dengan harga Rp. 15.500,- per kg dengan syarat KTP dicatat dan maksimal hanya bisa membeli sebanyak 20 liter.

"Kami hanya menghimbau para pedagang agar menjual migor curah kepada konsumen sesuai dengan HET yang telah ditetapkan Pemerintah," ungkap Kompol I Gede Putu Putra Astawa, Kamis (26/5) pagi.

Disebutkan, sesuai perintah dari Menteri Marves agar dilakukan pengecekan harga migor curah sampai ke tingkat bawah maupun pasar. Pengecekan yang dilakukan ini dimulai dari Pasar Rakyat Gianyar yang menyasar Para pedagang maupun pembeli monyak goreng curah di wilayah Kota Gianyar

"Kami bersama Koramil, Kasat Binmas  dengan perintah Menteri Marves agar melakukan pengecekan unit unit kecil di pasar," ujarnya.

Ia menerangkan, sesuai hasil pengecekan, ditemukan harga bervariasi pada sejumlah pedagang kemudian memberikan himbauan agar menjual sesuai HET. "Harga eceran  kami dapati berfluktuasi. Mulai dari Rp. 16.000,- ada menjual Rp. 17.000. Padahal m harga HET nya itu di Pengecer harus menjual kepada konsumen Rp. 14.000 per liter atau Rp. 15.500,- per Kg. Karena ada kelebihan itu setelah kita telusuri, mudah-mudahan mulai hari ini dan seterusnya sesuai dengan harga HET," terangnya.

Kapolsek menegaskan  oknum yang menjual migor curah tidak sesuai dengan HET maka akan diproses. Khususnya  para agen yang menjual diatas Het hari ini akan dimintai keterangan. "Iya hari ini kita akan mintai keterangan para agen yang menjual migor curah diatas HET serta alasannya, kita tunggu hasil pemeriksaannya" pungkasnya.

wartawan
ATA
Category

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.