Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pie Kukus Bentuk Kotak Ramaikan Pasar Oleh-oleh di Bali

Bali Tribune/PIE KUKUS - lima varian rasa pie kukus berbentuk kotak sebagai salah satu pilihan oleh-oleh dari Bali

balitribune.co.id | Kuta – Bali yang menjadi destinasi wisata internasional ini memiliki berbagai kuliner sebagai buah tangan untuk wisatawan saat akan kembali ke tempat asalnya. Misalnya aneka camilan pie khas Bali kerap dipilih wisatawan untuk dibagikan ke kerabat maupun teman-temannya. Namun baru-baru ini, salah satu toko oleh-oleh Bali yang berlokasi di Kuta, Badung membuat terobosan dengan menghadirkan pie kukus berbentuk kotak yang diklaim pertama di Indonesia. 

General Manager Bali Square Pie yang menyediakan pie kukus, Noorman Wibowo beberapa waktu lalu di Kuta, Badung mengatakan, kuliner ini merupakan kreasi untuk memberikan berbagai pilihan kepada wisatawan. Meski baru hadir meramaikan oleh-oleh dari Bali, pie kukus tersebut mendapat respon positif dari wisatawan. "Kami berharap bisa menambah varian baru oleh-oleh di Bali. Karena sebelumnya tidak ada pie kukus berbentuk kotak di Indonesia," katanya. 

Selama ini yang beredar di pasaran adalah pie kering berbentuk bulat. Wisatawan pun penasaran untuk mencoba camilan yang dibuat dengan inovasi terbaru ini. Dikatakan Noorman, tercetusnya ide untuk membuat pie kukus berbentuk kotak awalnya tanpa disengaja, karena kecintaannya di bidang kuliner dan ingin menghadirkan terobosan baru.

"Owner meminta ada ide membuat pie di Bali,makanya kita coba buat bentuk kotak. Selama ini pie bentuknya bulat dan kering. Tapi kami buat berbentuk kotak," ujar Noorman. 

Pada awal pembuatan, pihaknya mengakui menemui kendala ketersediaan loyang, hingga mendatangkan dari Eropa karena tidak dijual di dalam negeri. Pie kukus ini tersedia 5 varian rasa mulai dari coklat, keju, taro dan lainnya dengan ketahanan produk hanya 5 hari. "Kalau pie biasa bisa tahan sampai seminggu hingga 2 minggu. Karena pie kukus ini ada kandungan air dari proses mengukus, sehingga  menimbulkan ketahanan produk," bebernya. 

wartawan
Ayu Eka Agustini

PHRI Denpasar: Melalui Strategi dan Penggunaan Teknologi, Pengolahan Sampah Bisa Dilakukan dengan Baik

balitribune.co.id | Denpasar - Menghadapi krisis penanganan sampah di Bali membuat berbagai pihak turut andil dalam mengurangi penumpukan sampah di tempat pembungan akhir (TPA). Pengelola akomodasi wisata di Bali kini mulai berinisiatif untuk mengelola sampah yang dihasilkan di tempat usahanya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pentingnya Peningkatan Kapasitas dan Kualitas UMKM Agar Menjadi Mitra yang Mendukung Keberlanjutan Pariwisata

balitribune.co.id | Mangupura - Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di kawasan pariwisata didorong untuk memperkuat keterampilan dalam mengelola usaha, meningkatkan kualitas layanan, serta memperbesar peluang pendapatan. Pasalnya, keberadaan UMKM tersebut di kawasan pariwisata dapat membantu memenuhi kebutuhan para wisatawan seperti makanan, minuman, suvenir dan lainnya. 

Baca Selengkapnya icon click

Lestari For Kids, Komitmen BPR Lestari Bali Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

balitribune.co.id | Denpasar - Konsistensi BPR Lestari Bali dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) “Lestari For Kids”. Tahun ini, bank yang dikenal dengan slogan #MakeAnImpact itu menyalurkan bantuan beras sebanyak 2.625 kilogram ke 31 panti asuhan yang tersebar di delapan kabupaten/kota di Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Midea Pacu Pertumbuhan Asia-Pasifik lewat Produksi Lokal dan Inovasi Teknologi

balitribune.co.id | Denpasar - Midea, perusahaan teknologi global dan salah satu produsen peralatan rumah tangga terbesar di dunia, menggelar konferensi dealer regional pertamanya di Asia-Pasifik. Acara ini tidak hanya menjadi ajang memperkuat kemitraan dengan mitra lokal, tetapi juga memperkenalkan lima solusi unggulan yang diklaim akan mendefinisikan ulang pengalaman rumah pintar.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali Serahkan 106 Sertifikat Bermasalah di Tahura Ngurah Rai ke Kejati dan Polda

balitribune.co.id | Denpasar - Polemik tata ruang Bali kembali mencuat. Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Trap) DPRD Provinsi Bali resmi menyerahkan 106 sertifikat tanah bermasalah di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai dan hutan mangrove kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali serta Polda Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.