Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

“Pil Pahit Untuk Sehat”

I Ketut Suiasa

BALI TRIBUNE - PENDAPATAN Kabupaten Badung dari sektor pajak baru tercapai Rp 3,5 triliun dari target sebesar Rp 4,7 triliun. Nah, terkait terseok-seoknya pendapatan gumi keris ini, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengaku tetap optimis target tersebut bisa tercapai. Menurut dia pemerintah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait masih memiliki waktu sekitar dua minggu untuk mengejar target Rp 4,7 triliun tersebut.  ”Kami optimis lah. Masih ada waktu untuk mencapai target pendapatan Rp 4,7 triliun itu,” ujar Suiasa belum lama ini. DikatakanDikatakan, pendapatan terbesar Badung adalah sektor pariwisata. Diakui, selama tahun 2018 ini banyak pemandik lemahnya sektor dibidang ini. sehingga berimbas pada kunjungan wisatawan. Di antaranya bencana erupsi gunung agung, ancaman teroris di luar Bali dan terakhir terungkapnya dugaan mafia pariwisata murah Tiongkok. “Tapi, kami tetap optimis. OPD terkait sudah kami dorong melakukan berbagai terobosan untuk hal ini, salah satunya mengejar piutang pajak,” kata Suiasa. MenurutMenurut mantan Wakil Ketua DPRD Badung ini biasanya menjelang deadline pembayaran pajak pasti meningkat.  “Biasanya begitu kan. Orang itu kalau sudah mau finish, baru dikeluarkan tenaganya semua. Orang tinju di ronde 12 baru habis-habisan. Ini kita biasa begitu. Dulu juga pernah begitu. Sekitar satu triliunan kami kejar sampai Desember, tapi akhirnya melebihi target bisa tercapai,” jelasnya. Pihaknya pun tak mempersoalkan apabila ada pihak-pihaknya mempersoalkan terseok-seoknya pencapaian target pendapatan ini. Kata dia jika ada kritik terkait capaian target pendapatan ini justru adalah sesuatu yang bagus untuk pemantik semangat pihaknya bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Badung. “Bila ada yang mengkitik itu adalah bagian dari penyemangat. Kami diberikan pil pahit dalam rangka sembuh, sehat,” pungkas politisi asal Pecatu ini.

wartawan
I Made Darna
Category

WNA Australia Lapor ke Polda Bali, Tertipu Jual Beli Vila di Lombok Rp 1,32 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Australia, Ovlaz Savas (60), melaporkan dugaan penipuan jual beli vila online yang berlokasi di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sebesar AUD 112.746 atau setara dengan Rp 1,32 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Badung Bersama Wabup Badung Peringati World Water Day dan Gelar Korvei di Pantai Kelan

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam rangka menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus memperingati Hari Air Sedunia (World Water Day) tahun 2026, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta atas nama Pemerintahan Kabupaten Badung berkomitmen nyata terhadap kepedulian lingkungan melalui aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Kelan, Jumat (27/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sedang Liburan di Bali, 3 Orang WNA Malah Jadi Korban Pelecehan Seksual

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali berhasil mengungkap dan mengamankan tiga pelaku pelecehan seksual terhadap tiga WNA perempuan yang sedang berlibur di Bali. Korban masing-masing dua WNA asal Cina dan satu WNA asal Australia dengan 3 TKP yang berbeda. 

Baca Selengkapnya icon click

Rapat Evaluasi Pendataan Asper PSBS di Badung, Bupati: Optimalkan Sosialisasi Pilah Sampah kepada Masyarakat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Sekda Badung IB Surya Suamba memimpin rapat evaluasi pendataan Aksi Percepatan (Asper) Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) Kabupaten Badung, tanggal 8-25 Maret 2026, Jumat (27/3/2026) di ruang Kriya Gosana, Puspem Badung. Rapat dihadiri para Asisten, Staf Ahli Bupati, Pimpinan Perangkat Daerah, Camat dan Perbekel/Lurah se-Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.